Pilihan Takdir

Pilihan Takdir
Le Bridge


__ADS_3

"Selamat pagi mas.." sapa Risa melihat Kevin berjalan ke arah dapur


"Hmmmmm.. pagi juga" sahut Kevin sambil menarik kursi


"Gimana tidurnya nyenyak nggak..??" tanya Risa sambil menyodorkan secangkir kopi


"Begitulah.." jawab Kevin datar


"Masak apa..??" tanya Kevin


"Terong Balado sama ayam goreng" jawab Risa


"Oh.. " ucap Kevin sekenanya


Risa merasa ada yang aneh dengan respon Kevin


"Kenapa lagi ini orang.. pagi-pagi cuek banget" gumam Risa dalam hati


"Jangan lupa.. hari ini hari pertama kamu kerja sebagai sekretaris pribadiku" ucap Kevin sambil menyeruput kopinya


"Tapi hari ini kan hari libur.. " jawab Risa sedikit kesal


"Sekretaris pribadi mana ada liburnya.." jawab Kevin


"Terus hari ini ngapain..??" tanya Risa


"Liburan.." jawab Risa datar


"Mas.. serius dong" ucap Risa kesal


"Ya ini serius.. katanya hari ini hari libur, makanya kita liburan" jawab Kevin agak ketus


"Gak bisa diajak ngomong serius deh.." gumam Risa


Kevin hanya terdiam dan tersenyum tipis melihat wajah Risa yang sedikit masam. Mereka kemudian sarapan bersama dan setelah itu Risa mencuci piringnya


"Maaf ya dah bikin kamu kesel.. hari waktunya kita untuk menikmati masa-masa pengantin baru" ucap Kevin yang tiba-tiba memeluk tubuh Risa dari belakang ketika dia masih mencuci piring


Risa yang tiba-tiba mendapat perlakuan seperti itu, jantungnya langsung berdegup kencang. Rona merah pada wajahnya tidak dapat disembunyikan lagi.


"Kok diem sih.." ucap Kevin lagi lalu mencium pipi kanann Risa


"Emm anu mas.. jangan kayak gini dulu, nanti piringnya jatuh" ucap Risa terbata-bata


"Sini aku bantuin.." ucap Kevin sambil melepaskan pelukannya


Risa bernafas lega setelah Kevin melepaskan pelukannya. Sedari tadi Risa yang mendapat perlakuan manis dari Kevin hanya bisa menahan nafasnya


Setelah selesai mencuci piring..


"Kamu mandi dulu.. terus siap-siap" ucap Kevin pada Risa


"Iya mas.." jawab Risa

__ADS_1


Risa merasa hatinya sangat senang dan juga bingung. Dia senang karena akhirnya Kevin menerima dia sebagai istrinya. Sedangkan dia bingung jika diperlakukan seperti itu, karena itu adalah hal pertama baginya.


Risa sudah selesai mandi dan segera berganti pakaian


"Apa ini termasuk kencan..??" ucap Risa yang sedang memilih bajunya


"Ah tau ah.." ucap Risa yang masih mencari-cari baju yang sesuai


Dia melemparkan satu per satu bajunya di atas kasur


"Kok gaada baju yang cocok sih.." ucap Risa kesal


Sedangkan di kamar, Kevin sedang mencari baju yang sesuai. Dipilihnya celana jeans berwarna hitam, dan kemeja salur berwarna abu-abu. Kevin terlihat lebih muda dan tampan mengenakan setelan tersebut.


10 menit kemudian Kevin keluar dan menunggu Risa di sofa sambil bermain handphone. Setelah beberapa menit menunggu akhirnya Risa keluar dari kamar.


"Cantik sekali.." gumam Kevin dalam hati


Entah mengapa, Kevin baru menyadari kalau istrinya sangat cantik dan manis.


Risa mengenakan celana jeans berwarna ice blue dan blouse berwarna oranye pastel, rambutnya dibiarkan terura. Wajahnya dirias dengan make up tipis dan membuat wajah Risa terlihat segar dan natural. penampilannya dipadukan dengan tas selempang dan flat shoes berwarna navy.


