
Cinta yang menyadari tatapan mesum dari pria asing itu pun langsung berdecak dengan kesal.
Sepertinya pertanyaan yang dilayangkan oleh Cinta tidak membuat pria itu menjadi takut sedikit pun,
Dan malah membuat dirinya seperti seorang pria mata keranjang, Cinta yang menyadari hal tersebut pun langsung menampar wajah Mario membuat pria itu tersadar dari lamunan nya..
"Apa yang kau lakukan...! berani sekali kau menamparku wanita sialan! "
Teriak Mario dengan sangat marah sambil bangkit dari duduknya..
"Siapa suruh kau menatap ku seperti itu , aku tahu jika kau pasti merasa terpesona dengan bentuk tubuhku ini kan? dasar pria mesum, pantang sekali melihat wanita cantik dan seksi seperti diriku ,langsung matanya membulat ingin keluar"
"Tutup mulut mu koki bodoh, siapa juga yang menatap mu dengan pemikiran mesum, apakah kau kira aku tergoda dengan tubuh seksi mu itu, bahkan aku bisa mendapatkan lebih banyak wanita cantik dan seksi melebihi dirimu"
"Benarkah..., baiklah.. jika kau memang tidak tergoda dengan ku, maka aku akan membuktikan nya sekarang juga"
Ucap Cinta sambil tersenyum menyeringai..
Para pelanggan cafe mulai berdiri untuk menatap kearah mereka berdua, karena keributan itu terjadi dengan sangat seru dan juga panas...
"Bagus cinta, lawan saja pelanggan sok kuat itu, mentang mentang dia seorang preman, dia berlagak sombong dan mau sesukanya saja"
Ucap seseorang pelanggan cafe yang mengenal Cinta..
Membuat Mario mendengus dengan kesal, ingin sekali rasanya dia menembakkan senjata yang ada dibalik punggung nya kepada wanita yang telah menghina dirinya tersebut.
Dan kini Cinta sudah berdiri disamping tubuh Mario , dia sedikit menarik lengan Mario agar bergeser dari meja yang ada didepan nya..
"Cih, memang nya kau mau melakukan apa hah? sudah aku bilang bukan jika aku tidak tergoda sedikitpun dengan wanita jelek seperti mu"
"Baiklah... aku akan percaya, tapi setelah aku memeriksa nya sendiri"
Jawab Cinta mulai melangkah untuk mendekati Mario, Mario langsung terkejut dengan apa yang wanita itu lakukan, dia tanpa sadar sudah berjalan mundur kearah belakang
"Kau mau apa? kenapa kau semakin mendekati ku? "
Tanya Mario panas dingin, pasal nya Cinta mulai bergaya seperti sedang menggoda dirinya, membuat Mario yang sedang merasa bergairah pun menjadi sangat panas dan juga tidak menentu..
Hingga detik kemudian...
Sreepppppppp.....
__ADS_1
Tangan mungil milik Cinta sudah berada tepat di celana Mario yang terlihat tampak menyembul,
Membuat Mario langsung membulatkan kedua matanya karena merasa sangat terkejut dengan apa yang wanita gila itu perbuat,
Cinta sudah memegang senjata milik Mario yang sedari tadi menegang tepat dibalik celana jeans yang dia kenakan..
Dan Cinta mengelus gundukan itu, dengan sangat lembut dan juga erotis..
"Kenapa tangan mu berada didekat senjata milik ku, apakah kau sudah gila hah! "
Teriak Mario kembali yang merasa panas dingin, Cinta tersenyum dengan menyeringai,
akhirnya dia bisa membuktikan kepada pria sombong tersebut jika dirinya berhasil membuat pria tersebut merasa tergoda..
"Kenapa kau malah bertanya tuan, bukan kah aku sudah mengatakan nya jika aku akan membuktikan sendiri, jika kau memang tidak tergoda dengan ku, tapi.... seperti nya kau telah berbohong tuan , karena kenyataan nya, burung milik mu kini sudah menegang dibalik celana yang kau kenakan"
Jelas Cinta membuat Mario langsung merasa malu,
Semua pelanggan yang melihat kejadian itu pun langsung menertawai Mario..
Mereka mengejek pria yang bergaya seperti seorang Mafia itu..
