Permainan Hati

Permainan Hati
Episode 39


__ADS_3


Dilain tempat Ibu Lisa menghubungi Adi dan memberitahu tentang Laras yang pulang kerumahnya. Lalu Lisa mengingatkan Adi untuk membuat jelas semuanya dengan Laras dan mengingatkan janji Adi. Yaitu Adi berjanji untuk mempercayai Laras, jadi Adi harus melakukannya. Serta untuk tidak membiarkan Farah keluar masuk kedalam rumahnya.


"Tidak peduli betapa baiknya anakku, tapi dia tidak segitunya murah hari" jelas Bu Lisa


"Ya" jawab Adi dengan singkat


"Aku beritahu kamu. Aku memberi putriku padamu, tapi jika kamu terus menyakitinya. Aku akan membawanya kembali pulang" kata Bu Lisa yang sedikit mengancam


Kemudian setelah selesai bertelepon, Adi mengingat tentang kejadian malam. Ditepi jalan, ketika Laras menepikan mobilnya dan menangis, disana ternyata Adi sedang melihatnya, dialah yang meminta Bu Lisa untuk menghubungi Laras.


Lalu saat mobil Laras mulai jalan, Adi kembali mengikutinya lagi. Dan ketika sampai di depan rumah Ibu Laras, Adi melihat Laras langsung turun dari mobil dan menangis sampai memeluk Ibunya. Kemudian melihat itu, tanpa bisa berbuat apapun, Adi pun hanya terdiam.


Disaat Adi mengingat kejadian tadi malam, disaat itu juga Adi melihat Laras memasuki restoran, begitu melihatnya Adi memanggil Laras. Namun dengan segera, Laras langsung berlari pergi untuk menghindari Adi dan wat tanpa berlama-lama ikut mengejar Laras. Namu Laras sama sekali tidak mau berhenti.


Kemudian ketika Adi berhasil menangkapnya, Laras langsung memberontak dan ingin melepaskan diri, lalu dengan cepat, Adi berusaha untuk menjelaskan segalanya.


"Aku tahu kebenaran tentang kotak itu. Aku minta maaf tidak mendengarkan kamu dari awal" jelas Adi


"Kamu dengar dari ibuku? Tidak bisakah kita bicara sendiri? Haruskah selalu ada orang tengah diantara kita?" Balas Laras

__ADS_1


"Tapi sekarang, ini tidak akan terjadi lagi. Aku berjanji aku akan menyesuaikan diri" kata Adi


"Itu tidak berguna. Karena masalah antara kita adalah kepercayaan. Bukan hanya kamu tidak mempercayaiku, tapi aku juga tidak bisa mempercayai kamu perihal Farah" balas Laras


"Tidak ada apapun antara aku dan Farah. Kamu tahu itu juga" jelas Adi


"Tindakan dan kata-katamu sangat berlawanan. Coba sadari bagaimana kamu dan Farah, kamu mungkin mencurigainya seperti aku. Mengapa kalian bercerai sejak hubungan kalian baik-baik saja?" Kata Laras yang menggebu-gebu


"Aku putus dengannya karena aku mencintaimu. Karena aku mencintaimu, jadi aku akan menyerahkan segalanya. Bahkan keluarga ku yang aku coba selamatkan" jelas Adi sambil memegang tangan Laras


"Kemudian kamu harus tahu bahwa aku tidak mencintaimu. Aku hanya mencintai uangmu" balas Laras, yang berbohong dengan keadaan marah.


Mendengar itu, Adi sangat terkejut sekali. Dia bertanya sekali lagi apa itu benar atau salah, tapi dengan cepat Laras mengiyakannya. Kemudian karena itu, Adi melepaskan tangan Laras dan membiarkan Laras untuk pergi. Dan tepat disaat itu, dilihatnya sebuah mobil yang melaju kencang menuju kearah Laras.


Sedangkan Natasya yang datang ke biro pencari kerja, tapi karena dengan keadaannya yang terus-menerus batuk membuat petugas disana menolak untuk membantu Natasya. Namun karena Natasya mengatakan bahwa dia pasti bisa, maka si petugas memberikan sebuah form untuk di isi oleh Natasya.


Tepat disaat itu juga Maudy dan Dito datang kesana, mencoba untuk bertanya dan mencari Ibunya. Sayangnya, mereka berdua tidak melihat dan menyadari bahwa Ibunya juga berada disana. Begitupun dengan Natasya yang tidak mwnuada kedatangan Dito dan Maudy.


Lalu karena mendapatkan telpon, maka Maudy berjalan sedikit menjauh. Dan disaat itu, Dito melihat punggung seorang Wanita paruh baya serta merasa seperti mengenalinya, jadi Dito berjalan mendekati Wanita paruh baya itu. Tapi pas disaat itu juga, Maudy berteriak histeris serta sudah menangis. Sehingga karena itu, Dito tidak jadi mendekati Wanita Paruh Baya itu dan berbalik mendekati Maudy.


Dan saat Natasya mendengar suara tangisan Maudy, maka Natasya memutuskan untuk pergi dari sana agar Maudy tidak menemukannya.

__ADS_1


Di rumah sakit, Farah menyuruh Laras untuk mengobati lukanya terlebih dahulu. Tapi Laras menolak, karena dia mau menunggu Adi yang sed dirawat. Lalu pas disaat itu juga Maudy dan Dito pun sampai di rumah sakit tempat Adi dirawat.


Dengan sangat panik dan sudah menangis Maudy menghampiri Ibunya yang sudah ada disana tetapi melihat Laras, Maudy langsung menghampiri Laras dan menyerangnya dan menyalakan Laras yang telah menyebabkan Ayahnya seperti ini. Dan Dito serta Farah pun menahan Maudy agar tidak melakukan apapun.


"Jika bukan karena aku, Adi..." Karena lemahnya kondisi Laras membuatnya jatuh pingsan sebelum menyelesaikan perkataannya.


Melihat itu, Maudy tidak percaya dan meneriaki Laras serta ingin menyerang Laras lagi. Tapi Dito langsung menahan Maudy dan menggendong Laras, lalu membawanya pergi. Setelah Dito dan Laras pergi Farah pun mendekati Maudy dan langsung memeluknya dan menenangkan Maudy yang sudah terlalu panik.


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...


...Like πŸ‘πŸ‘...


...Komen πŸ’¬πŸ’¬...


...Supaya Ratingnya bisa naik ⭐⭐⭐...


...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar up babnya semakin semangat...


...Sekali lagi jangan lupa Like πŸ‘ Dan Komen πŸ’¬ yah 😁😁...

__ADS_1


...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...


...πŸ‘‹πŸ‘‹...


__ADS_2