Pernikahan 24 Jam

Pernikahan 24 Jam
Masih dingin


__ADS_3

"Memang nya kamu suka cokelat yaa? bukan nya waktu itu kamu bagi bagi cokelat ke OB karena gak suka?". tanya agham dengan wajah yang masih datar.


"Ah, hmm itu yaa. Itu. Oh, itu aku lagi diet pak. Jadi gak makan cokelat dulu. Sekarang udah gak diet, makanya kepengen makan cokelat". jawab Niken.


"Oh gitu. Jadi, sekarang sudah gak diet?" tanya agham


"Hhmm iya pak. Saya takut terlalu kurus. Makanya saya pengen makan cokelat saja pagi ini. Makan yang manis manis". ujar Niken


Entah kenapa Niken ingin sekali agham seperti kemarin yang perhatian dan romantis padanya.


Niken seolah melupakan ada Sheila yang sudah menjadi pendamping hidup agham.


Bahkan Niken menjadi senang karena agham. bertanya tanya pada nya.


Entah lah, Niken seolah melupakan sakit nya di khianati.


"Ya sudah kamu bekerja saja dulu, tolong periksa berkas penting ". setelah mengatakan itu agham masuk lagi ke dalam ruangan nya


Niken pun masuk ke ruangan nya iya.


Tak berselang lama, seorang OB menghampiri Niken dan memberikan cokelat dua buah beserta kartu ucapan yang menempel di kedua cokelat tersebut.

__ADS_1


"Mba, ini titipan cokelat nya. Saya permisi dulu yaa ". ujar petugas kebersihan itu.


"Ah iyaaa mas. Terima kasih yaa sudah di antarkan".


"Iyaa sama sama mba. Surat kecil nya hati hati lupa yaa mba hehehe". petugas kebersihan itu pun tertawa kecil.


"Iyaa"


Setelah petugas kebersihan itu pergi, Niken membaca surat kecil yang menempel di coeklat tadi.


"*Hai, Niken. Ternyata kamu suka cokelat yaa hehe. Ku kira kamu suka aku. uuppsss. Selamat menikmati cokelat nya yaa".


Begitulah isi surat, atau bisa di bilang kartu ucapan yang membuat Niken senyum senyum sendiri di buat nya.


"Romantis banget sih dia. Sebelum mulai bekerja, aku makan dulu deh cokelat ini. Supaya tambah semangat kerja nya. Asiikk dapet asupan tambahan semangat".


Niken pun membuka bungkus cokelat tersebut dan memakan nya sedikit sedikit sambil bernyanyi kecil tentu nya dengan membuka tiap berkas yang di berikan bos kesayangan nya itu.


Perubahan Niken membuat agham di dalam ruangan nya tersenyum licik.


Juga dia sangat senang karena seperti nya Niken mulai luluh dengan usaha nya itu.

__ADS_1


Agham tak akan melepaskan kesempatan ini tentu nya.


🦋🦋🦋


Siang hari nya, di jam istirahat makan siang. Agham tengah mempersiapkan hadiah kecil namun bernilai fantastis yang akan ia berikan untuk Niken.


Sebuah cincin berlian kecil yang sangat manis.


Ia letakkan di dalam kotak kecil dengan pita kecil pula di atas nya.


Selagi Niken keluar makan siang bersama staf lain nya, agham masuk ke dalam ruangan Niken dan meletakkan kotak kecil berisi cincin berlian itu di atas meja kerja Niken.


Tidak lupa agham menaruh kartu ucapan lagi yang berisikan kata kata romantis membuat siapa pun yang membaca nya menjadi senyum senyum sendiri pasti nya.


Agham kembali ke ruangan nya dan dia makan siang di sana.


Tadi nya ia akan mengajak Niken makan siang bersama, tapi ia urungkan karena ia takut banyak mata mata Sheila yang bisa saja langsung mengadukan hal itu ke Sheila istri nya di rumah.


Sekembalinya Niken dari makan siang, benar saja Niken tersenyum senang melihat hadiah itu dan membaca kartu ucapan nya membuat dia berbunga bunga jadi nya.


Niken seolah lupa jika perasaan itu salah...

__ADS_1


__ADS_2