
"Ana.. yang saya katakan tadi mengenai pengganti Risa cepat cari penggantinya" ucap Kevin ketika keluar dan menghampiri Ana.
"Baik pak..." ucap Ana
Kevin berlalu dan meninggalkan Ana. Dia melihat Risa masih berdiri di kasir. Dia berjalan sambil melirik Risa. Risa yang melihat perilaku Kevin tersebut menjadi terheran-heran.
"Dulu aja bilangnya gak boleh ada yang tau kalau sebenarnya kita pasangan suami istri.. Sekarang keliatan banget dia sendiri yang mau nunjukin ke semua orang" gumam Risa melihat Kevin berlalu
Dreeeetttt... dreeeetttt...
handphone Risa bergetar, dilihatnya ada datu pesan masuk dari nomor baru yang tidak dikenalnya
"Aku tunggu di mobil.." tulis Kevin
Risa mengabaikan pesan tersebut dan bersiap-siap pulang
"Mau pulang Ris.. yuk aku anterin" ucap Rendi yang tiba-tiba datang darimana asalnya
"Ih.. ngagetin aja.." ucap Risa agak ketus
"Heheh.. sorry deh" Rendi cekikikan
"Ayo aku anterin.." lanjut Rendi
"Gak usah, aku pulang sendiri aja" ucap Risa pada Rendi
"Kamu kenapa sih nolak aku terus.." ucap Rendi dengan suara agak meninggi
Risa menghela nafas panjang
"Kan aku dah bilang.. aku udah nikah Ren. Wajar kalau aku jaga jarak sama cowok lain kan.." ucap Risa sambil menatap Rendi
"Posesif banget sih suamimu.." ucap Rendi sinis
"Kamu jangan sembarangan ngomong ya..' ucap Risa kesal sambil meninggalkan Rendi
Rendi hanya melihat Risa berlalu, Risa berjalan menuju parkiran dan masuk ke dalam sebuah mobil
"Mobil Kevin...???" mata Rendi terperanjat melihat apa yang dilihatnya
"Jadi.. istri yang dinikahi Kevin itu Risa??" Rendi masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya
Sementara di mobil
"Lama banget sih.." gerutu Kevin sambil memasang sabuk pengaman
"Ya sabar dong.." ucap Risa kesal
__ADS_1
"Kok elu yang kesel sih.. harusnya kan gue yang kesel karena nunggu elu" ucap Kevin ketus
"Abisnya si Rendi ngeselin sih.." gumam Risa
"Ngomong apa sih.. aku gak denger" tanya Kevin
"Udah gapapa. Jadi mau kemana ini mas?" tanya Risa
"Belanja bulanan.." jawab Kevin datar
15 menit kemudian mereka sampai di sebuah supermarket. Kevin masuk dan mengambil keranjang belanjaan
"Sana kamu cari keperluan kamu.." perintah Kevin
"Ya udah aku jalan dulu.." jawab Risa ketus
"Lho.. kenapa jalannya cepet banget sih" gerutu Kevin
"Ya tadi katanya disuruh cari keperluanku.." jawab Risa dengan kesal
"Ya pelan aja jalannya. Emang aku gak capek apa ngikutinnya." gumam Kevin
Risa mencoba menahan tawanya
"Oh.. jadi maksudnya aku pilih belanjaan dan dia ngikutin dari belakang gitu. Gak jelas sih.. wkwk" gumam Risa dalam hati
Risa berjalan mencari letak barang yang dicarinya. Risa mengambil lotion, sabun, shampoo dan lainnya. Kevin hanya mengikutinya di belakang sambil mendorong keranjang belanjaan.
"Keperluan mas Kevin..??" tanya Risa
"Aku udah ngambil tadi..
"Kalau gitu cari keperluan dapur.." ucap Kevin
Kevin dan Risa berjalan berkeliling lagi. Diambilnya minyak goreng, kecap dan bumbu-bumbu lainnya. Tiba-tiba ketika mereka berdua sedang asyik memilih barang ada ibu-ibu yang menyapanya
"Wah.. pengantin baru ya, romantis sekali" sapa ibu-ibu tersebut
Wajah Risa terlihat merah dan malu-malu karena perkataan ibu-ibu tersebut
"Iya bu.." Kevin menjawab dengan sigap dan senyum yang lebar
kemudian ibu-ibu tersebut pergi meninggalkan mereka berdua. Kevin melihat wajah Risa yang malu-malu lalu meledeknya
"Mbak pengantin baru..." ucap Kevin menggoda Risa
"Apaan sih mas.. " Risa tersenyum tipis dan berlalu meninggalkan Kevin
__ADS_1
Kedua orang tersebut saat ini sedang kembali di masa pubernya. Tidak bisa ditutupi aura bahagia di wajah kedua orang tersebut.
Kevin dan Risa menuju kasir untuk membayar belanjaan. Mereka saling curi pandang dan pegawai kasir dibuat geleng-geleng oleh sikap kedua orang tersebut.
Sesampainya di rumah, Risa meletakkan barang belanjaannya di dapur. Dia menuju kamar untuk membersihkan diri. Begitu juga dengan Kevin
Pukul 7 malam
Risa selesai memasak dan ingin segera memanggil Kevin, tetapi dilihatnya Kevin sudah keluar menutup pintunya.
"Ayo makan mas.. " ajak Risa
"Hmmmmm.. udang pedas manis kan ini?' ucap Kevin agak tidak percaya
"Iya.. kenapa mas? tidak suka? atau alergi?" tanya Risa terus-terusan
"ini kesukaanku.." ucap Kevin sambil mencomot udang.
Risa bernafas lega. Setelah makan malam mereka menonton TV bersama. Lagi-lagi mereka saling curi pandang.
"Aku mau tidur dulu ya mas.. dah ngantuk" ucap Risa tiba-tiba berdiri
"Oh iya ayo tidur.. aku juga dah mulai ngantuk" ucap Kevin
Tapi Kevin terheran-heran menatap Risa yang sudah berlalu menuju kamarnya. Akhirnya Kevin pun menuju kamarnya sendiri. Mereka tidur di kamar masing-masing
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Hai-hai para readers tercinta ❤️
Yang ngaku suka sama novel "Pilihan Takdir" please dong klik LIKE, VOTE dan KOMEN. Kasih saran dan masukan sebanyak-banyaknya.. Ditunggu yaa