
Diruang tamu. Farah menanyakan apakah kini Maudy sudah mengakui bahwa sebenarnya Maudy tidak bisa hidup tanpa anaknya Bairam. Dan tanpa bisa menjawab, Maudy mulai menangis. Lalu Farah pun menyarankan agar Maudy melakukan apa yang ingin Maudy lakukan dan Maudy bisa memberitahu kan segalanya dengan jujur kepada mereka. Karena mereka pasti akan menolong Maudy.
"Jika kamu mengatakannya. Maka tidak ada yang tidak bisa kami lakukan untukmu. Bukan hanya kamu yang tidak bisa hidup tanpa Bairam. Kami juga tidak bisa hidup tanpa kamu Maudy" kata Adi.
"Ayah dan Ibu. Aku minta maaf untuk membuat kalian menderita karena aku. Sekarang aku punya anak, aku tahu betapa baiknya cinta orang tua. Seorang anak adalah segalanya. Aku begitu mencintainya hingga aku tidak bisa menjelaskan. Di masa lalu aku tidak pernah mengerti dan tidak pernah berpikiran untuk mengerti siapapun dan selalu menyebabkan masalah untuk mendapatkan perhatian kalian. Dan kalian selalu memperbaiki masalah ku. Aku anak yang buruk" kata Maudy sambil terus menangis.
Dengan sedih, Farah mengatakan agar Maudy tidak menyalakan diri sendiri. Namun Maudy tetap menyalahkan dirinya sendiri, dia merasa menyesal telah menjadi egois dan hanya memikirkan dirinya sendiri, hingga akhirnya dia kehilangan. Tapi karena itu, maka Maudy akhirnya bisa mengerti kedua orang tuanya.
"Kamu masih mencintaiku. Seperti aku masih mencintai Bairam. Bahkan jika Ayahnya berubah dan membenci ku sekarang" kata Maudy sambil menangis dibahu Ayahnya.
Farah menyuruh Maudy untuk melihat kearahnya. Lalu Farah menjelaskan bahwa Dito tidak membenci Maudy. Tapi Dito melakukan itu, karena Dito ingin melindungi Maudy, karena dia takut bahwa Bairam akan terluka seperti apa yang terjadi kepadanya dulu.
"Sekarang kamu tahu apa yang hidupmu perlukan. Percayai aku. Jangan kehilangan itu" kata Farah menyakinkan Maudy.
"Akankah dia memaafkan ku?" Tanya Maudy sambil menangis.
__ADS_1
"Tidak ada yang bisa menjawab itu. Kecuali Dito. Kamu juga tidak pernah meminta maaf padanya kan? Lakukan lah itu dan aku percaya, kamu bisa melakukannya. Dan aku percaya bahwa cinta antara kalian berdua tidak akan pergi kemana pun. Itu hanya tersesat. Dan itu menunggu kamu untuk membawa nya kembali" balas Adi.
"Maudy" kata Farah sambil menghapus air matanya sendiri dan juga air mata Maudy. "Apa yang kamu tunggu? Kembalilah menjadi Maudy ku yang kuat. Bagaimana pun kamu memiliki kami yang mendukung mu. Baik, sayang?" Jangan menangis ya" kata Farah sambil kembali menghapus air mata Maudy.
"Ingatlah. Bahkan jika itu tidak seperti yang kamu inginkan. Tapi percayalah, Ibumu dan Aku ada disini. Kami tidak pernah pergi kemana pun. Karena hati kami masih disini" tambah Adi sambil menggenggam tangan Maudy. Begitu juga dengan Farah.
Dan mendapat begitu banyak kekuatan serta penghiburan dari kedua orang tuanya. Maka akhirnya Maudy pun menjadi sedikit lebih tenang.
Tapi Maudy tidak yakin hal itu akan sukses. Dan Laras menjelaskan bahwa Maudy pasti bisa, karena tempat di dalam hati Adi, itu masih Maudy dan dia bahkan tidak bisa menggantikannya. Begitu juga dengan di dalam hati Bairam, tidak ada yang bisa menggantikan Maudy sebagai seorang Ibu. Dan mendengar itu, Maudy mulai menangis lagi.
Farah dan Adi yang melihat itu dari jauh. Mereka juga jadi ikut sedih, saat melihat betapa sedihnya Maudy. Sementara Laras, dia terus memberikan semangat kepada Maudy bahwa Maudy pasti bisa melakukannya.
"Adi. Akankah kamu membiarkan anak kita menjadi seperti ini?" Tanya Farah sambil menangis.
*Sebentar lagi kita akan berada di penghujung cerita ya, jadi jangan lewatkan kelanjutan ceritanya π
__ADS_1
...πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ...
...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...
...Like ππ...
...Komen π¬π¬...
...Supaya Ratingnya bisa naik βββ...
...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar author up babnya semakin semangat...
...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...
...ππ...
__ADS_1