
Besok harinya Adi datang menemui Daniel dirumah sakit. Disana Daniel merasa sedikit heran saat membacakan laporan keluhan sakit Adi yang terlalu banyak. Dan Adi menjelaskan bahwa itu hanya alasan nya agar dapat menemui Daniel, karena sebenarnya yang ingin dibicarakannya adalah tentang Farah.
Adi mengatakan bahwa dia tahu tentang vaga perasaan Farah dan Daniel. Namun Farah dan Ibu Daniel adalah teman baik, jadi pasti sulit untuk Farah menghadapai hal itu. "Jika kamu mencintai dia. Tidak akan kah kamu membuat Ibumu menerima dia?" Tanya Adi setelah memberikan saran dan pengertian kepada Daniel. Lalu setelah itu, Adi pun pamit pulang setelah memberikan saran dan semangat kepada Daniel.
...****************...
Di rumah besar, saat Bibi Rina sedang sibuk memotong sayuran, dengan manja Elsa yang baru pulang ke rumah hari ini, dia memeluknya dari belakang. Dan dengan senang, Bibi Rina tersenyum lembut. Lalu sambil membantu Bibi Rina memotong sayuran, Elsa menceritakan tentang pekerjaannya di Cina.
Dengan riang, Elsa menceritakan bahwa kini dia telah fasih berbahasa China. Dan kini dia sedang sangat 'hot' nya (terkenal yahπ) disana. Tapi Elsa yakin kalau Ibunya pasti tidak tahu, karena Ibunya kan tidak mempunyai media sosial.
"Mom. Sekarang aku sudah punya mobil dan apartemen sendiri disana" kata Elsa dengan nada yang sangat senang. Dan Ibu membalas dendam Deheman.
"Aku sudah punya segalanya sekarang. Apa itu mungkin, jika Mom pindah denganku?" Tanya Elsa dengan penuh harap. Dan karena bingung, Maka Bibi Rina (Ibunya) pun hanya diam saja. "Tinggallah dengan ku ya, Mom" pinta Elsa.
"Aku masih belum bisa meninggalkan Maudy sekarang" balas Bibi Rina. Dan mendengar itu, Elsa tampak terkejut. "Masalah Maudy dan Dito masih belum selesai. Aku masih ingin tinggal disini untuk mendukung dia" jelas Bibi Rina.
Dengan mata berair dan nada kecewa, Elsa menanyakan bagaimana bila masalah Maudy tidak selesai dan Dito meninggalkannya, apakah Bibi Rina akan tetap tinggal disini sampai Maudy mati. Dan Maudy yang kebetulan melewati dapur, dia mendengar semua pembicaraan Bibi Rina serta Elsa.
"Elsa" kata Bibi Rina, mengingatkan Elsa.
"Apa kamu pernah menanyai ku, sebelum aku bisa mendorong diriku sendiri untuk mencapai titik ini. Titik dimana aku bisa menjaga mu. Berapa banyak lagi aku menderita? Berapa banyak hal buruk yang harus aku lalui! Apa kamu pernah menanyaiku? Huh? Semua yang kamu pedulikan hanyalah Maudy. Dan kamu ingin tinggal untuk menjaga dia. Tapi apa pernah kamu memikirkan bahwa Putrimu ini juga sangat memerlukan mu?" Teriak Elsa dengan nada kecewa dan marah.
Lalu setelah mengatakan semua itu, Elsa membalikan papan potongan yang ada dihadapannya dan pergi keluar dari dapur. Dan mendengar serta melihat semua itu, Maudy tampak bersalah. Sedangkan Bibi Rina, dia tampak sedih dan dilema.
__ADS_1
Lalu dengan segera Maudy mendekati Elsa yang sedang menangis sendirian di taman. Maudy menjelaskan bahwa dia telah mendengar semua pembicaraan Elsa serta Ibunya tadi
"Tertawalah! Tertawa kan lah putri bodoh seperti ku! Aku capek melakukan segalanya, tapi tidak pernah bisa mengalahkan kamu. Aku pengecut. Bodoh! Bahkan walau aku tahu, aku tidak pernah mengalahkan mu. Apa kamu puas? Hah? Kamu berhasil mencuri Ibuku" kata Elsa dengan kesal dan perasaan sedih yang meluap-luap.
