
Cinta dan Mario terlihat sedang asyik menyusuri kota Paris yang terlihat sangat indah dan juga ramai,
Banyak pengunjung yang berlalu lalang dengan berjalan kaki di sekitar tempat tersebut..
Begitu juga dengan Mereka berdua, Cinta benar-benar senang bisa menikmati keindahan dari kota tersebut,
Hingga akhirnya mereka tiba di sebuah pekan yang menjual banyak nya pernak pernik khusus untuk para turis,
Cinta langsung menarik tangan suaminya tersebut untuk mendekati gerai penjual gelang yang terlihat unik dan juga indah
"Sayang.. lihat lah, gelang ini terlihat sangat indah, dan aku ingin membeli nya sayang"
Ucap Cinta sambil memakai gelang tersebut, Mario tersenyum menatap kearah pernak pernik yang sangat unik itu, seperti nya di masa lalu, dia tidak pernah menyempatkan diri untuk menikmati tempat tempat Indah seperti ini,
Karena kedatangan Mario setiap kali pergi ke Paris hanya ingin menangkap orang orang yang sudah berani mengganggu klien nya
"Bagaimana sayang? apakah aku boleh membeli nya? "
Tanya Cinta dengan suara yang manja, membuat Mario tersenyum menanggapi pertanyaan tersebut.
Istri nya itu sangat pintar dalam menyesuaikan situasi, jika sedang menginginkan sesuatu maka Cinta akan bersikap sangat manis kepada Mario,
Tapi jika tidak, maka wanita itu akan mengamuk dan suka marah marah terhadap suaminya sendiri.
Mario benar benar salut dengan wanita cantik tersebut, untung saja sudah menjadi seorang istri, karena jika tidak pasti Mario akan memikirkan matang matang nikah paksa yang dilakukan oleh sahabat nya tersebut..
"Dasar wanita pintar, kalau ada mau nya saja,langsung baik dan bersikap menggemaskan, tapi jika tidak menginginkan apa pun , maka kau akan berubah menjadi seekor srigala..
Gumam Mario didalam hati nya, yang merutuki istri nya sendiri
Setelah itu Mario mengizinkan Cinta untuk membeli gelang unik tersebut, membuat Cinta merasa sangat bahagia
"Terimakasih ya sayang, aku sungguh senang mendengar nya, oya akan membeli empat ya, untuk kita berdua dan untuk Arimbi bersama Bara juga, bagaimana sayang? "
"Iya, terserah kau saja sayang, aku sih tidak apa apa".
" Baiklah.. jika begitu aku akan segera memilih nya"
Jawab Cinta bersemangat, hingga tak lama kemudian, kini Cinta telah mendapatkan apa yang dia mau, dan baru lah mereka melanjutkan perjalanan lagi,
Sampai akhirnya mereka berdua melewati sebuah gedung bioskop yang sangat ramai pengunjung yang mengantri, dan tiba-tiba saja Cinta langsung menghentikan lengan Mario kembali
"Ada apa lagi sayang? kenapa kau mengajak ku berhenti ? "
Tanya Mario kepada istri nya tersebut
"Sayang, aku sangat ingin menonton film bioskop itu, apakah kau mau jika mengantri tiket nya?"
__ADS_1
Tanya Cinta memasang wajah memohon,Mario yang awal nya ingin menolak langsung menyetujui permintaan istri nya tersebut
"Baiklah... aku akan mengantri tiket nya, tapi kau tidak usah ikut, karena antrian nya lumayan panjang bukan "
"Iya, baik lah aku akan menunggu disini sambil melihat lihat, apakah boleh"
"Tentu, jika begitu aku masuk kedalam terlebih dahulu"
Ucap Mario mengecup kening Cinta dan berlalu masuk kedalam gedung besar tersebut.
Cinta tersenyum bangga melihat suaminya yang sangat penurut , setelah itu dia mulai melanjutkan perjalanan melihat sekitar tempat tersebut, ada banyak sekali gerai yang menjual berbagai barang dagangan mereka, dan Cinta mulai melihat sambil berjalan pelan dipinggir jalan, hingga tak lama kemudian...
Brukkkkk
"Awwwww........... kenapa kau menabrak ku hah!
Tanya Cinta yang telah jatuh kebawah, dengan pantat yang menahan tubuhnya...
Cinta langsung mendongakkan wajahnya untuk melihat kearah pria yang telah menabrak dirinya tersebut..
" Kau..!"
