
Tepat di sebuah Hotel mawar tempat suruhan orang membawa Maudy ke sebuah hotel, di gendongannya Maudy ke kamar yang sudah dipesan oleh bos preman tersebut tapi tanpa sepengetahuan mereka sekertaris Andi yang memiliki hati baik melihat kejadian tersebut panggil saja Melisa dia memang sekertaris Andi tapi dia tidak menyukai sikap Andi yang begitu buruk terhadapnya maupun ke sesama karyawan
Melisa juga tau tentang niat buruk Andi terhadap Maudy dengan tenangnya Melisa melihat preman yang mengangkat gadis yang sedang pingsan melalui Cctv, Melisa langsung menyuruh petugas keamanan untuk memperbesar layar komputer itu betapa terkejutnya Melisa saat melihat Maudy yang sedang pingsan dan dibawa ke salah satu kamar hotel
Tanpa aba-aba Melisa langsung mengabari Dito kalau anak majikannya sedang pingsan dan dibawa ke kamar hotel
Dert...Dert...
Dito yang mendengar suara handphonenya langsung mengangkatnya Dito mengira kalau Maudy lah tapi bukan
"Halo ini aku Dit, Melisa"
Ucap Melisa
^^^"Ada apa Melisa^^^
^^^sekarang ini aku sedang sibuk^^^
^^^nanti saja kalau mau menelpon"^^^
^^^jawab Dito^^^
"Tunggu Dit, sekarang aku melihat
Maudy dibawa oleh Preman
ke salah satu kamar hotel
tempat gue kerja" jelas Melisa
^^^"Apaa, begini gue minta tolong^^^
^^^segera panggil security, dan^^^
^^^aku sekarang sudah menuju kesana"^^^
^^^ucap Dito^^^
^^^"Tut...Tut.." Dito langsung^^^
^^^mematikan Handphonenya^^^
"Dasar langsung tutup saja"
ucap Melisa yang kesal
__ADS_1
saat Dito langsung
menutup handphonenya
Setelah mendapat telpon dari Melisa Dito langsung menuju hotel Mawar untuk menyelamatkan Maudy sementara Melisa langsung menuju ke security untuk membantu Dito nantinya
Sementara dikamar hotel terlihat seorang gadis dan pria yang menunggu kedatangan Maudy. Ternyata orang itu adalah Elsa dan Andi dia sengaja melakukan hal itu sebab ingin menjatuhkan harga diri Maudy dan keluarga Pramana
"Kalian keluar lah, dan ini upah kalian jangan sampai kalian terlihat ditempat ini lagi" Ucap Andi ke Preman suruhannya
"Baik bos" jawab salah satu Preman yang langsung pergi
Andi dan Elsa pun segera melaksanakan rencananya yang sudah disusun
"Bagaimana apa yang gue lakukan" ucap Andi ke Elsa
"Lakukan aja sesuai yang gue inginkan" jawab Elsa
"Terus rekamannya" tanya Andi lagi
"Kalau itu gue sudah bawa kamera" jawab Elsa dan langsung mengambil kamera dari tasnya
Dengan cerdiknya Elsa langsung menyimpan kamera tersebut dibalik vas bunga dan memposisikan kamera tepat merekam Maudy yang sedang pingsan, setelah itu Elsa kemudian menyuruh Andi untuk melakukan lainnya lagi
"Oke, kenapa enggak keluar" jawab Andi
"Gue mau lihat lah bagaimana harga diri yang dibanggakan oleh Maudy hilang" ucap Elsa
"Oke"
Andi pun langsung membuka bajunya dan saat ingin mencium kening Maudy tiba-tiba pintu kamar hotel itu ditendang oleh Dito, betapa terkejutnya Andi dan Elsa melihat kedatangan Dito
"Dasar brengsek" ucap Dito
Dito pun langsung menghajar Andi tanpa ampunan, bagaimana tidak orang yang dia cintai sedang ingin dilecehkan
***Bugghh
Bughhh***
Suara gebukan memenuhi kamar hotel itu, Dito yang sudah melihat Andi pingsan tidak berdaya lagi dengan cepat Dito menyelimuti tubuh Maudy dan mengangkat tubuh Maudy ke mobilnya dan segera membawa Maudy ke Mansion
"Melisa lakukan selebihnya, saya mau hubungi polisi" ucap Dito yang membuat nyali Elsa menciut betapa takutnya Elsa saat mendengar Dito akan memenjarakannya
Setelah Dito pergi dari Hotel Melisa pun langsung menghubungi polisi, dengan cepat polisi langsung datang dan menangkap Elsa dan Andi, walaupun Elsa sudah memohon Melisa tidak menghiraukannya
__ADS_1
Sedangkan Dito sedang melajukan mobilnya ke arah Mansion milik Pramana, tidak cukup lama Dito telah sampai di Mansion di angkatnya Maudy ke kamar tanpa memperdulikan Farah dan Adi, berulang kali Farah menanyainya tapi Dito tetap berjalan menuju kamar Maudy
"Bi segera hubungi dokter" ucap Dito
Sementara Farah dan Adi sangat khawatir, tapi Laras yang melihat Dito mengendong Maudy sangat cemburu dan kesal, Dokter Daniel pun akhirnya datang dan langsung memeriksa keadaan Maudy, diluar Dito pun menceritakan kejadian yang dia tau ke Farah dan Adi
"Apa yang terjadi Dito" ucap Farah dengan terkejutnya
"Begini Tante, ini semua rencana Elsa dan Andi dia sengaja mengirimkan pesan ke Maudy dan disaat Maudy di parkiran suruhan Andi dan Elsa langsung membius Maudy dan langsung membawa Maudy ke hotel" jelas Dito yang membuat Farah dan Dito sangat marah
"Tante dan Paman tenang saja mereka sudah ditangani oleh pihak berwajib" ucap Dito lagi sementara Bibi Rina mendengar kalau kejadian yang menimpa Maudy karena anaknya membuatnya sangat malu apalagi Farah dan Adi sangat baik kepadanya dengan cepat Bi Rina meminta maaf
"Saya minta maaf atas nama Putri saya tuan" ucap Bi Rina sambil menagis
"Ehh, tidak usah begini Bi, ini bukan kesalahan bibi ini kesalahan Elsa jadi jangan minta maaf Bi" jawab Farah yang menenangkan Bi Rina
Sementara mereka yang sedang mengobrol Daniel pun keluar dan memberitahukan keadaan Maudy
"Dan, bagaimana keadaan Maudy" tanya Farah
"Tante tenang saja ini efek dari obat biusnya, jadi Tante tenang saja Maudy tidak apa-apa terus kalau Maudy sudah siuman jangan beritahu tentang kejadian ini, Maudy akan trauma" jelas Daniel
"Tapi cepat atau lambat Maudy harus tau" sambung Dito
"Yang dikatakan Dito itu benar" ucap Adi
Daniel yang selesai memeriksa keadaan Maudy langsung pulang dan di antar oleh Farah, sementara Maudy dijaga oleh Dito dan Adi, akhirnya semua orang beristirahat dengan nyenyak Dito yang senantiasa menjaga Maudy sampai tertidur di sofa kamar Maudy
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...
...Like ππ...
...Komen π¬π¬...
...Supaya Ratingnya bisa naik βββ...
...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar up babnya semakin semangat...
...Sekali lagi jangan lupa Like π Dan Komen π¬ yah ππ...
...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...
...ππ...
__ADS_1