Permainan Hati

Permainan Hati
Episode 23


__ADS_3

...☀️...


...☀️...


...☀️...


...☀️...


...



...


Pagi harinya Maudy mulai menyiapkan serta menyusun pakaian yang akan dibawanya saat liburan, walaupun saling tidak suka Maudy tetap menyiapkan keperluan buat suaminya. "Tidak peduli seberapa bagus dan indahnya pemandangan disana, aku tidak akan mencintainya" Kata Maudy.


Selesai bersiap Maudy dan Dito menuju bandara. Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di tempat bulan madu, disana Maudy hanya menyeret sebuah koper kecil, sedangkan Dito menyeret koper berukuran besar.


Dito kemudian menghubungi pihak resort untuk menjemputnya, sebab sudah sedari tadi Maudy terus menerus mengomel membuat Dito semakin lama semakin Kesal.


Disaat itu juga, seorang pria datang menyapa mereka berdua dan pria itu menjelaskan bahwa dia adalah sopir yang akan membawa mereka ke resort tersebut, Maudy memperhatikan tampilan pria tersebut mulai rambut sampai ujung kaki membuatnya hanya geleng-geleng kepala sambil menatap Dito penuh kesabaran, Dito sendiri yang ditatap hanya bisa menunduk.


Menempuh perjalanan yang cukup jauh dan ditambah lagi disaat mereka berdua sampai tujuan membuat Maudy tambah kaget bukan main, melihat kondisi resort yang jauh bukan tapi sangat sangat jauh berbeda dari foto dan kenyataan membuatnya tambah kaget dan hanya bisa mengumpat dalam hati.


"Selamat datang di Homestay dan resort disini...he..he..he, saya Pak Joko selaku pemilik dan direktur resort ini, mengucapkan selamat datang" kata Pak Joko dengan sikap baik dan ramah.


Namun Maudy yang melihatnya hanya bisa menahan kesabaran, sedangkan Dito sendiri sangat menikmati keindahan pemandangan disekitar resort tersebut.


Maudy pun akhirnya protes kepada istri pemilik resort tersebut, sebab gambar yang berada di tiket sangat jauh beda dengan aslinya


"Apa apaan ini kalian telah menipu kami, lihat saja gambar yang di tiket jauh beda dengan aslinya" Tanya Maudy


"Kan di gambar itu ada catatan yang tertulis, kalau Gambar di tiket hanya ilustrasi saja" Jelas Istri Pemilik resort


Mengetahui hal itu membuat Maudy tambah kesal, namun Istri Pemilik resort tidak mau mengakui kesalahannya, karena menurutnya Maudy lah yang salah tidak memperhatikan lebih teliti tiket itu, dan kesalnya lagi Istri Pemilik Resort itu tidak mau mengembalikan uang Maudy dan Dito sepeserpun.


Maudy pun semakin marah dan jengkel, tapi Dito tetap menahan Maudy agar tidak melakukan kekerasan atau pun perkelahian, melihat suasana terlalu panas Pak Joko mengajak Istrinya untuk berbicara sebentar agar Maudy bisa tenang.


"Kan aku sudah bilang kita tidak bisa begini" Ucap Pak Joko


"Kalau kita tidak seperti ini mana ada pelanggan yang mau melihat resort kita" Jawab Diana (Istri Pak Joko)

__ADS_1


Mendengar ucapan sang istri membuat Pak Joko kembali bersabar, yang dikatakan sang istri nya ada betulnya juga, namun Pak Joko tidak bisa membenarkan tindakan sang istri lagi. Pak Joko takut kalau Maudy akan melaporkan Diana ke polisi


Maudy dan Dito diluar hanya mendengar semua percakapan Pak Joko dan Diana, karena suara mereka begitu keras. Maudy yang tidak bisa tahan lagi langsung mengambil handphone nya untuk menghubungi polisi, tapi Dito menahan Maudy agar tidak melakukannya, namun Maudy yang keras kepala tidak memperdulikan Dito.


"Setelah aku selesai menelpon, kita akan pergi ke resort sesungguhnya, seperti yang ditiket dan jangan pikirin uangnya" Jelas Maudy dengan kesal.


