Permainan Hati

Permainan Hati
Episode 57


__ADS_3

Pagi hari didepan pintu. Adi menanti kedatangan Laras yang kembali pulang kerumahnya. Dan ketika mobil Laras telah tiba, Adi tersenyum dengan senang. Lalu Ibu Lisa dan Laras pun turun dari dalam mobil.


"Kamu akan benar-benar bisa berjalan, kan? Dan tidak menipu Putriku untuk kembali menjaga mu?" Tanya Ibu Lisa dengan blak-blakan kepada Adi.


"Mom. Kami sudah memutuskan" balas Laras, mengingatkan Ibunya.


"Tidak apa Laras. Aku mengerti kekhawatiran orang tua" balas Adi. Lalu kepada Ibu Lisa , dia berjanji bahwa dia lah yang akan menjaga Laras.


"Aku harap begitu. Jika kamu tidak bisa, maka aku akan membawa kembali Ibu dan Anak. Tunggu dan lihat lah" balas Ibu Lisa. Dan kemudian dengan senang Adi dan Laras bergandengan tangan.


Sedangkan Maudy hanya melihat dan mendengarkan semua pembicaraan itu dibalik pintu.


Adi membawa Laras kedalam kamarnya. Disana Laras melihat ke sekeliling dan Adi menjelaskan bahwa dia akan cepat sembuh, jdi mereka bisa pindah, dari ranjang orang sakit ke tempat tidur.


"Tidak apa. Tempat tidur baru mu terlihat baik. Mudah untuk berdiri dan duduk" kata Laras dengan riang sabar duduk diatas ranjang.


"Tapi itu tempat tidur orang sakit" balas Adi sambil tersenyum.


"Itu benar. Yang satu sakit dan yang satunya hamil. Ini cocok untuk kita" balas Laras.

__ADS_1


"Ketika aku sembuh, aku akan membawamu kembali ke tempat tidur yang itu" kata Adi sambil mendekati Laras.


"Ya. Tapi kamu perlu untuk menambahkan tempat tidur kecil. Untuk yang satu ini" balas Laras dan dengan penuh kasih sayang Adi mengelus perut Laras.


Maudy datang untuk mengantarkan makanan, tapi saat melihat itu, dia tidak jadi masuk kedalam kamar dan keluar lagi.


Saat keluar dari kamar, Maudy bertemu dengan Bibi Rina. Dan Bi Rina pun bertanya, lalu Maudy menjelaskan bahwa sekarang sudah ada orang yang menjaga Ayahnya, jadi ini bukan kewajibannya lagi. Kemudian Maudy pun berjalan pergi meninggalkan Bibi Rina yang masih terdiam.


Maudy pun memutuskan untuk kembali ke rumah kecil. Didepan rumah, Maudy merasa ragu untuk masuk dan ingin pergi. Namun akhirnya, dia memberanikan diri dan masuk kedalam rumah kecil. Lalu saat melihat tempat tidur yang tampak berantakan, Maudy pun mengomel sambil merapikannya. Serta Maudy membereskan semua yang ada di rumah kecil.


Kemudian setelah selesai, Maudy pun duduk menunggu Dito. Tapi Dito belum pulang juga. Bahkan sampai malam pun, Dito tidak juga pulang kerumah.


Dikantor. Melisa mengabarkan bahwa klien mereka tidak merespon, jadi mungkin mereka bisa pulang duluan. Namun Dito membalas bahwa dia akan tetap dikantor dan menunggu klien. Dan dengan perasaan, Melisa pun bertanya apa Dito tidak mau buru-buru pulang untuk makan malam dengan Maudy.


"Mm... Aku berpikir untuk pergi membeli obat untuk pembantu ku, karena dia sendirian dan sakit, serta dia tidak mau pergi ke dokter" jelas Melisa. Kemudian karena Dito mengizinkannya untuk pulang duluan, maka Melisa pun pamit pulang.


Namun sebelum Melisa sempat keluar pintu Dito memanggil Melisa.


...----------------...

__ADS_1


Natasya sedang membereskan rangkaian bunga jualannya dan tiba-tiba saja dia terbatuk dengan kuat. Lalu ketika memegang rangkaian bunganya, Natasya melihat bahwa di tangannya ada darah yang, menandakan penyakitnya semakin parah.


Namun disaat Melisa datang, Natasya langsung menghapus tangannya dan berpura-pura tidak ada apapun yang terjadi.


Melisa memberikan obat yang dibelinya kepada Natasya. Serta sebuah kain kepada Natasya, yaitu kain yang diberikan oleh Dito. Melisa menjelaskan bahwa awalnya Dito berkata dia ingin mendonasikannya kepada orang lain, tapi karena sering mendengar cerita tentang Natasya, maka Dito memberikan kain tersebut kepadanya dan Natasya pun berterima kasih.


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


...Akan ada Spesial Episode yah dan jangan sampai kelewatan...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...


...Like πŸ‘πŸ‘...


...Komen πŸ’¬πŸ’¬...


...Supaya Ratingnya bisa naik ⭐⭐⭐...


...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar up babnya semakin semangat...

__ADS_1


...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...


...πŸ‘‹πŸ‘‹...


__ADS_2