Plot In The Story Transmigrasi

Plot In The Story Transmigrasi
Bab 14 Rencana


__ADS_3

Ditaman jessi menyuruh al untuk bermain mainannya sendiri dulu, jessi sedang memikirkan perkataan-perkataan yang dilontarkan oleh oma nita tadi, dia juga tau sebenarnya wanita paruh baya itu pun tidak menyukai mama rena, ia memandang seseorang rendah jika hidupnya biasa saja.



Jessi juga bisa tau bahwa selama keyla menikah dengan Reyhan, omanya itu sama sekali tidak pernah bersikap baik padanya, tetapi keyla selalu diam dan membiarkan omanya semena-mena terhadapnya karena wanita itu sangat mencintai Reyhan, sampai ia selalu berbuat apapun untuk mendapatkan cinta dari suaminya itu.



Jessi berfikir ia memiliki nasib yang sama seperti keyla, bedanya keyla masih mengetahui siapa ibu dan ayah kandungnya, walaupun ia hanya sebentar merasakan kasih sayang yang utuh, tapi setidaknya ia pernah, sedangkan keyla wanita itu bahkan tidak tau orang tua kandung nya siapa, ia sejak kecil tinggal bersama dengan neneknya didesa, saat wanita itu sudah tamat sekolah,keyla memutuskan untuk mengubah nasib dikota, nasib baik berpihak padanya sehingga ia bisa kuliah dengan beasiswa penuh, ia memang wanita yang pintar sejak kecil, tetapi saat ia sudah mulai bekerja dengan penghasilan yang cukup, neneknya keluarga satu-satunya meninggalkannya.



Saat jessi sedang melamun , ia tidak menyadari bahwa sendiri tadi al memanggilnya, mama rena yang kebetulan lewat dari situ, menatap heran kepada menantunya itu, ia pun menghampiri wanita itu.



"Key, kamu kenapa nak, dari tadi al memangilmu, tetapi kau sama sekali tidak menjawabnya," ucap mama rena sambil menyentuh tangan menantunya itu, yang membuat jessi tersentak dan kaget.



"Eh, ada apa ma, " tanya jessi binggung yang melihat ibu mertua nya itu sudah duduk di kursi sebelahnya.



mama rena yang melihat respon dari menantunya itu hanya terseyum, ia tau pasti menantunya itu memikirkan kata-kata yang diucapkan oleh mertuanya tadi.



"Nak sendiri tadi al memangilmu, apakah kau tidak mendengarny, " tanya mama rena lagi.



jessi pun menghampiri al yang sedang bermain mainannya, dibawah rumput yang sudah diberi alasnya, karena hari ini cuaca sangat bagus, jadi tidak masalah kalau al bermain ditaman.



"Al apakah kamu tadi memangil mama, " tanya jessi duduk bersila disamping anaknya itu.



"Ia ma, aku memangil mama, tapi mama tidak menjawab, tadi kata oma mama lagi melamun, " jawab al yang sedang memainkan robot nya.



"Maaf ya sayang, mama tidak mendengar, kenapa al memangil mama, " tanya jessi lagi.



"Tidak ada ma, tadi al hanya ingin memangil saja, " jawab al yang kembali asik dengan bermain ya.



Jessi yang melihat itu memutuskan meninggalkan anaknya itu sendiri , ia kembali duduk disamping mama rena, untuk neebrapa saat keheningan terjadi, mereka hanya melihat al yang fokus pada mainannya.


__ADS_1


"Key, mama tau bahwa kamu pasti tersinggung dengan kata-kata dari oma nita bukan, " tanya mama rena yang memulai pembicaraan.



Belum sempat jessi menjawab, mama rena melanjutkan kalimatnya.



"Dia memang seperti itu, bahkan dulu mama juga sering diperlakukan tidak baik olehnya, dia sangat menentang hubungan mama dan papa dulu, apalagi setelah tau mam hanya orang biasa, yang tidak memiliki apapun, tapi papa yang mencintai mama bersikeras, ia terus berjuang untuk hubungan kami, sampai akhirnya oma nita merestui hubungan kami, itu pun mama rena tetap saja tidak menyukai mama, " ucap mama rena bercerita panjang lebar.



Mama rena terlihat menghela nafasnya, ia merasakan sedih, sampai sekarang mama mertuanya tetap tidak berubah kepadanya.



"Ma, tidak usah dilanjut kalau itu membuat mama sedih, aku sudah tau bahwa oma memang seperti itu, " ucap jessi sambil menggenggam tangan mama rena.