Maudy berjalan lebih mendekati Elsa. Dia menjelaskan bahwa dia tidak pernah berpikiran seperti itu dan dia menyadari bahwa masalah antara Elsa serta Bibi Rina itu adalah karenanya. Lalu dengan sinis, Elsa menganggap bahwa Maudy berkata seperti itu adalah karena Maudy merasa kasian kepadanya.
"Bukan kamu menyedihkan. Kamu melakukan segalanya untuk mendapatkan cinta. Tapi aku tidak pernah melakukan apapun. Sampai aku kehilanga segalanya. Aku lah orang yang paling menyedihkan itu" jelas Maudy.
"Kamu merendahkan dirimu sendiri? Bahkan walau aku melukai mu berkali-kali sekarang?" Tanya Elsa tidak percaya dengan apa yang dikatakan Maudy barusan.
"Kamu tidak akan melakukan itu. Jika aku tidak melakukan itu kepadamu duluan. Kamu mencuri diriku karena aku mencuri darimu duluan" balas Maudy.
Ketika Maudy melihat betapa sedih Elsa. Dengan tulus, Maudy meminta maaf kepada Bibi Rina. Dan saat Elsa hanya diam saja sambil menangis, Maudy memegang bahu Elsa. Lalu Maudy menjelaskan bahwa alasan Bibi Rina bersikap demikian padanya adalah karena dia Putri dari bosnya.
"Itu tidak benar. Aku tidak percaya" balas Elsa.
"Jika kamu tidak percaya, kemudian tanyalah padanya" balas Maudy.
Pas disaat Maudy mengatakan hal itu. Bibi Rina muncul dari belakang. Lalu melihat kedatangan Bibi Rina, maka Maudy pun segera berjalan mendekati nya. Sedangkan Elsa, dengan kesal serta sedih, dia bertanya mengapa kepada Bibi Rina, lalu dia mengatakan bahwa Bibi Rina lebih mencintai orang lain dari pada dia, bahkan sekarang Bibi Rina masih melindungi Maudy.
"Aku tidak pernah melindungi siapapun. Kecuali putriku" kata Bibi Rina dengan tegas sambil berjalan mendekati Elsa.
Lalu setelah berada di dekat Elsa, Bibi Rina pun memegang wajah Elsa dan menatapnya. "Elsa. Aku melindungi mu dengan cara ku. Berbelas kasih kepada orang, sehingga mereka juga akan berbelas kasih pada anak ku. Tapi aku tidak menyangka bahwa pada akhirnya, itu akan menyakiti putriku sendiri. Dengan tangan ku sendiri. Aku seorang Ibu yang buruk" jelas Bibi Rina kepada Elsa anaknya.
__ADS_1
Bibi Rina menyalahkan dirinya sendiri karena telah melupakan perasaan Elsa dan tidak pernah bertanya kepada Elsa, bagaimana keadaan serta perasaan Elsa. Dan dengan sedih, Bibi Rina mengatakan bahwa dia tidak pantas menjadi seorang Ibu. Lalu dia mau berlutut untuk meminta maaf kepada Elsa.
Namun dengan segera Elsa menggelengkan kepalanya. Lalu dia menahan serta ikut berlutut dilantai bersama dengan Ibunya.
"Aku lah yang tidak pernah membuat mu bangga. Dan selalu menyebabkan kamu sakit. Aku yang perlu meminta maaf padamu. Aku minta maaf, Mom. Dari sekarang aku akan berubah dan menjadi orang yang lebih baik lagi. Aku ingin membuat Mom bangga. Aku sangat mencintaimu" kata Elsa
"Mom juga mencintaimu. Mom tidak pernah tidak mencintai mu. Aku mencintaimu lebih dari pada hidup ku sendiri" balas Bibi Rina sambil memeluk Elsa. Lalu Bibi Rina menanyakan apa mereka bisa memulai dari awal lagi. Dan Elsa mengangguk kan kepalanya tanda setuju.
Melihat itu semua, Maudy berdiam diri disana. Dan ikut menangis, karena saking terharunya.
...πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ...
...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...
...Like ππ...
...Komen π¬π¬...
...Supaya Ratingnya bisa naik βββ...
...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar author up babnya semakin semangat...
...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...
__ADS_1
...ππ...