Pilihan Takdir

Pilihan Takdir
Cemburu


__ADS_3

"Selamat pagi mas..." sapa Risa ketika melihat Kevin belajar menuju dapur


"Iya pagi juga.." jawab Kevin dengan mengucek sebelah matanya


"Masak apa..??" tanya Kevin


"Cah kangkung sama rica-rica ayam" jawab Risa yang masih membelakangi Kevin


"Mau kopi..?" tanya Risa


"Boleh.." jawab Kevin


Lima menit kemudian


"Nanti berangkat bareng aku" ucap Kevin sambil menyeruput kopinya


Risa hanya tersenyum tidak menjawab, dan sedang sibuk meletakkan rica-rica ayam di atas piring


"Kenapa diem?" tanya Kevin


"Nanti mas malu..." canda Risa sambil mengerlingkan matanya


"Oh ya udah kalau gitu" ucap Kevin sekenanya


"Sudah.. Ayo makan dulu" ajak Risa


Setelah mereka berdua selesai sarapan, Kevin menuju kamar dan segera mandi, begitu juga dengan Risa. Setelah beberapa saat mereka keluar


"Ayo masuk mobil.." ajak Kevin


"Yakin mas..?? Nanti kalau ada yang tau tentang pernikahan kita gimana?" tanya Risa


"Tau ya gpp sih.." jawab Kevin sekenanya


Kevin sudah masuk dalam mobil. Sedangkan Risa masih berdiri tegak di dekat pintu mobil


"Ayo.. nanti kamu telat" kejut Kevin


"Okelah.." sahut Risa sambil menghela nafas dan masuk ke mobil


15 menit kemudian mereka sampai di store. Risa berjalan lebih dulu dan Kevin mengikutinya di belakang

__ADS_1


"Pagi Risa.. " sapa Rendi dengan senyum lebar


Kevin yang mendengarnya wajahnya berubah menjadi merah padam


"Pagi juga mas Rendi. ." jawab Risa


"Ehemmmm.." Kevin berdehem


"Eh pak Kevin.. selamat pagi pak" sapa Rendi yang menyadari kedatangan Kevin


"Kerja.. jangan ngobrol" ucap Kevin ketus sambil meninggalkan Risa dan Rendi


Kevin masuk ke dalam ruangannya dan melempar sembarangan tas kerjanya ke sofa


"Sebenernya ada apa sih sama gue.." ucap Kevin sambil mengusap kasar wajahnya


"Kenapa gue males liat Risa deket-deket sama si Rendi..? Apa gue cemburu?" gumam Kevin


Ketika jam makan siang, Kevin berniat mengajak Risa makan di luar. Saat Kevin keluar ruangan di melihat Risa sedang tertawa terbahak-bahak. Kevin mengamati Risa yang tertawa, Risa terlihat sangat cantik dan manis.. Kevin merasa bahagia melihatnya. Namun tiba-tiba wajahnya menjadi marah ketika melihat siapa yang membuatnya tertawa. Kevin lalu menghampiri Risa


"Aduuhh.. sakitt" ucap Risa sambil meringis


"Sakit mas.. lepasin aku" pinta Risa yang merasa tangannya kesakitan


"Denger.. kamu gak boleh deket sama laki-laki lain" tegas Kevin pada Risa sambil menunjuk dahi Risa


"Memang aku deket sama siapa? terus Kenapa gak boleh?" tanya Risa


"Gak sadar.?? tadi kamu cengingisan sama cowok lain.." ucap Kevin sinis.


"Emang kenapa?" selidik Risa


"Masih tanya??" ucap Kevin


"Kenapa..??" tanya Risa lagi


"Karena aku suami mu..." ucap Kevin dengan suara meninggi


Mata Risa berkaca-kaca


"Jadi sekarang kamu menerimaku mas?" tanya Risa pelan

__ADS_1


"Hmmmmm.." jawab Kevin dengan suara lebih pelan


"Tapi apa kamu sudah memaafkan sikapku yang kemarin..?" tanya Kevin


"Aku sudah memaafkanmu suamiku.." jawab Risa sambil mengusap ujung kepala Kevin


Mereka berdua saling menatap. Kevin menatap mata Risa yang teduh, sedangkan Risa menatap mata Kevin yang berkaca-kaca. Kevin menarik tubuh Risa dan mendekapnya dalam pelukan. Mereka berpelukan saling melepas rindu


Beberapa saat kemudian terdengar suara pintu diketuk. Kevin segera melepaskan pelukannya dan menyuruh Ana masuk


"Ini berkas yang bapak minta.." ucap Ana sambil memberikan sebuah berkas


Ana bertanya-tanya dalam hatinya, kenapa ada Risa di ruangan Kevin.


"Segera cari pengganti untuk Risa. Karena mulai besok dia sudah tidak bekerja lagi." ucap Kevin pada Ana


Risa dan Ana saling terperanjat tidak percaya dengan apa yang dikatakan Kevin. Tetapi dengan santainya Kevin kembali duduk di kursi kerjanya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hai-hai para readers tercinta ❤️


Yang ngaku suka sama novel "Pilihan Takdir" please dong klik LIKE, VOTE dan KOMEN. Kasih saran dan masukan sebanyak-banyaknya.. Ditunggu yaa


love you all 😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2