Pilihan Takdir

Pilihan Takdir
Sekretaris Baru


__ADS_3

"Maksudnya apa mas.. kenapa besok aku nggak boleh masuk kerja?" tanya Risa sambil mengernyitkan dahinya


"Kamu di pecat.." jawab Kevin dengan santai


Risa dan Ana yang mendengar ucapan Kevin sangat terkejut


"An.. tolong belikan 2 porsi makan siang" perintah Kevin pada Ana


" Baik pak. ." Ucap Ana kemudian pergi meninggalkan Kevin dan Risa


"Kenapa aku di pecat mas. Memang aku bikin kesalahan apa?" tanya Risa penasaran


"Kamu gak bikin kesalahan.." ucap Kevin dengan santainya


"Teruusss..??" tanya Risa sedikit sebal


"Mulai besok di rumah aja, gausah kerja" ucap Kevin sambil menatap Risa


"ayolah mas.. biarin Risa kerja disini" rengek Risa


"Enggak. pokoknya di rumah aja. Ngapain istri Dirut kerja jadi kasir??" ucap Kevin sambil melirik Risa


"Huufffttt.... Gini aja baru ngakuin kalo aku istrinya" gerutu Risa


"Lho kok ngomongnya gitu sih.." suara Kevin meninggi


Risa hanya meringis mendengar ucapan Kevin


"Makanya.. biarin aku tetep kerja ya mas?" rayu Risa


Kevin terdiam sejenak


"Oke.. tapi bukan sebagai karyawan kasir" ucap Kevin


"terus apa..?" tanya Risa


"Sekretaris pribadiku.." ucap Kevin sambil membuka laptopnya


Risa terkejut mendengar ucapan Kevin. Matanya membulat dan alisnya terangkat


"Kan udah ada mbak Ana mas.. masak iya sekretarisnya dua.." ucap Risa dengan agak ketus


"Ana kan sekretaris Dirut.. nah kamu jadi sekretaris pribadiku" ucap Kevin


"Terus kerjanya ngapain coba?" tanya Risa dengan mata membulat


"Ya ngelayanin kemauan aku lah.." jawaban Kevin sekenanya


"Dasar gak jelas.." gumam Risa

__ADS_1


"Gimana?? mau nggak??" goda Kevin


Risa masih tidak percaya dengan perkataan dan keinginan Kevin. Dalam hatinya selalu mengumpat dengan perubahan sikap Kevin yang menjadi lebih lembut.


"Apa-apaan sih dia.. main pecat sembarang orang aja. Dikiranya cari kerja gampang apa yaa.." gumam Risa dalam hati


Tiba-tiba pintu diketuk dan Ana masuk ke dalam ruangan. Di tangan menenteng 2 bungkus makanan dan menyerahkannya pada Kevin


""Ini pesanan bapak.." ucap Ana sambil menyodorkan bungkusan tersebut


"Terimakasih.." ucap Kevin


Ana keluar meninggalkan Kevin dan Risa


"Ayo makan..." ajak Kevin


"sama aku?" tanya Kevin


" Ya iyalah.. emang sama siapa lagi" jawab Kevin


Tiba-tiba handphone Risa berbunyi


"Hallo.." ucap Risa


"Dimana kamu Ris.. ayo makan siang, aku tunggu di restoran biasanya" suara Rendi di seberang sana


Kevin yang mendengar ucapan Risa tersebut terlihat bibirnya tersenyum tipis


"Emang kamu lagi dimana sih.." tanya Rendi lagi


"Lagi disini pokoknya.. ya udah aku tutup dulu ya. Daaa" ucap Risa sambil mematikan handphone nya


"Emang siapa yang nelpon..??" selidik Kevin


"Rendi.." jawab Risa datar


"Ada hubungan apa kamu sama dia.." tanya Kevin lagi


"Hubungan apa.. cuma temenan biasa kok" jawab Risa


"Kok sering keluar bareng.." tanya Kevin lagi sambil membuka bungkus makanannya


"Cuma makan siang...


ini jadi makan gak sih, kok di interogasi terus" ucap Risa dengan agak sebel


"Makan sambil interogasi.." jawab Kevin datar


Risa hanya mengernyitkan dahinya

__ADS_1


"Mulai sekarang kamu gak boleh deket2 lagi sama cowok lain" ucap Kevin sambil menikmati makanannya


Risa hanya diam tidak menghiraukan, dia asyik menikmati makanannya


"Kok gak di jawab sih.." ucap Kevin sambil memasang wajah masam


"Tapi tetep kerja di bagian kasir kan..." selidik Risa sambil goda Kevin


"Sekretaris pribadi dan gak boleh deket-deket sama cowok lain. " ucap Kevin tegas


"Maass...." Risa memelas


"Dengerin suami kalau lagi ngomong.." ucap Kevin ketus


"Terserah.." ucap Risa tidak kalah ketus


"Mulai hari ini, kamu resmi jadi sekretaris pribadiku." ucap Kevin sambil mengulurkan tangan untuk berjabat tangan


"Ini namanya pemaksaan tau.." ucap Risa sambil menepis tangan Kevin


"Nanti malem temenin bos keluar.. oke sayang?? goda Kevin pada Risa yang wajahnya sedang cemberut.


Risa hanya terdiam mendengar candaan Kevin. Mereka menghabiskan makanannya dan segera melanjutkan pekerjaan masing-masing.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hai-hai para readers tercinta ❤️


Yang ngaku suka sama novel "Pilihan Takdir" please dong klik LIKE, VOTE dan KOMEN. Kasih saran dan masukan sebanyak-banyaknya.. Ditunggu yaa

__ADS_1


__ADS_2