Maudy pun menelepon sang ayah dan mengadu kalau resort yang ada di tiket itu hanya kebohongan.


"Halo ada apa Maudy" Tanya Adi.


"Maudy Kesal ayah resort yang kami datangi tidak seperti yang di tiket, terus pemiliknya tidak mau mengakui" Jawab Maudy.


"Tapi bagaimana bisa" Tanya Adi lagi.


"Ceritanya panjang Maudy tidak bisa menjelaskan, Maudy mau pindah tempat" Jawab Maudy.


"Sebenarnya ayah sudah tau tapi ayah menyembunyikannya, sebab ayah ingin lihat apa Putri ku bisa tinggal disana, tapi nyatanya tidak, apalagi uang tidak ada artinya bagi Maudy" Jelas Adi ( Ayah Maudy).


Tet..tettt (Suara telepon).


"Halo halo Maudy, astaga anak ini malah matikan Handphone nya tanpa permisi" Ucap Adi.


Kediaman Pramana


Ternyata di Kediaman Pramana Farah sudah menunggu telepon sang putri, sebab dialah yang sebenarnya merencanakan semuanya, walaupun Adi sudah menentangnya tapi Farah tidak mendengarkan.


"Bagaimana" Ucap Farah.


"Mungkin Maudy tambah kesal" Jawab Adi.


"Biarkan saja, Disana Dito yang akan mengurusnya" Kata Farah.


"Hmm" Deheman Adi.


Kembali lagi ke Maudy dan Dito.


Pak Joko yang telah adu mulut dengan sang istri kembali menemui Maudy dan Dito.


"Danang antar mereka ke kamarnya" Ucap Pak Joko.


"Siap" Jawab sang anak.

__ADS_1


Danang pun mengantar Maudy dan Dito ke kamar yang akan mereka tempati menginap, Walaupun dalam hati Maudy masih kesal dan mau diapa lagi disaat sang ayah terang-terangan menyinggungnya membuat Maudy harus menerimanya.


Tak lupa Danang membantu membawa koper milik Maudy dan Dito, sambil berjalan melewati jalanan yang tidak mulus Danang meminta maaf kepada Maudy dan Dito atas nama Ibu dan Ayahnya.


"Sejujurnya, disana banyak aktivitas yang menarik, aku pastikan kalian tidak akan menyesal ke tempat ini" Jelas Danang dengan ramah ke Maudy dan Dito.


Sesampainya di kamar dengan melihat tempat menginap mereka yang tampak sudah tua, membuat Maudy makin khawatir. Membayangkan tidur saja sudah takut apalagi Maudy yang sangat takut dengan tokek, Danang yang melihat itu timbul ingin mengerjai Maudy dengan meniru suara tokek.


"Toookek" Seperti itu suaranya 🤣🤣


Mendengar itu Maudy langsung melompat ketakutan ke arah Dito, dan ketika Danang dan Dito tertawa membuat Maudy tambah kesal apalagi dia menyadari kalau dia sedang dikerjai oleh Danang dan Dito


"Astaga kakak sangat lucu, lihat suami kakak aja ketawa" Ucap Danang membuat Maudy sangat kesal


"Tenang saja tokek tidak ada disini, banyak yang menangkapnya terus dijual" Jelas Danang lagi


"Astaga bulan maduku...! Bagaimana hidup ku disini..." Keluh Maudy yang berjalan duluan ke arah dalam penginapan


Sedangkan Dito sebelum masuk memberikan Danang tip, melihat tip yang begitu banyak membuat Danang sangat bahagia.


"Ini banyak sekali" Ucap Danang


"Itu hadiah buatmu, karena membuatku ketawa" Jawab Dito dan Danang mengangguk kemudian kembali menemui orang tuanya sedangkan Dito masuk ke dalam penginapan untuk membersihkan diri terlebih dahulu apalagi perjalanan dan kejadian yang sangat melelahkan baginya.


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...


...Like 👍👍...


...Komen 💬💬...


...Supaya Ratingnya bisa naik ⭐⭐⭐...


...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar up babnya semakin semangat...


...Sekali lagi jangan lupa Like 👍 Dan Komen 💬 yah 😁😁...


...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...


...👋👋...

__ADS_1


__ADS_2