Permainan Hati

Permainan Hati
Episode 27


__ADS_3

...πŸ’–...


...πŸ’–...


...πŸ’–...


......"BULAN MADU II"......


...****************...


Sementara di tempat lain. Didalam tenda tertutup, yang menghadap ke arah kebun bunga, Diana sedang menggodok punggung Maudy, seperti layaknya spa spa di kota.


"Bukankah kamu akan mengikuti semua aktivitas yang ada?" Tanya Diana


"Istri dan suami adalah satu, jadi kita harus berbagai dalam melakukan semua aktivitas" balas Maudy dengan sangat santai


"Begitu bijak, apa begini caramu mengontrol suamimu" tanya Diana, yang dibalas senyuman oleh Maudy


Lalu Maudy kembali menjelaskan berbagai hal kepada Maudy layaknya sang ibu, begitu juga dengan Pak Joko yang sedang menceritakan dan menjelaskan berbagai hal tentang pernikahannya mulai dari tidak dicintai sampai di cintai.


Kembali lagi di Maudy

__ADS_1


Diana yang tengah asik memijit punggung Maudy, tiba-tiba terdengar suara sang anak memanggilnya, karena sedang kedatangan tamu yang membuat Danang terpaksa memanggil ibunya, tetapi disaat Diana pergi Maudy tidak mengetahuinya karena Maudy yang sudah terlelap dalam tidurnya.


Ketika Diana meninggalkan Maudy, Dito dan Pak Joko kembali ke penginapan. Dan melihat kedatangan Dito, Diana sangat legah. Maka dengan cepat Diana minta tolong kepada Dito agar pergi menemui Maudy dan mencucikan garam yang telah digosokkan di punggung Maudy, jika tidak dilakukan makan punggung Maudy akan terasa terbakar akibat garam yang kelamaan di biarkan.


Lalu Dito pun menjadi kebingungan. Dia tampak ingin menolak, tapi tidak bisa karena situasi yang ada. Jadi akhirnya, Dito pun dengan terpaksa menyetujui.


Dito yang membawa ember berisi air dan masuk ke dalam tenda. Namun disaat tengah masuk ke tenda Dito melihat Maudy yang hanya memakai handuk menutupi semua tubuhnya, dengan ragu Dito mulai melangkah masuk kedalam tenda secara perlahan.


Dengan gugupnya, Dito mengambil segayung air untuk menyiram punggung Maudy. Namun sebelum sempat melakukannya, Maudy tiba-tiba mengajak berbicara, dengan tambah bingung Dito berhenti untuk menyiram punggung Maudy.


"Bi Diana kenapa tidak memijatku? Semua spa di kota akan memijat saat membersihkan punggungku" kata Maudy yang tidak menyadari bahwa Dito yang berada di belakangnya.


Maudy yang merasa kesal yang tidak merasakan reaksi apapun, maka Maudy memegang tangan Dito kemudian menaruhnya di punggungnya. "Pijat dulu, jangan cuci sekarang" kata Maudy dengan tegas


"Lebih keras Bi!" Perintah Maudy, jadi Dito pun melakukannya.


"Bibi harus memijat seluruh badanku, Karena hari ini aku sangat capek" pinta Maudy. Lalu Maudy pun melepaskan seluruh handuknya. Dan melihat itu Dito semakin gugup dan kebingungan, namun Dito tetap melakukan apa yang di minta Maudy.


"Lebih ke kiri, lebih ke kanan, lebih ke atas bi! Pijitnya harus yang bener lah bi, jangan disitu terus" perintah Maudy. Dan dengan terpaksa Dito melakukannya


Kemudian disaat itu, tanpa sengaja, entah karena apa, Dito yang hampir jatuh mengeluarkan sedikit suara. Dan karena heran, Maudy pun melihat ke belakang. Lalu saat dia melihat bahwa yang dibelakangnya adalah Dito, maka Maudy langsung berteriak dan menyembunyikan seluruh tubuhnya.

__ADS_1


"Pergi! Pergi! Dito" teriak Maudy


Dan dengan kebingungan, Dito pun hanya bisa diam saja, tanpa tahu harus melakukan apa. Tepat disaat itu, Pak Joko serta Diana yang sedang berjalan menuju ke arah tenda, Mendengar suara jeritan Maudy. Dan mendengar itu, Diana pun langsung tertawa pelan.


"Suara apa itu?" Tanya Pak Joko, yang tidak mengerti.


"Jangan bilang, mereka tidak bisa menahan dirinya lagi" balas Diana yang salah paham terhadap Dito. Dia mengira bahwa Dito tidak bisa menahan diri saat melihat Maudy.


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...


...Like πŸ‘πŸ‘...


...Komen πŸ’¬πŸ’¬...


...Supaya Ratingnya bisa naik ⭐⭐⭐...


...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar up babnya semakin semangat...


...Sekali lagi jangan lupa Like πŸ‘ Dan Komen πŸ’¬ yah 😁😁...

__ADS_1


...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...


...πŸ‘‹πŸ‘‹...


__ADS_2