
Sudah seminggu Risa bekerja di store
"Selamat pagi Risa.." sapa Rendi
"Pagi mas.." sahut Risa
"Panggil Rendi aja..kita seumuran kan?" tanya Rendi sambil tersenyum
"Memang pak Rendi umur berapa?" tanya Risa
"Aku baru 21 tahun nih.. hehe" Rendi menyeringai
"Kalau gitu aku panggil dik Rendi gimana? Hehe.." Risa tertawa
"Jadi gimana mbak Risa, ada yang bisa adik bantu?" gelitik Rendi
Mereka berdua saling tertawa. Kevin yang melihatnya dari kejauhan memasang muka masam
"Dasar gadis genit. " gumam Kevin dalam hati, lalu Kevin berlalu melewati mereka berdua tanpa menyapa.
Siang hari
"Makan siang yuk Ris.." ajak Rendi
"Emmmm..aku sedang tidak berselera, kamu makan aja dulu" ucap Risa
"Yakin nih.." tanya Rendi kembali
"Iya...." jawab Risa
"Okelah.." jawab Rendi dengan raut muka yang agak kecewa.
"Kok badanku ngerasa gak enak sih.." gumam Risa
Risa menempelkan tangan di jidatnya
"apa demam ya.." gumam Risa
"sepertinya aku kelelahan.." lanjut Risa
Pulang dari store jam 4 sore. Sesampainya di rumah Risa merasa tidak kuat lagi dan langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur. Ditarik selimutnya sampai menutupi lehernya.
Risa tertidur
__ADS_1
Rendi masih di store dan sedang mencari seseorang
"Mbak Ana.. Risa dah pulang ya? kok aku cariin ga ada?" tanya Rendi pada Ana
"Emang ngapain elu cari Risa?" Kevin tiba-tiba datang menimpali.
"Tadi siang kayaknya dia gak makan siang..mau gue beliin sesuatu" jawab Rendi
"Ehemmmm.. perhatian banget mas Rendi" goda Ana
Rendi hanya senyum-senyum sendiri mendengar ledekan Ana. Sedangkan Kevin memasang wajah kecut dan meninggalkan mereka berdua.
Kevin merapikan berkas-berkas pekerjaannya dan mengambil kunci mobilnya. Dia menuju parkiran dan masuk ke dalam mobilnya. Tiba-tiba
"Tok..tok..tok.." kaca jendela Kevin diketuk
"Apa..?" tanya Kevin ketus
"Gue nebeng ya.. mobil gue lagi mogok tuh" jawab Rendi sambil melirik sebuah mobil
"Enggak. Elu naik taksi" jawab Kevin sambil menurunkan kaca jendela
Kevin melaju meninggalkan Rendi di parkiran
Di perjalanan, Kevin mampir ke sebuah restoran untuk membeli makanan. Dia keluar dengan membawa bungkusan dua kresek besar. Sampai di mobil Kevin melihat isi bungkusan tersebut
"Ngapain juga gue beli sebanyak ini.." ucap Kevin terheran-heran
Dia kembali melajukan mobilnya menuju rumah
10 menit kemudian dia sampai di rumah. Dia masuk dan menuju dapur, tidak ada Risa disana. Dia meletakkan makanan yang dibelinya di atas meja makan. Dia mencari Risa di teras samping rumah, tidak ada Risa disana.
"Dimana sih tuh orang.." gumam Kevin sambil melihat sekeliling rumah
Kevin menuju arah kamar Risa
"Apa dia di dalem ya..." ucap Kevin dalam hati
"gue ketuk pintunya apa gue pak panggil dari sini aja ya.." Kevin bingung harus bagaimana memanggil Risa, akhirnya
"Apa elu di dalem?" ucap Kevin di dekat pintu
tidak ada jawaban
__ADS_1
"Hei..elu di dalem enggak?" tanya Kevin lagi
Perlahan Kevin membuka pintu dan terbuka, dia melihat sekeliling kamar tersebut dan melihat seseorang sedang tidur dan berselimut. Kevin mendekat
"Gue dah beli makanan.. ayo makan, katanya elu tadi belum makan" ucap Kevin
"Elu tidur atau pingsan sih.." ucap Kevin lagi sambil mencolek tangan Risa
Kevin merasakan tangan Risa panas, di letakkan telapak tangannya pada dahi Risa.
"Elu demam.." ucap Kevin
Kevin kemudian keluar kamar Risa dan menuju dapur. Diambilnya sebuah kotak yang berisi obat-obatan. Segelas air putih dan makanan yang tadi dibelinya.
"Ayo bangun dulu, makan terus minum obat.." ucap Kevin sambil menggoyang tubuh Risa
"Emmmmhhhh..." Risa menggeliat
"Aku tidak berselera mas.." lanjut Risa
"Elu harus makan terus minum obat. Baru seminggu kerja dah nyusahin orang aja" ucap Kevin ketus
Risa mengumpulkan tenaga untuk bangun. Dia mengambil piring yang dibawa oleh Kevin
"Makasih mas makanannya, maaf aku gak masak" ucap Risa lirih
Kevin keluar kamar dan meninggalkan Risa di kamar. Risa menyantap makanannya dan meminum obatnya.
di kamar
"Semoga cepet baik deh tuh cewek, nyusahin aja kalau dia sampai sakit" ucap Kevin tersenyum tipis
Keesokan harinya
"Ahh..segarnya, nyenyak sekali tidurku tadi malam" ucap Risa tersenyum
Risa bangun dan menuju kamar mandi, badannya sangat gerah dan lengket, dia ingin sekali segera mandi. Setelah mandi dia menuju dapur dan ingin memasak. Tapi dilihatnya sudah ada 2 piring nasi goreng di meja makan.
"Mas Kevin masak..." ucap Risa penasaran
"Akhir-akhir ini sikap mas Kevin beda..gak sekasar dulu" gumam Risa dan tersenyum
Kevin menuju meja makan dan melihat Risa sudah duduk disana. Dia menarik kursi dan mulai makan tanpa menyapa Risa. Keduanya saling diam dan tidak ada yang bicara.
__ADS_1