Permainan Hati

Permainan Hati
#Hujan Eps.1


__ADS_3

***Hujan*


Permainan Hati**


Hari-hari masih seperti sebelumnya, matahari masih ada di atas langit, bumi masih berputar dan bulan masih hadir ketika malam. Hanya saja sekarang ini suasananya sedikit mencekam. Langitnya pucat,sendu,gelap hampir tak ada cahaya. Angin terus melambai-lambai, memberikan kesan yang membuat orang gelisah memandanginya. Akhirnya hujanpun terkelupas dari penampangnya, airnya turun ke bumi. Tak ada satupun yang berani keluar rumah untuk melakukan aktivitas.


Diruang tamu terlihat beberapa orang berbincang serius, perbincangan yang menegangkan dengan iringan suara hujan yang menambahkan kegelisahan beberapa orang disana.


"Diva pasti mau kan yang terbaik untuk Fazo, dan kebaikan untuk Diva sendiri." ucap wanita paruh baya disana, yang merupakan mama Fazo, Anita Zhank.


"Ma..kasih Fazo kesempatan menunggu Diva 3tahun lagi" permohonan dari anak lelakinya.


"Cukup kak... Tante sudah punya pilihan untuk kak Fazo, biar Diva yang pergi, semoga tante bisa mendapatkan menantu yang baik untuk dijadikan istri kak Fazo." Kalimat yang begitu terlontarkan dari mulut gadis remaja di ruangan itu. Dengan tegar iya berdiri berusaha pergi dari hadapan orang yang berada di sekitarnya, tanpa menoleh balik dan tak memperdulikan suara yang berusaha memangil terus namanya.


Pergi dari kediaman tersebut, menembus derasnya hujan dengan mengendarai motor metik miliknya.


Iya terus menumpahkan tangisan yang begitu menyesakkan, menjerit sejadi mungkin. Kilatan cahaya langit merambat sampai ke bumi, seraya suara gemuruh menggelegar, menemani perjalanannya. Dua tahun hubungan yang dijalinnya, putus karena jarak umur yang terpaut cukup jauh dari lelaki yang disayang.

__ADS_1


Diva Tri Lee , begitulah orang tuanya memberi nama, gadis remaja yang baru lulus Sekolah Menengah Pertama, tetapi siapapun tak akan menyangka jika melihatnya baru lulusan Sekolah Menengah Pertama, karena wajahnya yang cantik bahkan pandai dalam mengenakan alat make up terlihat seperti gadis dewasa. mungkin karena menjalin hubungan dengan orang yang jauh diatasnya sehingga dia mengikuti gaya dewasa menyeimbangkan penampilannya dengan pasangan. Tapi hubungan itu kini telah berakhir, walau dari awal pun sebenarnya Diva tau akan jadi seperti ini akhirnya.


Diva melangkah masuk dalam rumah terlihat mama dan ayahnya berada di ruang tamu. Disaat itu juga kedua orang tuanya terkejut melihat putrinya basah kuyup, terdengar masih suara isakan putrinya tersebut membuat tambah kawatir.


"Bi Yun... ambilkan handuk untuk Diva" teriak mama Diva (Adelia Lee) memangil pembantunya tersebut.


"Kenapa sama putri ayah?" tanya ayahnya, kini Diva sudah berada dalam pelukan ayahnya. Diva tak menjawab satu katapun dari pertanyaan ayah dan mamanya.


Sebenarnya mama dan ayahnya sudah tau apa penyebab putrinya bisa seperti ini, karena putusnya hubungan mereka juga kesepakatan dari kedua orang tua mereka masing-masing. Tapi tak menyangka putrinya akan sesedih ini.


Kedua orang tua Fazo keluarga Zhank , menginginkan segera mungkin cucu, sehingga Fazo yang hanya anak tunggal dalam keluarga tersebut dipaksa sesegera mungkin menikah.


"Ma...ayah Diva mau pergi ke atas" Diva melepaskan pelukannya, mengambil handuk yang berada di genggaman mamanya yang beberapa menit lalu bi Yun berikan.


"iya sayang, kamu harus ganti baju, nanti masuk angin" ucap mamanya, Diva tak menjawab, dia hanya berlalu pergi dari hadapan kedua orang tuanya itu, menaiki anak tangga menuju kamar yg berada di lantai atas.


Fazo dan Diva pertama kali bertemu saat acara makan malam di rumah Fazo beberapa tahun yang lalu. Karena Ando Zhank papa Fazo dan Cakra Lee ayah Diva merupakan sahabat semasa kuliah sekaligus rekan bisnis. Pertemuan pertamanya entah mengapa menaruh kesan yang baik dalam hati Diva maupun Fazo.

__ADS_1


Fazo sering berkunjung ke rumah Diva begitupun sebaliknya, kedua keluarga ini sudah seperti saudara. Sehingga Fazo maupun Diva sudah seperti anak kandung bagi mereka. Dari semenjak itu mereka sering bertemu, hingga akhirnya membuka hubungan.


Hari demi hari berlalu terlihat perubahan pada Fazo maupun Diva dalam memberikan perhatian, sehingga membuat para orang tua curiga.


Awalnya kedua orang tua mereka mengira kedekatan yang terlihat hanya sebatas kakak beradik, tapi sapa sangka dengan umur yang terpaut jauh mereka menjalin hubungan. Hingga pada akhirnya harus di pisahkan. Memisahkan agar bisa mendapatkan kebahagian masing-masing dan tak ada yang akan tersakiti dikemudian hari.


Fazo Zhank Han merupakan lelaki dewasa penerus tunggal perusahaan Zank, wanita manapun ingin menjadi pasangannya karena ketampanan, bahkan Fazo merupakan lelaki lembut dan ramah terhadap siapapun. Tapi malah tertarik dengan gadis kecil yang berjarak 12 tahun darinya.


Umur Fazo sekarang ini merupakan sepantaran dengan kakak pertama Diva, bahkan lebih tua lagi Fazo 2 tahun. Menurut Ayah Diva mendapatkan pasangan yang dewasa memang bagus, tetapi berjarak terlalu jauh juga tak pantas di liat.


Menurut Fazo, Diva merupakan satu-satunya gadis tercantik dimatanya. Karena perjodohan yang telah ditetapkan kedua orang tuanya, dia semakin bingung akan hubungannya dengan Diva.


Kalau Fazo dia masih ingin mempertahankan hubungannya , walau orang tuanya memaksa untuk melepaskan Diva sekaligus. Tapi tidak tau dengan keputusan Diva.


"Pa...bagaimana kalau terjadi apa-apa dengan Diva, mama kawatir terhadapnya. Dia masih begitu labil" ucap mama Diva pada suaminya yang kini berada di dalam kamar.


"Coba mama bilang baik-baik pada Diva, biasanya bicara antar perempuan lebih mudah" jawab papa Diva.

__ADS_1


"Baik lah, biar aku pergi menemuinya di atas" mama Diva meranjak dari sisi suaminya. Pergi meninggalkan suami yang sedang sibuk dengan laptop didepannya.


__ADS_2