
"Bayu.. mas Kevin adalah Bayu???" ucap Risa sambil memegangi bingkai foto masa kecil Kevin.
Risa menelan ludahnya hampir tidak percaya. Dia meletakkan kembali bingkai foto tersebut dan berlari menuju kamarnya.
"Apa benar mas Kevin adalah Bayu...." mata Risa berkaca-kaca
Flashback 15 tahun lalu
Semarang
"Ah jangan digelitik.. geli kak.." Ucap Risa kecil tertawa menghindari gelitik Bayu
"He. .he. .he. . Sini Icha" ucap bayu mendekati Risa kecil
Risa berumur 7 tahun dan memiliki naka panggilan oleh orang tua kandungnya dengan sebutan Icha. Sedangkan Kevin memiliki nama asli Bayu. Bayu tidak memiliki orang tua dan tinggal di panti asuhan. Bayu berteman akrab dengan Icha
"Cha..ayok ke rumahmu, aku mau pinjam krayon. Punyaku sudah habis" ajak Bayu
"Tapi ayah sama ibu belum pulang kak. Rumahnya masih dikunci" jawab Icha
"Bentar lagi ayah ibu pasti pulang. Ayo tunggu di sana" ajak Bayu
"Ayo kak.. " sahut Icha
Mereka berdua pun pergi menuju rumah Icha. Mereka saling tertawa bersama, mereka dekat seperti saudara kandung.
"Tuh kan..ayah sama ibu belum pulang kak" ucap Icha kecewa
"ini kunci pintunya disini Cha.." tunjuk Bayu pda pot bunga
"Ayo dibuka kak.." ajak Icha
Ceklek....
pintu terbuka
Icha dan Bayu sama-sama masuk. Icha pergi ke kamar mengambil kotak krayon nya.
"Ini kak krayonnya.." ucap Risa sambil memberikan kotak krayon
Bayu pun menerima. Mereka menggambar dan bermain bersama.
"Icha..ini gambar aku. Besar nanti kalau aku sudah punya banyak uang, aku ajak kamu jalan-jalan kemanapun kamu mau" ucap bagu bersemangat sambil memperlihatkan gambarnya
"Ihh..kok icha kecil banget sih kak..jelek lagi" jawab Icha
__ADS_1
"Kan kamu emang kecil dan jelek.. Hahahah" gurau Bayu
"Ih kak Bayu...." ucap Icha manja
Mereka masih asyik bermain bersama. Tanpa disadari ada aliran listrik yang putus di kabel TV. Baunya menyengat tetapi kedua anak tersebut tidak paham akan hal itu.
Bayu tertidur bersama Icha. Konsleting listriknya sudah mengeluarkan asap yang mengepul. Tapi kedua anak tersebut masih belum juga terjaga.
Pukul 5 sore
Ayah dan ibu yang melihat rumahnya mengeluarkan asap pun panik seketika. Mereka berlari dan meminta tolong kepada para tetangga. Ayah membuka pintu dan ternyata tidak dikunci. Dilihatnya anak-anak sedang tertidur. Ayah yang melihatnya langsung menggendong Icha keluar. Ibu yang melihat ayah pun menjadi panik dan kalang kabut. Api sudah membesar dan para tetangga sudah membantu semampunya.
"Ada Bayu di dalam buk.." teriak ayah di pintu
Ibu yabg mendengar oun langsung berlari masuk rumah.
Ayah panik melihat ibu masuk rumah. Api semakin membesar. Ayah meletakkan Icha di luar dan berlari mengejar ibu.
Ibu mencoba membangunkan Bayu, Bayu terbangun dan kaget melihat sekelilingnya. Dia menangis histeris.
"Ayo bu.. Bayu kita keluar" teriak ayah
Tapi tiba-tiba kaki ibu mengalami keram dan tidak bisa digerakkan.
"Kaki ibu gak bisa digerakkan pak..." teriak ibu sambil menangis
"Ayo ayah gendong bu. Bayu cepat lari keluar dulu nak.." ucap ayah pada bayu
Bayu berlari keluar rumah
Tiba-tiba kayu atap rumah terjatuh tepat di belakang Bayu. Bayu menangis karena kayu tersebut menutupi jalan pintu keluar
Bayu menangis..
"Ayah..ibu.. Huu..huu..huu" Bayu menjerit dan menangis
Tangan Bayu di tarik seseorang untuk menjauhi kobaran api tersebut.
Hingga akhirnya Bayu pingsan.
Icha menyaksikan kejadian tersebut dari kejauhan. Tangisnya menjadi semakin keras melihat kobaran api. Ya..ayah dan ibunya berada di dalam sana
Warga masih berusaha memadamkan api..tapi hingga mobil pemadam datang hasilnya nihil. semua sudah terbakar
Mobil ambulans membawa jenazah kedua orang tua Icha.
__ADS_1
Sejak kejadian itu..Risa ikut bersama pamannya dan tidak pernah bertemu dengan Bayu
Flashback off
Tanpa disadari air mata Risa menetes
"Ayah..ibu.. Risa menikah dengan Bayu. Anak kecil yang ayah dan ibu dulu selamatkan" ucap Risa sambil terisak
Dia mengingat kembali semua perlakuan Kevin terhadapnya. Rasanya tidak adil dia diperlakukan seperti itu. Tapi dia hanyalah Risa.. gadis sederhana yang selalu sabar dan kuat.
"Baiklah.. mas Kevin, aku akan membuat kamu menerimaku menjadi istrimu" ucap Risa sambil mengusap air matanya.
Pagi hari
"Ahh.. kepalaku pusing banget" ucap Kevin sambil memijat kepalanya
"Tadi malem gimana gue pulang.." Kevin mengingat-ingat
"Ah gadis itu yang membawaku ke kamar" ucap Kevin masih berusaha mengingat
Kevin beranjak dan tempat tidurnya dan pergi menuju kamar mandi. Kevin mencuci mukanya dan menggosoknya keras-keras
"Gue lupa tadi malem ngapain aja.. Ahh" ucap Kevin sambil mengacak rambutnya
Kevin menuju dapur dan melihat Risa sedang memasak
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Hai-hai readers ❤️ Thanks banget udah mampir di karyaku "Pilihan takdir". Author minta tolong sekali...kasih banyak saran dan masukan dong. Dan jangan lupa klik tombol vote, like dan coment
love you all para readers ❤️