"Cinta...! "
Teriak mereka secara bersamaan, Cinta benar-benar kaget saat menatap pria yang sudah berhasil membuat dirinya terjatuh,
Cinta langsung mencoba bangkit dari duduknya, dan tanpa sengaja pria itu malah ingin membantu Cinta..
"Ayo aku bantu kau berdiri Cinta"
Ajak nya tanpa tahu malu sedikit pun
"Tidak perlu, kau jangan pernah menyentuh ku, sekarang pergilah"
Ucap Cinta yang langsung membuat pria itu menjadi tersenyum
"Kenapa harus pergi Cinta, bukan kah kita sudah lama tidak pernah bertemu lagi, dan sekarang takdir telah mempertemukan kita kembali Cinta"
"Tutup mulut mu bajingan, baiklah jika kau tidak mau pergi, maka aku yang akan pergi"
Jawab Cinta melangkah kan kaki nya untuk menjauhi pria tersebut, tapi detik kemudian,
Cinta dibuat tercengang karena pria itu malah menarik tangan Cinta dengan kuat
Membuat Cinta menjadi replek dan langsung memutar tangan pria itu dan mengarahkan tunjangan kaki nya tepat di perut pria tersebut..
Buuukkkkk......
__ADS_1
"Kandang kau Leon"
Teriak Cinta dengan perasaan marah,
Leon sudah mundur kebelakang, dan melepas pegangan tangan nya karena terkena tunjangan tersebut,
Setelah itu Cinta kembali membalikkan wajah untuk pergi dari tempat itu, hingga lagi lagi, Leon berusaha untuk mencekal tubuh Cinta
"Kau tidak boleh pergi Cinta, kenapa kau menjadi seperti ini kepada ku, bukan kah dahulu kau sangat mencintai ku Cinta"
Teriak pria tersebut berusaha mencekal tangan Cinta, dengan cepat Cinta menangkis tangan Leon dan memberikan pukulan tepat diwajah pria tersebut, hingga akhirnya pria itu merasa marah dan langsung menjambak rambut Cinta dengan kuat
"Akhhhh .... lepaskan Leon bajingan"
Teriak Cinta menahan sakit,
Para pejalan kaki yang melihat pertengkaran tersebut, hanya diam tidak memperdulikan, karena bagi mereka hal seperti itu sudah biasa terjadi.. apalagi Leon lah pembuat onar nya, sudah menjadi makanan umum....
"Kau pantas dikasih pelajaran Cinta, agar kau tahu siapa yang sedang kau lawan saat ini, sekarang kau harus ikut dengan ku, aku akan memberikan mu pelajaran yang lebih baik lagi"
"Tidak... aku tidak mau, cepat lepaskan aku, atau kau akan mati ditangan Mario"
"Mario... siapa itu Mario, aku tidak takut sedikit pun Cinta, "
"Kau akan menyesal jika tidak mendengar kan perkataan ku, sekarang ayo ikut aku, aku akan mengulang malam Indah kita seperti dahulu lagi, yang pernah kita lakukan hanya sekali saja, "
"Tidak.. jangan, aku sudah menikah kau jangan peranah menodai ku Bajingan"
"Wah... itu lebih bagus sayang, hei kalian cepat bantu aku untuk membawa wanita bar bar ini, dia sedari tadi terus melawan ku"
"Kurang ajar kau, aku benar-benar mengutuk mu Leon"
Teriak Cinta dengan sangat marah, sambil memberontak agar dilepas kan oleh mereka semua, Cinta sempat menjatuhkan keempat gelang yang dia pegang,
Dan setelah itu Leon langsung menaikan tubuh Cinta kedalam mobil milik para anak buah nya..
"Akhirnya aku mendapatkan mangsa dari masa lalu"
Gumam Leon tersenyum menyeringai..
Cinta yang terus berteriak, terpaksa dibius oleh mereka, agar tidak membuat bising didalam mobil tersebut..
Cinta pingsan karena bius tersebut, tentu saja hal itu langsung membuat Leon tertawa hingga terbahak bahak
"Bagus, kau lebih baik tidur seperti ini sayang, lebih manis dan juga elegan, aku heran, kenapa kau pandai menyerang sekarang, apakah kau telah belajar ilmu bela diri, setelah aku pergi meninggalkan mu Cinta, aku rasa kau lebih ganas saat ini "
Ucap Leon sambil menyentuh wajah Cinta yang tampak menyedihkan....
__ADS_1