Permainan Hati

Permainan Hati
Episode 42


__ADS_3

Laras yang masih menangis dan berlutut dengan wajah menunduk dalam-dalam kebawah kaki Maudy. Dia memohon agar Maudy mengizinkannya untuk menemui Adi. Disaat suster yang merawat Adi keluar dari dalam ruangan, Lisa langsung menarik Laras untuk berdiri dan membawanya masuk kedalam kamar Adi.


Maudy yang tengah berusaha menghentikan mereka, tapi Lisa menarik dan menghalangi Maudy agar Laras segera masuk kedalam. Lalu dengan segera Laras pun masuk, namun sebelum dia sempat membuka tirai dikamar Adi. Tiba-tiba terdengar suara Adi yang menyuruh Laras keluar.


"Mas Adi, aku Laras. Aku punya kabar baik untukmu, aku..." Kata Laras yang belum selesai.


"Aku tidak mau dengar kabar baik atau buruk, jika itu berasal darimu" balas Adi dengan tegas. Laras yang mendengarnya menjadi heran serta tidak percaya kalau Adi akan mengatakan seperti itu.


"Mengapa? Kemarin kamu mau saja menemui ku tapi sekarang kenapa?" Balas Laras.


"Ya. Memang aku ingin menemui mu. Tapi sekarang tidak! Sejak kamu sendiri yang mengatakan padaku bahwa kau hanya mencintai uangku saja kan. Jadi aku akan memberikan padamu sebanyak yang kau inginkan. Tapi setelah itu, kamu harus keluar dari hidupku mulai hari ini" jelas Adi dibalik tirai.


Dan mendengar itu, Laras langsung merasa sedih dan menyesal sebab kemarin karena kesal dia mengatakan hal diluar batasan.


Lalu dengan sikap yang tidak sopan Maudy mengatakan dengan keras apa Laras mendengar apa yang Adi katakan. "Ayahku telah mengusir mu dan apa kau tidak malu tetap berada disini" Ucap Maudy dengan tegas.

__ADS_1


"Jangan khawatir. Kamu akan membayar Putriku dan aku untuk kepuasan mu!" Kata Ibu Lisa dengan emosi kepada Maudy.


"Itu sangat bagus Laras. Jadi kamu tidak perlu lagi mengurus dan menjaga suami yang cacat sampai seumur hidupmu" kata Ibu Lisa dengan penuh ketegasan.


Kemudian Ibu Lisa masuk kedalam ruangan Adi dan menarik tangan Laras untuk pergi dari sana. Namun dengan sedih, Laras yang tidak mau pergi sebelum dia melihat langsung Adi. Dengan terpaksa Ibu Lisa menarik Laras. Didalam sana Adi yang mendengarnya sangat sedih dan syok sekali mendengar ucapan Ibu Lisa notabene adalah Ibu mertuanya sendiri.


Tepat disaat itu Dito dan Farah datang untuk berkunjung, mereka juga berpapasan dengan Ibu Lisa dan Laras yang baru saja keluar dari dalam ruangan. Tanpa mempedulikan lagi Ibu Lisa tetap berjalan pergi dan sesekali melirik dengan sini kearah Farah dan Dito.


Saat masuk ke dalam ruangan Adi. Dito langsung menanyakan apa yang terjadi pada Laras. Dan Maudy pun mengajak Dito ke luar ruangan menjelaskan semuanya kepada Dito, betapa terkejutnya Dito saat mengetahui kalau Paman Adi mengusir Laras.


Dito yang mendengarnya lagi-lagi tidak percaya pada Adi yang sudah mengusir Laras, walaupun dia tau sendiri sekarang ini Adi masih perlu waktu untuk sendiri, apalagi mereka salin mencintai, jadi Dito tidak bisa mempercayai semuanya.


"Aku masih belum percaya, karena aku lihat Paman Adi sangat mencintai Laras" Kata Dito


"Aku melihatnya sudah normal" balas Maudy lalu berjalan pergi.

__ADS_1


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...


...Like πŸ‘πŸ‘...


...Komen πŸ’¬πŸ’¬...


...Supaya Ratingnya bisa naik ⭐⭐⭐...


...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar up babnya semakin semangat...


...Sekali lagi jangan lupa Like πŸ‘ Dan Komen πŸ’¬ yah 😁😁...


...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...

__ADS_1


...πŸ‘‹πŸ‘‹...


__ADS_2