Pilihan Takdir

Pilihan Takdir
Rumah Sakit


__ADS_3

Store Cabang Milik Rendi


"Hallo Risa.." sapa Rendi dari melalui ponselnya


"Hallo Ren.." sahut Risa


"Aku sedang di Jakarta nih, kita makan siang bersama gimana?" ajak Rendi kepada Risa


"Duh maaf, hari ini tidak bisa. Karena aku sudah ada janji dengan dokter" tolak Risa karena tidak bisa


"Kamu sakit?" tanya Rendi


"Tidak, hanya saja aku harus cek up setelah rahimku dibersihkan" jawab Risa


"Baiklah, lain kali saja kita makan bersama. Kalau begitu aku tutup dulu ya" ucap Rendi sedikit kecewa


Rendi dengan wajah malasnya hanya bisa menghela nafas dan tersenyum kecut. Dia mengambil teleponnya dan menghubungi Fiona


"Tolong nanti belikan saya makan siang" ucap Rendi kepada Fiona


"Baik pak.." sahut Fiona


Rumah Kevin


"Siapa yang menelepon?" tanya Kevin sambil memasang dasi di lehernya


"Rendi, dia sedang di Jakarta dan ngajak kita makan siang bersama" sahut Risa jujur


"Suruh saja datang ke rumah untuk makan malam" ucap Kevin yang masih sibuk merapikan kemejanya


"Nanti kamu saja ya yang menelepon yank, sekarang ayo kita berangkat sudah hampir telat ini" ucap Risa mengingatkan Kevin


"Iya seaabentar lagi" sahut Kevin lalu menyemprotkan parfum ke tubuhnya.

__ADS_1


Risa berjalan lebih dulu dan segera menuju ke mobil. Risa sudah duduk di dalam mobil sedangkan Kevin terlihat baru saja menutup pintu rumah.


"Kenapa buru-buru sekali.." tanya Kevin yang baru saja masuk ke dalam mobil dan memasang sabuk pengaman. Kevin penasaran melihat Risa yang sangat semangat ingin cepat-cepat ke rumah sakit.


"Kamu tau kan yank kalau tamuku sudah pergi. Kemarin dokter berpesan jika tamuku sudah pergi harus segera ke rumah sakit" jawab Risa jujur


"Oh yaa.. berarti nanti malam kita bisa enak-enak dong yank" goda Kevin dengan melirik manja ke arah Risa


"Ih pikirannya itu-itu terus.." sahut Risa dengan ekspresi sedikit sebal


"Kita lihat nanti keadaan nya, dan tanya dulu sama dokternya" lanjut Risa


Kevin hanya tersenyum melihat ekspresi Risa, kemudian Kevin lebih fokus mengemudikan mobilnya.


Lima belas menit kemudian Kevin dan Risa sampai di rumah sakit. Kevin segera memarkirkan mobilnya dan turun bersama Risa.


Setelah menunggu sekitar lima menit, Kevin dan Risa dipersilahkan masuk oleh perawat.


Dokter melihat sejenak hasil USG tersebut


"Sudah bersih ya bu. Dan sekarang mau program lagi ya. Silahkan berbaring dan saya akan memeriksanya lagi" ucap dokter memberi petunjuk kepada Risa


Risa kemudian berbaring di kasur perawatan dengan ditemani Kevin di sampingnya. Kevin menaikkan selimut sampai ke perut Risa


"Sekarang bisa dilihat ya, sudah terjadi penebalan dinding rahim kembali. Tandanya ibu sebentar lagi akan memasuki masa subur dan sangat bagus untuk program kehamilan." ucap dokter menjelaskan hasil USG Risa melalui monitor


Risa dan Kevin yang melihatnya tersenyum tipis di sudut bibirnya. Benar-benar kebahagiaan yang luar biasa dirasakan keduanya.


"Nah, yang ini adalah bagian serviksnya. Kondisinya normal dan bagus, tidak ada luka ataupun infeksi" lanjut dokter menjelaskan


"Sekarang kita lihat ovariumnya" imbuh dokter sambil menggerak-gerakkan probe yang digunakan untuk USG


"Ada beberapa sel telur yang sudah dihasilkan. Diperkirakan sel telur akan matang kurang lebih dua minggu lagi, saya akan memberi vitamin untuk mambantu pertumbuhan sel telur tersebut" jelas dokter kepada Risa dan Kevin

__ADS_1


"Sudah selesai, saya sudah mencetak semua hasil USG hari ini. Tetap berbaring sebentar bu akan saya ambilkan suntikan hormon penyubur sel telur" ucap dokter lalu berdiri dan berjalan ke rak obat dekat ranjang Risa


Risa merasakan tulang panggulnya sedikit dingin ketika dokter menyuntikkan sesuatu di dekat panggul Risa.


"Silahkan duduk kembali bu" ucap dokter memberi perintah


Risa dengan dibantu Kevin segera bangun dari ranjangnya dan kembali duduk di hadapan dokter.


"Ini hasil USG hari ini. Dan ini resep vitamin untuk bapak dan ibu, disitu sudah ada aturan minumnya. Lakukan hubungan badan seminggu tiga sampai empat kali, waktu subur ibu diperkirakan tanggal 20-23, usahakan berhubungan di tanggal itu ya pak, bu. Untuk pola makan bapak dan ibu tolong hindari dulu makanan instan, bersoda dan kafein. Perbanyak konsumsi makanan yang tinggi asam folat. Istirahat yang cukup dan hindari stres. Silahkan datang kembali jika ibu telat datang bulan dan jika datang bulan lagi. Semoga berhasil ya pak bu" ucap dokter menyemangati


"Jika melakukan hubungan setiap hari di tanggal tersebut bisakah dok?" tanya Kevin penasaran


Dokter tersenyum sejenak


"Bisa pak, tapi lebih baik diberi senggang waktu. Saya sarankan di tanggal 21 dan 23 pak" jawab dokter


"Baik, terimakasih dok" ucap Risa


"Apa masih ada hal yang ditanyakan lagi?" tanya dokter lagi


"Tidak dok" sahut Kevin lalu segera berpamitan untuk keluar


Kevin dan Risa sudah di dalam mobil dan perjalanan menuju rumah.


"Aku lupa bertanya kepada dokter..." ucap Kevin sedikit mengejutkan Risa yang menatap jendela


"Tentang apa?" tanya Risa


"Nanti malam apakah sudah boleh kita melakukannya??" sahut Kevin jujur


"Dasar pikiran mesum.. tunggu dulu beberapa hari" ucap Risa lalu mengalihkan pandangannya dan tertawa mendengar ucapan Kevin


Kevin melihat sekilas tawa Risa, dia tersenyum bahagia melihat Risa yang juga bahagia.

__ADS_1


__ADS_2