Permainan Hati

Permainan Hati
Bab 13


__ADS_3

Seperti biasanya di pagi hari Maudy yang selesai sarapan segera mungkin ke perusahaan untuk mengerjakan pekerjaan yang tertunta saat dia melarikan diri bersama Andi


Sesampainya di perusahaan di sambut oleh beberapa karyawan yang membuat Maudy semakin percaya diri, Dito yang sudah dari tadi di perusahaan dia sengaja pergi duluan untuk menunggu Maudy apalagi mereka berdua satu ruangan yang membuat Dito semakin ingin mendekati Maudy


Saat Maudy tengah asik mengerjakan file yang akan di presentasikan Dito selalu memperhatikan Maudy entah apa yang Dito sukai dari Maudy jelas-jelas semua orang tau kalau Maudy sangat membenci Dito.


Disaat jam istirahat semua orang ke cafe kecuali Dito dan Maudy yang memilih tetap di kantor, tetapi Dito yang melihat Maudy asik mengerjakan file yang akan di persentase kan membuatnya sedikit kasihan sebab dari tadi Maudy belum makan sesuatu, maka dari itu Dito memutuskan untuk membeli sebuah makanan untuk dimakan berdua dalam ruangannya


Makanan yang telah di pesan telah sampai Dito mengajak Maudy untuk makan bersama walaupun sempat di tolak tetapi Dito bersikeras mengajak Maudy untuk makan bersama


"Kau makan aja sendiri" ucap Maudy


"Ayolah Maudy nanti kamu sakit, makan sedikit aja sih"


"Enggak Dit, aku udah kenyang"


Tanpa berlama-lama disaat Maudy membuka mulutnya Dito langsung menyuapi Maudy dan membuat Maudy begitu terkejutnya antara baru di suapi oleh laki-laki atau makanannya enak


"Bagaimana enak kan" ucap Dito


"Hmm"


"Ehh, malam hmm sini aku suapi lagi"


"Bukan aku yang minta yah"


"Iya aku tau"


Akhirnya mereka pun makan berdua Dito yang menyuapi Maudy dari tangan sendiri sedangkan Maudy hanya menikmati makanan sambil bermain games di sebuah Handphone nya, mereka juga sesekali bercanda dan mengobrol ditengah-tengah makan siang itu


Dilain sisi tanpa mereka ketahui ada Andi yang sedang mengepalkan tangannya melihat Maudy yang tengah di suapi oleh Dito, laki-laki yang sangat ia benci,"Kenapa mereka sekarang menjadi dekat dan kesempatanku mendekati Maudy semakin kecil" gerutu Andi

__ADS_1


Kemarahan yang begitu memuncak akhirnya Andi memutuskan keluar dari ruangan itu, disaat Andi tengah berada di apartemennya datanglah seorang gadis yang dia telpon di perjalanan tadi saat menuju apartemennya


Flashback on


"Elsa kau lagi sibuk enggak" tanya Andi


"Enggak sih ada apa"


"aku membutuhkanmu cepat datang ke apartemen ku"


"Okeh"


Flashback off


Gadis yang tengah bersama Andi adalah Elsa memang hubungan mereka sudah lama dan hanya sebatas pemuas nafsu Andi, walaupun dia tau kalau Elsa begitu benci dengan Maudy maka dari itu dia akan memulai rencananya dengan memanas-manasi Elsa


"Mau main sekarang enggak" Tanya Elsa


"Tentu lah karena --"


Disaat Elsa belum menyelesaikan perkataannya Andi langsung mencium bibir Elsa dan Elsa pun membalas ciuman Andi, ******* bibir Elsa tangan yang sudah meraba dimana-mana membuat Elsa seketika mendesah yang membuat Andi semakin gencar melakukannya aksi panas pun terjadi


Disaat nafsunya sudah terbayarkan mereka membersihkan diri dengan yang dipikirkan tadi Andi akan memulai rencananya untuk memanas-manasi Elsa


"Kamu makin pandai aja mainnya sayang"


"Kamu juga"


"Hmm, Oiya bagaimana hubunganmu dengan Maudy"


"Kenapa kau bertanya begitu, kau tau kan aku dengan Maudy itu saling membenci"

__ADS_1


"Oiya aku lupa sayang"


"Memangnya kenapa"


"Aku tengah mendekatinya untuk merebut semua harga dirinya itu dia telah sangat angkuh menjadi anak orang kaya"


"Benar tuh kalau kau ingin menghancurkan harga diri Maudy aku akan membantumu" sambil tersenyum nyinyir


Akhirnya apa yang Andi pikirkan terjadi juga rencana agar menjatuhkan Maudy akan dilakukan, Andi juga sudah sangat muak atas Maudy lakukan sudah beberapa hari ini Maudy tidak pernah menghubungi Andi melainkan hanya berdekatan dengan Dito yang membuat Andi semakin kesal, disaat selesai membicarakan rencananya Elsa kembali ke Paviliun nya untuk beristirahat sebab bagaimanapun dia juga kelelahan melakukan permainan panas itu


Dilain tempat Dito dan Maudy tengah melanjutkan pekerjaan disaat telah selesai sarapan siang dan tidak terasa jam pulang telah datang semua orang pulang beristirahat begitupun dengan Dito dan Maudy sekarang jarak di antara mereka sudah mulai berkurang tetapi jarak Maudy dengan ayahnya masih belum padam apalagi disaat Maudy melihat Laras yang sudah menikah dan tinggal bersama ayahnya itu membuatnya semakin kesal


Malam yang begitu cepat berlalu akhirnya semua orang beristirahat untuk melakukan aktivitasnya esok hari, Maudy yang ditemani oleh Bi Rina beristirahat, semua orang yang tinggal disana beristirahat dengan nyenyak tanpa gangguan apapun


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...


...Like πŸ‘πŸ‘...


...Komen πŸ’¬πŸ’¬...


...Supaya Ratingnya bisa naik ⭐⭐⭐...


...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar up babnya semakin semangat...


...Sekali lagi jangan lupa Like πŸ‘ Dan Komen πŸ’¬ yah 😁😁...


...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...


...πŸ‘‹πŸ‘‹...

__ADS_1


__ADS_2