
Karena kesal melihat perhatian temannya kepada mantan istrinya itu, agham pun pergi meninggalkan cafe sebelum menghabiskan makanan yang sudah dia pesan.
Setelah membayar agham langsung pergi tanpa menunggu sheila yang masih ingin makan makanannya.
Romi baru menyadari kalau ternyata teman nya juga ada di cafe itu.
Dia melihat agham yang keluar dengan wajah di tekuk kesal.
Romi bingung kenapa agham kesal. Apa yang membuat dia kesal?
Romi juga melihat sheila yang baru selesai makan dan ingin pulang. Karena kehamilan nya sudah semakin besar membuat dia kesulitan untuk berjalan.
Romi kaget melihat sheila dengan perut buncitnya itu. Setahu dia, sheila memang selingkuh dengan agham tetapi dia tidak menyangka akan se nekat itu sampai hamil di luar nikah seperti itu.
Tiba tiba romi menghampiri sheila dan bunga pun melihat wajah romi yang seperti kesal.
"Sheila!!" panggil romi ke sheila agak berteriak.
Sheila agak panik melihat romi di sana. Pasalnya romi lah yang paling menentang keras jika sheila sampai menjalin hubungan dengan agham karena agham sudah mau menikah.
'Duuuhh mati, ada romi disini ternyata'. batin sheila.
__ADS_1
"Lo hamil anak agham, iya? se tega ini lo sama orang lain? Bahkan lo sesama wanita sheila!!" pekik romi membuat sebagian orang memperhatikan mereka.
"Lo ngomong apaan sih, gue gak ngerti". kilah sheila.
"gue udah peringatkan lo untuk jangan dekat dengan agham lagi. Kenapa lo malah hamil anak dia sheila. Astaga sheila, lo udah gila".
Para pengunjung fokus ke sheila dengan tatapan jijik dan sinis.
Apalagi pengunjung wanita, berbisik bisik dengan keras. Tentu saja sengaja supaya Sheila dengar.
"iiiihhh cantik cantik pelakor". begitulah bisik bisik yang di dengar sheila membuat kuping nya panas rasanya.
"gue bukan pelakor yaa,, dia yang tertarik sama gue. Dari dulu memang agham cinta nya sama gue, dan lo gak berhak ngatur gue dan agham. Kita saling cinta rom. Lo gak akan ngerti". pekik sheila tak kalah keras.
"Astaghfirullah mba, nyebut mba. Merebut yang bukan hak kita gak akan berkah". celetuk salah seorang pengunjung cafe membela bunga yang matanya mulai memerah menahan emosi. Tapi dia berusaha menahan semuanya. Karena banyak pengunjung langganan cafe bunga.
Di mulut bunga terus membaca doa dan ber istighfar agar tidak terpengaruh oleh ucapan sheila wanita yang telah merebut suaminya...
Bunga menghampiri meja sheila dan romi yang masih membicarakan nya.
*Loh ada elo? ngapain lo di cafe bagus gini? mau godain yang punya cafe ini ya?" tanya sheila.
__ADS_1
"hhmmmm gue tau. Lo pasti iri liat gue sama agham mesra?"
"Maaf? iri sama pelakor? gak usah kepedean yaaa situ. Gak mungkin mba bunga iri sama pelakor. Kehilangan agham, bakal tumbuh seribu yang lebih dari agham. Mba bunga itu cantik dan pintar. Jadi mendingan situ pergi aja dari sini menganggu tau gak!!" ucap riska panjang lebar karena melihat bunga seperti syok.
"Lo pelayan aja gak sopan, sombong. Gue bakal aduin lo ke owner nya supaya di pecat!!".
"Dia gak akan di pecat sheil". ucap romi menghampiri mereka.
"Eh romi bocah ini ruh ikut campur urusan orang. Mesti di pecat lah. Mana panggil owner lo!!" bentak sheila ke riska.
"Bunga gak bakalan pecat karyawan rajin nya ini. Mending lo balik deh sana susul pacar lo itu". ucap romi lagi.
"Heh, kenapa si bunga yang mecat. Sok banget dia. Emang dia siapa? cuma cewek yang bodoh di bohongi cowoknya bertahun tahun".
"Cukup yaa !! saya minta kamu pergi dari sini. Atau saya seret paksa kamu keluar!!" bentak bunga. Membuat riska dan sheila serta pengunjung lain melongo melihat bunga marah.
Pasalnya wanita cantik itu terus bersikap lembut pada semua orang. Baru kali ini melihat seorang bunga begitu marah. Kali ini ia memang benar benar emosi oleh pacar mantan suaminya itu, karena benar benar keterlaluan dan melewati batas.
"Cafe bagus ini milik saya, Bunga Delia Maharani. Jadi saya tidak akan memecat karyawan saya tanpa alasan jelas, dan silahkan tinggalkan cafe ini karena anda mengganggu ketenangan pengunjung". ucapan bunga membuat sheila memerah menahan marah dan malu secara bersamaan. Lalu dia pergi meninggalkan cafe itu.
Bunga pun meminta maaf atas kejadian yang mengganggu kenyamanan pengunjung cafe.
__ADS_1
Sheila syok cafe bagus dan ramai pengunjung itu milik bunga. Pasti itu pemberian agham. Pikirnya seperti itu.
"Itu pasti pemberian agham, gue harus ambil cafe itu!!" gumam sheila.