Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya

Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya
Diva di buat malu


__ADS_3

setelah merasa panas dengan perkataan yang di ucapkan oleh Diva, Bara pun langsung melangkah kan kaki nya untuk masuk ke dalam ruangan tersebut...


Hingga Diva dikejutkan dengan beberapa orang yang telah berdiri di belakang tubuh nya itu dan langsung bangkit dari duduk nya..


"Pak Anton... apakah kalian semua sudah dari tadi berdiri di disini? "


Tanya Diva dengan sangat gugup, begitu juga para staf milik nya yang telah ikut berdiri menyambut kedatangan Bara..


Pak Anton tidak menjawab pertanyaan itu, dan dia langsung memperkenalkan tuan nya yang memakai masker serta kaca mata hitam di wajah nya...


"Baiklah nona Diva, seperti nya pertemuan ini bisa langsung kita mulai karena tuan muda kami memiliki banyak pertemuan yang lain nya"


"Eh... iya, mari silahkan duduk jika begitu tuan, "


Kata Diva langsung mempersilahkan para klien duduk di kursi yang sudah tersedia..


Bara hanya diam tidak bersikap dengan ramah, membuat Diva menjadi sangat penasaran dengan pria gagah itu...


"Emmm..... jika boleh, sebelum memulai rapat ini, saya ingin mengenal putra dari tuan Abraham terlebih dahulu, "


"Oh.., baiklah tidak masalah, tapi tuan kamu tidak bisa menyentuh tanah anda nona Diva, karena beberapa bulan yang lalu, tuan kami di larang keras untuk berdekatan dengan wanita yang asing dan tidak dia kenal"


"Benarkah seperti itu? baiklah... tidak masalah, jika begitu kita begini saja, perkenalkan tuan, nama saya adalah Diva, Diva Sanjaya, putri dari Sanjaya, jika boleh tahu, siapa nama anda tuan gagah? "


Tanya Diva lagi dengan sangat centil


Bara yang mendengar pertanyaan dari Diva pun, langsung menjawab nya dengan sangat lantang,


"Nama saya adalah Bara, Bara Abraham, putra satu satu nya pewaris tunggal milik keluarga Abraham.. "

__ADS_1


"Wah... benarkah...! seperti nya nama anda sangat mirip dengan nama seseorang ,tapi anda berbeda, karena anda adalah pengusaha sukses putra dari tuan Abraham, dan saya sangat senang bisa berkenalan dengan anda tuan Bara Abraham"


Ucap Diva sok. cantik sambil mengulurkan tangan nya di depan wajah Bara...


Bara langsung mengabaikan tangan tersebut, dia tidak akan sudi menyentuh wanita licik itu..


"Aku rasa, kita bisa memulai pertemuan ini sekarang juga, karena aku masih banyak kegiatan yang lain nya"


"Oh... ya baiklah..., kita akan segera memulai nya dengan cepat tuan Bara"


Jawab Diva sambil menarik kembali tangan nya dengan wajah malu serta kecewa..


Hingga beberapa menit kemudian, kini mereka mulai duduk dengan tatapan serius, Bara memberikan kerja sama yang banyak tapi juga menawarkan syarat yang banyak pula..


Dan salah satu nya adalah, soal investasi yang akan perusahaan Bara berikan hingga dua kali lipat, tapi dengan waktu jangka pengembalian yang juga tidak kalah cepat..


Diva tanpa berfikir panjang langsung menerima persyaratan tersebut, dia tidak memikirkan dampak dari semua yang dia lakukan,


Karena Diva sangat yakin jika perusahaan nya akan mampu untuk meraih keuntungan dengan waktu yang cepat..


"Bagaimana, apakah kau menerima semua syarat yang aku ajukan nona Diva? "


Tanya Bara menatap tajam di balik kaca mata milik nya...


"Tentu saja aku akan menerima nya tuan Bara, yang terpenting kita bisa bekerja sama dengan baik dan saling dekat satu sama lain, "


"Cih... apa maksud dari perkataan mu itu nona Diva, sekarang tanda tangani saja berkas yang sudah tersedia"


Ajak Bara mengambil pena dan menandatangani berkas tersebut, Diva juga ikut melakukan nya, sambil menatap menggoda ke arah Bara...

__ADS_1


Diva benar benar penasaran dengan sosok wajah di balik masker tersebut, bisa Diva pastikan jika pria itu pastilah sangat tampan dan juga mempesona..


Hingga setelah selesai melakukan kesepakatan bersama, ternyata Diva langsung bersikap tanpa tahu malu...


"Tuan Bara, bisakah kita di tinggal berdua saja, biarkan para staf mu kembali ke kantor duluan, sedangkan kita, akan menghabiskan waktu makan siang berdua"


Ajak Diva dengan sangat pede..


"Apakah kau sedang merayu ku saat ini nona Diva? "


"Iya... bisa di katakan seperti itu, tapi.. jangan salah paham Bara, aku hanya ingin kita semakin dekat, bukan hanya sebagai klien saja, tapi lebih dari itu"


Ucap Diva dengan sangat berani membuat Bara menjadi muak dengan tingkah dari wanita tersebut..


Brakkkk.....


Bara menggebrak meja dengan sangat kuat, membuat semua orang langsung terlonjak dengan kaget..


"Kau jangan terlalu murahan Diva, aku sungguh tidak menyangka jika putri dari keluarga terpandang seperti Adi Sanjaya ternyata sangat lah memalukan, selain tidak mempunyai harga diri, kau juga menjijikkan Diva, sekarang ayo kita pergi pak Anton, aku tidak sudi berlama-lama di tempat ini"


Ajak Bara dengan suara yang tegas, setelah itu Bara mulai keluar dari ruangan di ikuti oleh pak Anton dan beberapa staf lain nya..


Meninggal kan Diva yang masih mematung dan merasa terhina...


"Apa apaan ini? apakah dia baru saja menghina ku... tidak... Bagaimana mungkin dia menghina ku, aku benci ini Sarah"


Teriak Diva tidak terima, dia benar-benar merasa malu dan juga tertampar..


Baru kali ini ada pengusaha kaya yang menolak kecantikan dan godaan dari dirinya....

__ADS_1


__ADS_2