
Keesokan harinya,dirumah keluarga Abraham, saat ini mereka bertiga sedang menikmati sarapan pagi yang terasa sangat nikmat....
Papa Abraham telah mendengar siapa dalang dibalik berita viral tersebut, dan papa Abraham memerintah kan Bara untuk mencari pria jahat itu dalam waktu dua hari..
Karena papa Abraham sangat bosan melihat keluarga nya berada didalam sebuah masalah, apa lagi orang tersebut berniat mengusik rumah tangga Bara, sudah bisa dipastikan jika orang tersebut akan berulah kembali bila dibiarkan begitu saja
Hampir setelah jam kemudian, kini papa Abraham sudah menyelesaikan acara sarapan pagi nya, dan selanjutnya pria itu langsung memanggil pak Anton untuk membawa kan dirinya sebuah kotak perhiasan yang sangat besar agar dibawa ke atas meja makan ..
Papa Abraham ingin memberikan hadiah yang sudah dia janjikan kepada menantu nya Arimbi,
Dan ketika kotak itu telah terduduk di atas meja, Arimbi bersama Bara langsung menyunggingkan senyuman mereka berdua
karena sudah tidak sabar ingin melihat, seperti apa emas seberat 600 gram yang bila di tukar dengan mata uang menjadi senilai hampir 600juta lebih
"Pa.apakah ini adalah hadiah yang papa janjikan kepada ku tempo hari? " tanya Arimbi sangat penasaran
Membuat papa Abraham langsung tersenyum miring
"Kau benar Arimbi, kotak ini adalah berisi emas seperti yang aku janjikan kepada mu, dan karena kau sudah menyelesaikan misi dengan sangat baik, jadi aku akan memberikan emas ini sesuai dengan janji ku itu Arimbi" jelas papa Abraham yang berhasil membuat kedua orang tersebut bertos dengan senyum bahagia
"Terimakasih banyak ya pa, karena sudah memberikan hadiah semahal ini kepada istri ku, dan saran ku, papa sering sering saja menjanjikan Arimbi dengan sebuah hadiah yang mahal, agar aku bersama istri ku bisa kaya melebihi dirimu papa" kata Bara yang langsung mendapatkan lemparan sendok dari papa nya tersebut..
Bara memang suka sekali menggoda papa nya sendiri, karena papa nya adalah seorang pria yang pantang mendengar pendapat orang lain,
"Haha.... itu sih mau mu saja Bara, dasar anak licik, sekarang cepat kau pergi lah, dan segera selesai kan permasalahan mu bersama Mario, dan jika dia belum bangun juga, maka kau bisa menyiram wajah Majah nya menggunakan air keras"
"Wah... papa ku sadis sekali ya, membuat aku menjadi takut"
"Cih... dasar penipu, pergi lah Bara jangan banyak bicara"
"Baiklah.. ayo sayang antar aku sampai ke depan rumah" ajak Bara kepada Arimbi istri nya,
Dan setelah itu,mereka langsung berjalan bersama menuju keteras rumah mewah tersebut..
"Ingat,untuk hari ini, kau istirahat lah dirumah, jangan pergi kemana pun karena keadaan belum dalam keadaan baik baik saja"kata Bara memberikan peringatan
__ADS_1
" Pasti sayang, lagian aku juga sudah puas kemarin jalan jalan bareng Cinta, jadi untuk hari ini aku memutuskan melakukan video call bersama ibu Sumi"
"Hem... itu lebih baik sayang, jika ada apa apa langsung kabari aku ya sayang"
"Okey,, kau juga ya sayang, aku do'akan agar permasalahan ini dapat selesai dengan cepat"doa Arimbi sambil menatap wajah sang suami tercinta
"Terimakasih untuk doanya sayang"
Uummmmuachhhh......
