Permainan Hati

Permainan Hati
Episode 48


__ADS_3

...🌸🌸🌸...


...🌸🌸...


..."Kecemburuan III"...


...°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°...


Keesokan harinya dipabrik. Melisa menanyakan kenapa Dito membawanya ke pabrik, karena saat interview Dito menjelaskan bahwa dia mampu untuk melakukan pekerjaan di kantor dan berhubungan dengan klien luar negeri, maka dia bekerja di sini.


Dito pun menjelaskan bahwa dia tahu kalau Melisa pasti akan menanyakan hal ini. Alasan Dito membawa Melisa ke pabrik adalah supaya Melisa bisa mengetahui proses pekerjaannya, sehingga ketika harus menjelaskan sesuatu kepada klien luar negeri, maka Melisa akan bisa menjelaskan dengan baik dan benar.


"Dan hal yang paling penting hari ini. Ada seseorang yang memasangkan aplikasi baru jadi aku ingin mengetesnya" kata Dito.


Dito mengingat saat malam hari, ketika dia beralasan mau keluar mengambil obat. Disaat itu, melalui jendela Dito berdiri disana dan memperhatikan serta mendengarkan semua yang Maudy lakukan di hapenya.


"Begitu rupanya" gumam Melisa sampai tersenyum ke arah Dito.


Tepat seperti dugaan Dito, Maudy datang ke pabrik dan mengikuti mereka. Lalu melihat itu, Melisa bertanya apa yang harus mereka lakukan. Dan Dito menyuruh Melisa agar bersikap biasa saja, berpura-pura seperti tidak melihat Maudy yang sedang bersembunyi, mendengar itu membuat Melisa kembali tertawa.


Sedangkan dibelakang, Maudy yang melihat itu mulai mengeluhkan tentang kedekatan Dito dan Melisa.

__ADS_1


Dito dan Melisa tersenyum ketika melihat Maudy yang sedang bersembunyi di balik galon. Sialnya lagi seseorang mengambil galon itu dan menampakkan Maudy dibelakangnya. Namun Dito dan Melisa tetap berpura-pura seolah tidak melihat Maudy.


Sementara Maudy. Dia dengan bangga mengikuti Dito dan Melisa dari arah belakang. Maudy mengira bahwa dia belum ketahuan oleh kedua orang tersebut.


Saat Maudy kehilangan Dito dan Melisa membuatnya kebingungan. Namun seorang karyawan disana menuliskan di kertas dan memberitahu kepada Maudy kemana orang tersebut berada. Ketika menyadari bahwa dia berada didekat mereka, Maudy pun menjadi panik karena takut ketahuan.


Dengan segera, Maudy masuk kedalam sebuah mobil bak tertutup. Dan sialnya, disaat itu seorang karyawan menutup pintu bak mobil tersebut dan menjalankan mobil.


Lalu menyadari Maudy yang sudah tidak berada di dekatnya, maka Dito pun bertanya kepada para karyawan disana dan bersamaan mereka menunjuk ke arah mobil yang sudah pergi.


Maudy tiba di suatu tempat yang sangat jauh. Dan ketika mobil tersebut telah berhenti serta pintu mobil terbuka, maka dengan sedikit kepusingan, Maudy keluar dari dalamnya. Lalu disaat itu Maudy menelponnya.


Tidak jauh dari situ, ternyata Dito serta Melisa sedang berada di dalam mobil dan mengawasi Maudy dari jarak jauh. Dito tersenyum senang melihat tingkah Maudy yang tampak kesal sendiri. Sementara Melisa, hanya berkomentar bahwa jika dia menjadi Maudy, maka dia akan sangat marah sekali.


"Jadi jangan biarkan dia tahu. Lagian Maudy tidak bisa mengingat mobil mu" jelas Dito sambil tersenyum. Kemudian dia berterima kasih kepada Melisa. Dan setelah itu, Dito meminta tolong agar Melisa bisa mengikuti Maudy lagi, karena dia ingin memastikan bahwa Maudy bisa mendapatkan tumpangan dan pulang dengan selamat.


"Okay, kalau ada apa-apa jangan sebut nama gue yah" Kata Melisa


"Siap" balas Dito.


Setelah sampai dirumah Maudy langsung membersihkan diri dan duduk dikamar Ayahnya. Sambil duduk tiba-tiba Maudy mendapatkan sebuah chat yang mengirimkan foto Laras yang sedang hamil. Dan melihat itu, Maudy berpura-pura meminta Ayahnya untuk menghubungi seseorang dan memesankan sebuah meja kerja baru untuk nya. Lalu karena itu, maka Adi tidak jadi makan dan langsung menghubungi orang yang dimaksud oleh Maudy.

__ADS_1


Tepat disaat itu Daniel, Vivi dan Farah datang untuk menjenguk Adi. Dengan sikap pengertian, Maudy meminta agar Daniel tidak perlu begitu tegang, karena Adi telah memaafkan dirinya. Dan Adi membenarkan hal itu. Sedangkan Farah menjelaskan bahwa Daniel memberikan rekomendasi perawat yang baik untuknya.


Kemudian Maudy meminta Daniel untuk menemaninya berjaga sampai malam dan Daniel pun langsung setujui untuk menemani Maudy.


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...


...Like 👍👍...


...Komen 💬💬...


...Supaya Ratingnya bisa naik ⭐⭐⭐...


...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar up babnya semakin semangat...


...Sekali lagi jangan lupa Like 👍 Dan Komen 💬 yah 😁😁...


...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...


...👋👋...

__ADS_1


__ADS_2