"Kau benar-benar sudah gila,berani sekali kau membuat seorang Mario menjadi malu seperti ini, apakah kau tidak tahu siapa aku hah? "
"Aku tidak tahu siapa kamu, dan aku juga tidak mau kamu siapa? sekarang kamu pergilah tuan, kau sungguh sudah membuat cafe ku menjadi rugi"
"Apa kau bilang..., apakah kau kira aku tidak bisa membayar makanan mu ini hah! bahkan aku memiliki banyak uang untuk bisa membeli cafe jelek milik mu ini"
"Benarkah..! yasudah jika begitu, cepat bayar makanan yang sudah kau tumpahkan itu, buktikan kepada ku jika kau memiliki banyak uang"
Tantang Cinta sekali lagi, membuat Mario langsung mengeluarkan dompet yang ada disaku celana nya..
Mario akan membuktikan kepada seluruh pelanggan cafe itu dan khusus nya untuk pemilik cafe yang sangat arogan jika dia memiliki uang yang sangat banyak dan juga ATM berwarna black , gold, dan juga kartu kredit unlimited
Mario yakin pasti mereka semua akan membulatkan mata,karena merasa sangat terkejut dengan apa yang dirinya miliki..
Mario tersenyum menyeringai menatap kearah wajah Cinta, sambil mengarahkan tangan nya untuk merogoh kedalam saku celana..
Hingga detik kemudian..
Pergerakan tangan Mario mulai bergerak kesana kemari, untuk mencari sesuatu yang ada didalam saku celananya..
__ADS_1
"Sial... kemana dompet ku? apakah aku tidak membawa nya? "
Gumam Mario didalam hati sambil terus mencari,
"Mampus, bagaimana mungkin dompet ku tidak ada, bahkan aku juga tidak membawa handphone, sekarang bagaimana ini, aku yakin wanita arogan itu akan menertawakan ku hingga terpingkal pingkal, tidak aku tidak boleh kalah dari nya"
Ucap Mario didalam hati sambil terus menyusun rencana yang matang agar dia tidak kalah malu oleh semua orang..
Cinta tersenyum menteri menatap gerak gerik Mario yang seperti orang kebingungan, dia tertawa cekikikan, karena lagi lagi pria itu sudah kalah dengan dirinya...
"kau kenapa tuan? jangan bilang jika kau tidak mempunyai uang? "...
Tanya Cinta dengan tatapan penuh ejekan
Mario yang merasa telah kalah malu pun, dengan gerakan cepat langsung mengeluarkan pistol miliknya dan menikam leher wanita yang sudah membuat dirinya merasa terpojokkan
Cinta menjerit dengan histeris, dia tidak menyangka jika pria menyeramkan tersebut tenyata memiliki senjata api dibalik punggung nya..
"Apa yang kau lakukan tuan? kenapa kau malah menodongku dengan senjata mu itu? "
Tanya Cinta memasang wajah panik..
"Diam lah jika kau memang mau selamat, sekarang tunjukan dimana mobil mu berada"
"Tidak aku tidak mau, kau adalah pria jahat"
"Kalau kau tidak mau, maka jangan salahkan aku jika aku akan menembak mu nona, apakah kau sadar jika kelakuan mu itu sudah membuat harga diriku sebagai seorang mafia jatuh dimata orang orang, sekarang, ikuti perkataan ku, atau aku akan mengeluarkan peluru ini tepat dikepala mu"
"Baiklah... tapi aku mohon, jangan kau bunuh aku, aku masih muda tuan, aku mohon"
"Cepat jangan banyak tanya"
Teriak Mario mulai kesal, pasalnya semua orang yang melihat kearah mereka berdua mulai menjerit dengan perasaan takut..
Mereka mengatai Mario penjahat dan juga seorang pembunuh..
"Jangan ada yang berani melapor polisi, jika tidak aku akan menembak bos kalian "
Ancam Mario langsung berjalan mundur sambil terus menikam leher Cinta dengan tidak begitu kuat..
Cinta mengikuti langkah pria tersebut, hingga dirinya meneteskan air mata..
__ADS_1
Hingga beberapa menit kemudian, kini Cinta dan Mario sudah masuk kedalam mobil,
Dan Mario menyuruh Cinta untuk menyetir menuju ke sebuah tempat yang tak lain adalah markas milik Bara....