Ciuman diseluruh wajah Arimbi sudah Bara layangkan hingga beberapa kali, dan terakhir ciuman itu menetap indah di bibir merah milik istri nya tersebut,
Dia sungguh bahagia karena bisa memiliki Arimbi disisi nya sekarang,
Hingga akhirnya terasa pukulan keras yang ditayangkan oleh sang papa yang melihat kelakuan lebai dari putra nya tersebut,
Buukkkkk.....
"Papa... kenapa papa memukul ku lagi, tidak tahu apa jika aku sedang enak saat ini! " teriak Bara dengan kesal karena acara ciumannya bersama sang istri tercinta telah diganggu oleh sang papa,
"Dasar gila...! apakah kau sengaja ingin pamer kemesraan oleh semua penghuni dirumah ini, entah mengapa aku bisa mempunyai anak mesum seperti mu, ck... ck... ck" ucap papa Abraham menggelengkan kepala nya..
"Papa saja yang suka sekali mengintip kegiatan ku bersama Arimbi, dasar jablay, sudah pergi sana ke kantor, apa mau nanti mata mu bintilan pa"
"Baiklah... papa akan pergi ke kantor sekarang juga, tapi jika kau berani melanjutkan kegiatan mu lagi, awas saja kau Bara"
"Iya... pergi lah pa... papa sungguh berisik"
"Tentu saja, karena papa sudah merangkap menjadi seorang papa dan juga mama, Arimbi papa berangkat sekarang, kau masuklah segera jangan sampai suami mesum mu itu melakukan yang lain nya lagi kepada mu" ucap papa memperingati Arimbi
Membuat Arimbi dengan cepat langsung mengikuti keinginan mertuanya tersebut.
Dan tak lama kemudian, kini kedua pria berbeda usia itu sudah pergi masing masing meninggal kan Arimbi sendiri,
"Selamat bekerja untuk suami dan juga mertua ku, aku akan setia menanti mu Suamiku" ucap Arimbi tersenyum manis dan langsung masuk kedalam rumah mewah itu..
__ADS_1
*****
Tepat pukul 10 pagi, Bara dan Mario sudah melakukan pertemuan penting untuk menyerang papa kandung nya Diva,
Setelah di telusuri, ternyata pria itu adalah seseorang berpengaruh yang ada di negara tersebut..
Karena papa nya Diva telah menikahi orang kaya raya dan memanfaatkan uang dari wanita itu untuk dirinya melakukan pembalasan dendam..
"Jadi dia sengaja ingin mengalahkan kit? " tanya Bara dengan tatapan yang sangat serius
"Kau benar, bagaimana jika kita menyerang nya didalam ruangan kerja nya saja? "
"Baiklah aku setuju, kita akan menyamar agar bisa berhasil masuk kedalam ruangan milik nya"
Jawab Bara menyepakati rencana yang disusun oleh Mario
Hingga tak lama kemudian , kini mereka berdua surat menyamar sebagai tukang antar makanan dan juga menjadi OB didalam perusahaan milik pria bernama Sony tersebut.
dan kini mereka sudah pergi menggunakan kendaraan masing masing, dan mereka memutuskan untuk masuk secara terpisah..
"Kau tunggu disini, setelah itu aku akan masuk dari arah luar"
.
"Baiklah... aku menunggu mu ,setelah itu baru aku bergerak , buruan.masuk lah kedalam Mario"
"hemm"
Jawab Mari dan langsung melakukan aksi nya tersebut, Mario datang dengan memakai pakaian yang di buat sama dengan milik Ob di perusahaan tersebut,dan Mario berjalan sambil memegang sapu dan juga kain lap yang dia gunakan untuk mengelap kaca..
Mario terus melakukan rencana nya tersebut, sehingga tampak sudah aman, baru lah Mario berjalan masuk ke dalam lantai atas menggunakan lift,
Tidak ada yang mencurigakan dari sikap Mario karenae memang para pembersihan diperusahaan tersebut, tampak sudah naik ke ruangan Sony,
Begitu juga dengan Bara, yang sudah masuk sambil membawa paket makanan, membuat mereka tidak ada yang berani mencurigakan mereka berdua"....
__ADS_1