Permainan Hati

Permainan Hati
Episode 63


__ADS_3

Keesokan harinya dipagi hari, Maudy menggunakan alat Monitor Jantung Bayi milik Dito dan sambil mendengarkan, Maudy tersenyum dengan senang. Lalu disaat itu, tiba-tiba saja Farah menelpon, jadi Maudy pun mengangkatnya.


Farah menyuruh agar Maudy datang ke rumah Omanya, karena semenjak kemarin Oma Nina tidak mau makan dan hanya tiduran saja, bahkan Oma Nina tidak mau pergi ke dokter.


"Apa yang salah? Apa Oma sakit atau karena aku?" Tanya Maudy.


"Mama tidak tahu. Dia tidak mau menjawab, ketika mama bertanya. Datanglah dan bujuk Oma untuk ke dokter" jelas Farah dan Maudy pun mengiyakan.


Sesampainya Maudy di rumah Oma Nina, Maudy langsung menuju kamar Omanya. Maudy memegang tangan lemas Oma dan menanyakan apa itu karena dia, sehingga Oma menjadi seperti ini. Lalu saat Oma hanya diam, Maudy pun meminta maaf karena tidak mendengarkan Omanya dan melukai perasaannya dan Maudy memberitahukan tentang perjanjiannya dengan Dito.


"Dito berjanji untuk mengembalikan semuanya padaku dan dia akan pergi dariku" jelas Maudy.


"Apa maksudnya itu?" Tanya Oma Nina dengan heran.


"Setelah aku melahirkan aku akan bercerai dengan Dito. Aku sudah bilang padanya bahwa dia bisa menemaniku disaat aku mengandung dan sebagai gantinya dia harus pergi. Lihat? Aku melakukan seperti yang kamu bilang padaku sebelumnya" jelas Maudy dengan nada yang terdengar sedih, namun dia berpura-pura seperti orang yang kuat.


Dan bukannya senang mendengar itu, Oma malah mulai menangis. Sehingga Maudy menjadi kebingungan dan dengan cemas Maudy bertanya apa dia melakukan kesalahan dari apa yang telah dia jelaskan.


"Kamu tidak melakukan kesalahan apapun. Aku yang salah. Aku orang yang salah mengajarimu. Aku mengajari kamu itu karena aku berpikiran aku membenci Dito dan membenci Ibunya. Tapi sekarang aku tidak yakin" kata Oma Nina sambil menangis tersedu-sedu.


Oma merasa bersalah, tapi dia tidak bisa memberitahu siapapun. Kemudian Maudy pun meminta agar Oma Nina menceritakan segalanya padanya. Tidak peduli betapa sulitnya, Maudy berjanji bahwa dia akan melakukannya.

__ADS_1


"Beberapa hari lalu, Oma melihat Ibu Dito (Natasya) sedang menjual bunga garland dipinggir jalan" jelas Oma Nina sambil menangis dengan sangat sedih.


Setelah mendengar dan mengetahui letak Ibu Dito menjual, Maudy dengan segera ke tempat penjualan Natasya.


Maudy datang menemui Natasya yang sedang sibuk berjualan dan ketika melihat kedatangan Maudy, Natasya tampak sangat terkejut. Lalu mereka berdua pun duduk bersama untuk berbicara.


"Dito mencari Ibu kemana-mana. Dia sangat merindukanmu" cerita Maudy.


"Ibu juga sangat merindukannya. Tapi Maudy, tolong jangan memberitahu Dito bahwa aku disini" balas Natasya.


Maudy menjelaskan bahwa semuanya telah berlalu dan menjaga Natasya bukanlah beban bagi mereka, jadi mereka akan sangat senang bila Natasya mau kembali dan tinggal bersama-sama dengan mereka lagi. Tapi Natasya malah menolak untuk kembali dan tetap ingin tinggal sendiri.


"Ini keegoisanku. Aku masih bisa mengingat jelas hari itu. Hari aku meninggalkan Dito. Dia terluka dan menangis memanggilku, tapi aku meninggalkan dia. Gambaran itu tetap berada di hatiku, aku tidak bisa menghapusnya. Sampai hari aku melihat dia menikah, tolong biarkan aku mengingat senyuman Dito dihari itu. Itu saja sudah baik. Dia tidak perlu menjagaku sampai moment terakhirku. Aku mohon padamu" kata Natasya dengan sangat sedih sambil mencium tangan Maudy.


"Tolong. Aku mohon. Jangan biarkan aku melihat gambaran kecewa dan sedihnya pada moment terakhir di dalam hidupku. Aku tidak punya tenaga untuk melarikan diri lagi" pinta Natasya.


"Aku mengerti Ibu. Tapi aku juga ingin Ibu untuk mengerti aku. Jika Dito tahu, aku tidak memberitahu dia, kalau aku melihatmu, dia akan menjadi sangat marah dan tidak akan memaafkan ku pastinya" balas Maudy.


Kemudian setelah berpikir sejenak Maudy menyarankan agar mereka tetap bertemu dan meminta Natasya untuk melanjutkan pengobatannya. Jika Natasya tidak sembuh Maudy tidak akan memberitahu Dito dan jika Natasya sembuh, Natasya harus kembali bersama Dito.


Tepat disaat itu Melisa datang dan dengan heran, dia menanyakan kenapa Maudy berada disini serta mengapa Natasya tampak sedih. Lalu tanpa menjawab, Natasya menanyakan apa Melisa mengenal Maudy. Kemudian Melisa pun menjelaskan bahwa Maudy adalah istri bosnya. Mengetahui itu, Natasya tampak terkejut sekali.

__ADS_1


"Maudy dan Bibi Natasya, apa kalian saling mengenal?" Tanya Melisa dan dengan cemas, Natasya menatap Maudy. Lalu seperti mengerti, Maudy menjawab bahwa dia datang untuk membeli garland, karena dia melihat itu begitu cantik.


Kemudian Maudy memberikan uang kepada Natasya dan mengambil sebuah garland. Lalu dia ingin pergi. Tapi Melisa menahan Maudy dan mengucapkan selamat kepada Maudy atas kehamilannya. Serta Maudy me andnceritakan kalau kini satu kantor telah mengetahuinya. Mendengar itu, Natasya tersenyum senang sambil memandangi Maudy.


Dicafe, Maudy menemui Daniel untuk mengetahui penyakit Natasya dan Daniel pun menceritakan segalanya. Daniel berpendapat bahwa karena Natasya telah mengabaikan perawatan selama beberapa bulan, maka Maudy harus bersiap untuk yang terburuk.


"Aku juga tahu. Tapi aku menanyai tentang perawatannya, karena aku ingin memperpanjang waktu hidupnya. Sehingga Natasya akan bisa melihat Dito. Apa kamu mengerti aku? Ini bukannya aku tidak mau memberitahu Dito, tapi aku masih belum siap apalagi aku mengerti perasaan Ibunya saat ini. Mungkin karena kami berdua seorang Ibu" jelas Maudy.


"Aku mengerti. Tapi aku juga ingin kamu mengerti dari sudut pandang seorang anak. Dito telah mencari Ibunya selama ini dan akankah kamu membiarkan dia tidak melihat Ibunya walaupun sekali?" Balas Daniel dan Maudy pun merenungkan perkataan Daniel.


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...


...Like πŸ‘πŸ‘...


...Komen πŸ’¬πŸ’¬...


...Supaya Ratingnya bisa naik ⭐⭐⭐...


...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar author up babnya semakin semangat...

__ADS_1


...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...


...πŸ‘‹πŸ‘‹...


__ADS_2