"Sudah siap.. mau jalan sekarang?" tanya Kevin


"iya mas.." Risa mengangguk


Risa terkejut ketika Kevin tiba-tiba berjalan mendahuluinya dan membukakan pintu untuknya.


Ketika di dalam mobil


"Pakai sabuk pengamannya.." ucap Kevin sambil memasang sabuk pengaman


"Emang kita mau kemana sih mas.." tanya Risa


"Terserah.. kamu pengen kemana??" Kevin balik nanya


"Lah kok gitu.. jadi kita ini jalan gak tau tujuannya??" ucap Risa sambil melihat Kevin


Kevin hanya mengangkat bahunya


1 jam lebih perjalanan yang mereka tempuh, akhirnya mereka sampai di sebuah tempat. Risa yang baru pertama kali tinggal di Jakarta merasa kagum dengan tempat tersebut.


Jakarta Aquarium Neo Soho


"Bagus banget.." gumam indah sambil menatap bangunan besar di depannya


"Ayo masuk.." ajak Kevin sambil menggandeng tangan Risa


Kevin dan Risa berjalan bersama menyusuri aquarium tersebut. Risa melihat pemandangan yang ada dalam aquarium tersebut dengan terkagum-kagum. Banyak sekali ikan-ikan dan binatang laut yang ada dalam aquarium tersebut.


"Astaga.. " Tiba-tiba Risa terkejut ketika dia menoleh dan dilihatnya seekor ikan pari besar menempel dekat kaca aquarium


"Ah dasar penakut.." ledek Kevin

__ADS_1


"Enggak takut, kaget aja dia tiba-tiba disitu" jawab Risa


Mereka terus berjalan melihat pemandangan disana. Kevin merasa bahagia ketika melihat Risa juga sangat senang dengan liburannya hari ini. Ditatapnya terus wajah manis Risa


Sampai akhirnya rasa lelah dan lapar melanda perut mereka


"Aku laper nih..kita keluar sekarang gapapa?" ajak Kevin


"Aku juga laper mas.." Risa menimpali


Mereka pergi ke restoran untuk makan siang


Pukul 3 sore mereka sudah lelah di Jakarta Barat. Kevin memutar mobilnya menuju lokasi selanjutnya


"Kita pulang aja yuk mas.. aku capek" rengek Risa


"Satu tempat lagi.." ucap Kevin


Risa hanya bisa menghela nafas panjang


Setelah sekitar 45 menit perjalanan.. Kevin akhirnya memberhentikan mobilnya


"Tempat apa ini mas.." tanya Risa


"Itu di baca.." jawab Kevin sambil menunjuk sebuah tulisan


Le Bridge


"Aku baru tau ada tempat kayak gini di Ancol.." gumam Risa


Kevin dan Risa menikmati jalan-jalan sore di tepian laut. Angin yang berhembus menerpa wajah dan rambut Risa membuatnya semakin terlihat mania. Kevin memandangnya tanpa henti. Kadang sesekali dia menyeka rambut Risa yang terurai menutupi matanya.


Risa melihat jauh lautan yang akan menelan sang surya. Matanya tidak berkedip melihat pemandangan indah itu


"Risa.." panggil Kevin


Risa pun menoleh pada Kevin


Kevin kemudian menggenggam kedua tangan Risa


"Risa..


"Hanya Risa dan Kevin, Biarlah Icha dan Bayu menjadi sebuah sejarah. Mari kita mulai segalanya dari awal lagi. Sebagai Risa dan Kevin.. Maafkan salahku yang lalu


Mari merajut bersama benang-benang kasih sayang. Maukah dirimu menerimaku menjadi suami untuk dirimu??" ucap Kevin sambil memegang tangan Risa


Risa yang mendengar ucapan Kevin hanya terdiam, matanya berkaca-kaca dan butiran bening jatuh dari mata indahnya


Tanpa berkata-kata Risa memeluk erat Kevin. Pelukan yang hangat, sehangat matahari senja yang akan digantikan oleh bulan


Hai-hai para readers tercinta ❤️


Yang ngaku suka sama novel "Pilihan Takdir" please dong klik LIKE, VOTE dan KOMEN. Kasih saran dan masukan sebanyak-banyaknya.. Ditunggu yaa

__ADS_1


__ADS_2