Pilihan Takdir

Pilihan Takdir
Jalan-jalan Malam


__ADS_3

"Aku pengen nanti malam kita jalan-jalan deh yank" ucap Risa tiba-tiba ketika sedang tiduran bersama Kevin


"Kemana?" tanya Kevin sambil membelai rambut Risa


"Ya pokoknya jalan-jalan aja, bosen di rumah terus" sahut Risa sambil sedikit memanyunkan bibirnya


"Ih gak jelas kemana tujuannya.. males ah" gerutu Kevin


"Kok gitu sih yank.. Lha mau nggak nih?" tanya Risa lalu mendongak ke arah Kevin


"Kita lihat nanti deh yank" sahut Kevin singkat


"Hmmm.. ya udah" Risa berdehem kesal


Malam harinya Kevin masih sibuk dengan handphone di tangannya. Risa merasa sedikit sebal karena keinginannya mungkin tidak akan diwujudkan oleh Kevin. Dengan malas Risa keluar menuju ruang keluarga dan memutuskan menonton tv.


Sepuluh menit kemudian, Kevin keluar kamar dengan membawa jaket di tangannya


"Jadi nggak yank?" tanya Kevin mengejutkan konsentrasi Risa


"Apa?" tanya Risa sedikit kesal


"Katanya mau jalan-jalan. Gimana sih.." gerutu Kevin


"Oh ayo.. aku kira tidak jadi" sahut Risa bersemangat


"Bi, kita keluar dulu ya. Bibi masak aja sesuai kesukaan bibi" teriak Risa kepada bi Nuri


"Iya non. Hati-hati di jalan" sahut bi Nuri


"Ayo yank.." ajak Risa


"Ini pakai dulu jaketnya" ucap Kevin lalu menyodorkan jaket yang dibawanya dari kamar


Setelah Kevin dan Risa siap, keduanya keluar rumah


"Mau kemana?" tanya Risa yang melihat Kevin berjalan ke arah garasi


"Ya ambil mobil dong yank" jawab Kevin

__ADS_1


"Kita jalan kaki saja ya yank.." rayu Risa


"Haa.. tidak ah. Kita naik mobil saja" tolak Kevin setelah sedikit terkejut


"Kita jalan di sekitar kompleks sini aja yank.. tidak perlu naik mobil" ucap Risa masih keukeh dengan keinginannya


"Naik mobil aja, aku tidak mau kamu nanti kelelahan" tolak Kevin lagi


"Aku mau jalan kaki yank.. ayolah" rengek Risa dengan menggelayut di lengan Kevin


"Oke. Tapi jangan sampai ngeluh kalau kamu nanti kecapean" ucap Kevin mengingatkan


"siap sayang" sahut Risa dengan senyum mengembang


Risa dan Kevin menyusuri jalanan kompleks di malam hari, langit yang masih menyisakan sedikit senja membuat suasana jalan semakin terasa hangat. Banyak orang berlalu lalang dengan motor ataupun mobil mereka. Risa dan Kevin berjalan bergandengan tangan membelah jalan dengan senyuman.


"Hai Risa.. mau kemana?" panggil Maya dari depan rumahnya yang sedang duduk bersantai di kursi rodanya


"Hai mbak Maya.. aku mau jalan-jalan ke depan" sahut Risa, dia menarik lengan Kevin lalu menghampiri Maya


"Wah.. romantis sekali" goda Maya sambil melirik Kevin dan Risa


Risa tersenyum lalu melihat wajah Kevin, Kevin membalas senyum Risa


"Kami baru saja mendapat musibah mbak" ucap Risa lirih. Kevin yang mendengar ucapan Risa lalu memegang erat tangan Risa


"Musibah? kenapa?" tanya Maya penasaran


"Sebulan yang lalu aku mengalami keguguran" ucap Risa sedih mengingat kejadian tersebut


"Yang sabar ya. Saya dulu juga pernah begitu, tetap berusaha yang terbaik" ucap Maya menyemangati


"Iya mbak" sahut Risa


"Ya sudah, kita lanjut jalan dulu ya mbak" ucap Risa


"Oke.." sahut Maya datar


Risa dan Kevin melanjutkan jalan-jalan mereka

__ADS_1


"Kamu suka jalan-jalan seperti ini yank?" tanya Kevin di tengah perjalanan mereka


"Iya yank. Dulu kalau di Semarang jalan-jalannya sama temenku Ratih" sahut Risa tersenyum


"Oh yaa.. apa pacarmu dulu tidak pernah mengajakmu jalan-jalan?" selidik Kevin sambil melirik ekspresi Risa


"Aku tidak pernah pacaran" sahut Risa datar


"Ah masak.. jujur saja yank" goda Kevin


"Serius sayang.. tanya aja sama bapak" jawab Risa lagi dengan yakin


"Kasihan sekali.. haha" ledek Kevin lalu menggelengkan kepalanya


"Ih.. iya aku tau pacar kamu dulu pasti banyak sekali" sahut Risa sambil memanyunkan bibirnya


"Betul sekali. Kamu sangat pintar menebak sayang" ucap Kevin lalu mengelus ujung kepala Risa


Risa yang mendengar jawaban dari Kevin merasa sedikit jengkel. Kevin yang melihat ekspresi Risa tersenyum geli karena bisa menjahili Risa. Sebenarnya Kevin tidak pernah memiliki banyak pacar. Dia hanya pernah berpacaran sekali dengan seorang wanita.


"Kita sudah sampai disini, mau makan apa yank?" tanya Kevin lalu melihat kiri kanan mereka yang banyak pedagang kaki lima menjajakan dagangannya


Risa melihat-lihat para penjual makanan tersebut


"Aku mau makan mie ayam yank" ucap Risa yang masih fokus melihat penjual mie ayam


"Kamu yakin?" tanya Kevin


"Iya sayang. Aku sudah lama tidak makan itu" sahut Risa yang masih belum beralih pandangan


Kevin melihat ekspresi Risa yang melihat penjual mie ayam, Risa menelan ludah dan hampir ngiler hanya dengan melihat gerobaknya saja. Kevin tidak tega jika tidak menuruti keinginan istrinya, dia memutuskan untuk makan mie ayam juga.


"Ya sudah, ayo" ajak Kevin menarik tangan Risa


Mata Risa berbinar melihat ajakan Kevin, dia bersemangat melangkahkan kakinya. Mereka memesan dua porsi besar mie ayam. Kevin sangat terkejut ketika dua porsi mie ayam disuguhkan, porsi yang sangat banyak sekali. Tapi Risa dengan yakin mampu menghabiskannya. Dan benar saja Risa menghabiskannya dan hanya menyisakan kuahnya. Setelah merasa sudah sangat kenyang dan sudah merasa puas makan, Risa dan Kevin pulang ke rumah.


"Terimakasih untuk malam ini ya sayang.." ucap Risa membelai lembut pipi Kevin yang masih berjalan di jalanan kompleks


"Iya sayang.." sahut Kevin datar lalu mencolek ujung hidung milik Risa

__ADS_1


Mereka pulang dengan senyum yang mengembang. Kevin sadar jika dia menikahi gadis sederhana dan akan selalu bersikap sederhana. Keinginan Risa hanyalah keinginan gadis sederhana, dan Kevin berjanji akan berusaha menuruti semua keinginan Risa sehingga membuatnya bahagia.


__ADS_2