Pilihan Takdir

Pilihan Takdir
Pesta Resepsi


__ADS_3

"Tidur yuk yank.. besok pasti acaranya bikin capek" ajak Risa pada Kevin yang sedang sibuk nonton bola


"Kamu duluan aja yank.. lagi seru nih" ucap Kevin tanpa melihat Risa


Risa berjalan menuju kamarnya meninggalkan Kevin. Lima belas menit kemudian Kevin menyusul Risa dan ikut menyembunyikan tubuhnya di bawah selimut.


Keesokan Harinya


Risa berada di dalam kamar hotel dan sedang dirias. Hari ini adalah hari pesta resepsi pernikahan Risa dan Kevin


"Cantik sekali.." ucap Kevin melihat Risa dari ambang pintu


Risa hanya tersenyum dan melirik suaminya itu. Dengan dibalut gaun putih bernuansa modern memperlihatkan tubuh ramping Risa. Rambutnya di sanggul rendah serta dihiasi dengan mahkota putih seperti tuan putri. Kalung berlian putih yang melingkar di lehernya membuat penampilannya sangat cantik dan manis


"Buruan pakai jasnya.. keburu tamu pada dateng" ucap Risa pada Kevin yang masih mengenakan kemeja.


"Mbak.. nanti tolong tatain rambutku ya" pinta Kevin pada perias


"Oke mas.." sahut perias


Beberapa menit kemudian


"Wahh.. cantik dan tampan sekali. Cocok banget" ucap perias melihat kedua mempelai yang sudah siap


"Terimakasih ya mbak udah dibikin cantik kayak gini.." ucap Risa pada perias


Kedua mempelai menuju ruang resepsi. Mereka melangkah di atas karpet merah. Dilihatnya ada teman-teman Risa dari Semarang, bapak Harun, pengacara Han, sekretaris Ana, Maya dan Rendi serta masih banyak lagi pegawai yang diundang.


Raut bahagia terpancar jelas di wajah keduanya. Risa menyalami dan memeluk beberapa teman dekatnya yang datang dari Semarang


"Selamat Ris.. kamu cantik sekali, semoga cepet dapat baby ya" peluk Ratih temannya dari Semarang.


Begitu seterusnya. Sampai Risa dan Kevin melihat sosok Rendi

__ADS_1


"Selamat kakak.." peluk Rendi pada Kevin


Kevin memeluk balik Rendi


"Ingat kata-kataku dulu, aku benar-benar tidak bercanda" ucap Rendi menginginkan


"Tenang saja.." sahut Kevin


Risa penasaran apa maksud perkataan Rendi tersebut. Tetapi dihiraukan di pikirannya


"Ris.. semoga kamu selalu bahagia dengan kakakku. Aku tidak akan memanggilmu kakak ipar..karena kita seumuran" ucap Rendi sambil terkekeh


"Dasar bocah.." ucap Risa sambil tersenyum


Pesta resepsi berjalan dengan lancar. Risa dan Kevin menyalami semua tamu sampai acara selesai


Di kamar hotel


"Duh capeknya.." gumam Risa sambil menyandarkan punggungnya di sofa


"Sayang..tolongin nih tanganku gak nyampe" ucap Risa sambil menunjuk resleting dressnya


Kevin mendekat dan membuka perlahan dres yang dikenakan Risa. Terlihat punggung yang putih di balik dress tersebut. Kevin sebagai laki-laki tidak bisa membohongi nalurinya. Diciumnya tengkuk istrinya sambil tangannya mengusap lembut punggung Risa.


Risa merasakan darahnya memanas ketika kulitnya di sentuh oleh Kevin. Risa menutup matanya menikmati perlakuan Kevin


Kevin menghentikan kegiatannya dan segera mengangkat tubuh Risa ke ranjang


"Aku mandi dulu ya.." ucap Risa lembut di telinga Kevin


Risa kemudian berdiri dan berjalan menuju kamar mandi. Kevin melihat langkah Risa hilang di telan pintu kamar mandi


Kevin membuka kemeja dan celananya, kemudian dia masuk ke kamar mandi. Risa yang sedang berendam tiba-tiba terkejut melihat seseorang yang masuk

__ADS_1


"Ngapain mas.." tanya Risa terheran-heran


"Mau mandi lah.." ucap Kevin datar


Kevin menanggalkan celana dalamnya dan ikut masuk ke dalam bathtub. Tubuhnya dilumuri sabun yang berbusa dan mendekatkan tubuhnya ke arah Risa


"Gosokin punggungku yank.." perintah Kevin


Kevin memunggungi Risa dan kemudian dengan perlahan Risa menggosok punggung Kevin.


"Sini aku gosok punggung kamu.." ucap Kevin yang tiba-tiba membalikkan tubuhnya


"Gak usah yank.." tolak Risa


Namun tanpa basa-basi, Kevin langsung menggosok dan memijat perlahan bagian depan Risa. Risa yang mendapat perlakuan tersebut wajahnya merona dan serasa mendapat serangan aliran listrik. Kevin yang melihat ekspresi Risa langsung melancarkan aksinya dan lebih berani menggerayangi tubuh Risa. Beberapa menit kemudian dilihatnya Risa yang sudah memejamkan mata. Kevin langsung mengangkat tubuh Risa untuk bilas di bawah shower. Mereka berpelukan di bawah shower dan bibir keduanya saling melumat


"Emmmhhh..." desah Risa di tengah ciumannya


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Hai-hai para readers tercinta ❤️


Yang ngaku suka sama novel "Pilihan Takdir" please dong klik LIKE, VOTE dan KOMEN. Kasih saran dan masukan sebanyak-banyaknya.. Ditunggu yaa 😘😘


__ADS_2