Pernikahan 24 Jam

Pernikahan 24 Jam
Cewek itu Lagi


__ADS_3

Setelah semua selesai makan siang, mereka pun bergegas masuk ke mobil lalu pergi menuju lokasi proyek.


Sampai di sana, mereka semua mengamati proyek yang sedang berjalan.


Romi dan Agham berjalan sambil evaluasi proyek tersebut.


Ada satu mandor berlari menuju ke arah Denis yang sedang berada di belakang Romi dan Agham.


"Permisi pak Denis, hhuuhh huuuhhshh". ucap mandor itu terengah-engah.


"Ada apa pak Bambang?" tanya Denis pada pekerja sebagai mandor itu.


"Itu pak, ada perempuan masuk ke area proyek dan tertimpa tangga. Sekarang pingsan". ucap pak Bambang


"Innalilahi, perempuan siapa pak Bambang? apa kerabat para pekerja?". tanya Denis lagi


"Bukan pak. Karena mereka pun tak ada yang mengenali perempuan itu. Kalo di lihat dari cara berpakaian nya sih, seperti nya perempuan dengan ekonomi yang mapan pak. Kita lihat ke sana saja pak Denis". pak Bambang pun berlari lagi ke tempat dimana perempuan yang tertimpa tangga itu berada.


Sebelum menyusul pak Bambang sang mandor, Denis memberitahu kabar kecelakaan itu pada dua bos nya yang jalan lebih dulu di depan.


"Pak, maaf. Bisa ikut saya sebentar. Ada orang asing masuk ke proyek kita dan dia kecelakaan karena tertimpa tangga besar di area proyek". jelas Denis.

__ADS_1


"Hah?? kok bisa sih? mari kita cek pak Romi. Semoga tidak ada masalah besar". ujar agham.


Sedangkan Niken dan Santi mengikuti dari belakang dan sedikit berlari karena kondisi genting.


Apalagi di kabarkan perempuan itu pingsan di tempat yang tertimpa tangga.


Denis berjalan paling depan.


Sedangkan yang di belakang, Romi, Agham, Santi dan juga niken mengikuti Denis dengan langkah terburu-buru.


Padahal penjagaan nya sangat ketat. Mereka semua bingung dari mana perempuan itu berasal.


"Itu pak. Kita bawa ke rumah sakit atau bagaimana ini?". tanya pak Bambang.


"Sudah gham. Tahan dulu. Itu kita bicarakan nanti. Sekarang kita bawa saja ke rumah sakit". ucap Romi.


"Mari kita angkat pak Bambang, yang lain tolong bantu ya". ujar Denis.


Begitu perempuan itu di angkat dan terlihat wajah nya. Agham menghentikan Denis dan lain nya yang akan membawa perempuan itu ke dalam mobil.


"Tunggu sebentar!!". agham mendekat ke arah perempuan itu.

__ADS_1


"Ini, Sheila!! kenapa bisa dia sampai disini?? Rom, ini Sheila istri gue". ucap agham.


Agham langsung mengambil Sheila dan menggendong nya ke mobil.


Semua melihat dengan heran.


Romi dan Denis menyusul agham ke mobil.


'Sial, kenapa juga sheila nyusul kesini? nyusul atau memang dia buntuti gue yaa? Delisa sama siapa di rumah?' batin agham geram sekali.


'Duuhh kayanya gue salah kasih tau kegiatan bos ke istri nya deh. Tapi, perasaan gue gak enak waktu itu '. batin Niken


"Rom, tolong cepet bawa mobil nya". ucap agham nampak khawatir.


"Iyaa sabar gham. Ini juga udah buru-buru".


Yang ikut ke rumah sakit Romi dan Niken. Sedangkan Denis dan Santi stay di lokasi proyek melanjutkan meninjau perkembangan proyek.


"Lo gak tau emang nya gham istri Lo itu ikut kita? Lo gak ada kasih tau sebelum berangkat emang nya? ini pasti dia curiga sama lo". ucap Romi.


Niken hanya diam saja tak berani komentar. Dia merasa bersalah.

__ADS_1


"Diem deh Rom, fokus nyetir aja". ucap agham keras.


__ADS_2