"Sayang, mama itu hanya kecewa, sampai kapan ia akan seperti itu terus, bahkan ia membawa cucu sahabatnya untuk menjodohkan Reyhan dengan wanita itu, " ucap mama rena lagi.



"Ma, tapi kan aku itu istri sah dari Rey, sekuat apapun oma nita ingin memisahkan ia tidak akan berhasil ma, " jawab jessi.



"Mama tidak yakin sayang, kalau dulu mama dan papa saling mencintai, sedangkan kalian bahkan sudah hampir empat tahun berumah tangga, tapi tetap tidak ada perubahan dari Rey, ia sama sekali tidak mau melihat kamu, " ucap mama rena dengan raut sedihnya.




"Baiklah sayang kalau begitu, mulai lah dari sekarang, antarkan makan siangnya kekantor, mama yang akan menjaga al, " ucap mama rena yang kembali bersemangat.



"Tapi ma, haruskan sekarang, aku sudah berjanji kepada al, aku akan menjaganya dan bermain satu harian ini padanya, " jawab jessi sambil memperhatikan al.



"Harus sekarang sayang, pergilah suruh pelayan menyiapkan bekalnya, dan supir yang akan mengantarmu, jangan khawatir tentang al, mama yang akan menjelaskan kepadanya. ucap mama rena lagi.


******


Sementara didalam kamar, setelah perdebatan tadi diruang tamu, oma nita sudah mulai memikirkan rencana, untuk mendekatkan cantika dengan cucunya itu,cantika merupakan wanita yang pantas bersanding dengan cucunya.



" Oma, apa yang harus kulakukan, al bahkan tidak menyukaiku, bagaimana aku bisa menjadi ibu nya kalau seperti ini, "ucap cantika



oma nita hanya diam, ia juga binggung bagaimana cara mendekatkan wanita ini dengan cucunya, dan juga cicitnya.

__ADS_1



" Aku mempunyai rencana, bagaimana jika sekarang kau antarkan saja makan siang kekantor Reyhan, kau harus bisa mengambil perhatiannya kalau dia sudah luluh, baru kau pasti bisa mengambil perhatian al, "ucap oma nita dengan tersenyum smirk yang merasa rencana nya ini pasti akan berhasil.



" Sekarang pergilah bersiap-siap gunakan pakaian yang sangat bagus, kali ini kau tidak boleh gagal mendekatinya, kau harus bisa mengambil perhatiannya, "ujar oma nita lagi.



Cantika yang mendengarnya bergegas membersihkan dirinya, ia akan tampil cantik didepan Reyhan, agar pria itu bisa terpesona fikirnya.



Sedangkan jessi ia sudah siap membersihkan diri, ia sebenarnya mals untuk melakukan ini, tapi ia juga tidak menyukai oma nita , ia akan menunjukan padanya bahwa Reyhan sudah menyukainya.



Jessi pergi diantarkan oleh supir, sepanjang perjalanan jessi merasa gugup, ia tidak mengerti mengapa ia bisa menjadi seperti ini, bukankah ia biasanya tidak seperti ini fikirnya, Ditengah sibuk dengan pemikirannya, mobil yang mengatarnya mati tiba-tiba, ia pun turun dari mobil menghampiri supir yang sedang mengecek kondisi mobil.



" Ada apa pak? "tanya jessi



" Aduh, maaf nona sepertinya mobil ini mengalami kerusakan, saya sudah memeriksanya, kemungkinan akan lama siapnya, "jawabnya



Jessi melihat jam di pergelangan tanganya, ia berfikir kalau menunggu mobil diperbaiki, pasti jam makan siang sudah lewat.



" Baiklah pak kalau begitu, saya pergi naik taksi, "ucap jessi



" Baiklah nona kalau begitu, saya yang akan mencarikan taksinya, tunggu sebentar nona, "ucap supir



Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya taksi nya datang, ia pun memasuki taksinya dan berterima kasih kepada supir.



Jessi melihat jam yang berada dipergelangan tanganya, sepuluh menit lagi makan siang akan berakhir pikirny, Setelah sampai jessi membayar , ia memasuki kantor Reyhan dengan sedikit berlari, ia langsung saja memasuki lift tanpa perduli tatapan karyawan, dan ia pun mengabaikan orang yang menyapanya.



Saat sudah sampai di lantai paling atas, ia melihat meja sekretaris sudah kosong, pasti sedang makan siang dikantin fikirnya, ia membuka ruangan yang bertulisan ceo, saat ia membuka pintu, ia terkejut melihat nya.



Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2