
Elin merasa mood nya menjadi buruk,setelah bertemu dengan sahabat suami nya yang bernama albi itu, "Apa maksud dari perkataan mu? tanya elin tidak menyukai perkataan yang diucapkannya, walaupun elin mengetahui bahwa perkataan nya hanyalah bercanda tetapi ia tetap tidak menyukainya.
" Haha, aku haya bercanda kakak ipar, senang bertemu denganmu disini, apakah kau sendirian? "tanya albi yang melihat kebelakang elin tidak ada siapapun.
" Iya aku hanya sendirian saja, "jawab ku seadanya, saat aku ingin pergi dari hadapan pri itu, albi malah menhalangijalanku dengan menghadangku, aku tidak mengerti apa yang diinginkan oleh pria ini padaku.
" Apakah Raka sedang bekerja? tega sekali dia membiarkan istrinya pergi sendirian, bagaimana jika aku menemani mu? "ucap albi menaik turunkan alisnya sambil tersenyum menunjukan deretan giginya.
" Tidak ,Terima kasih, aku bisa pergi sendiri, aku tidak ingin merepotkan mu, "Jawab elin.
" Ayolah kakak ipar, aku tidak merasa direpotkan olehmu, dan lagi aku juga sedang tidak memiliki pekerjaan apapun, jdi tidak ada salahnya jika aku menemani, "ucapnya,yang seperti nya kali ini pria itu terlihat sangat memaksa agar bisa menemani elin.
" Terserah, "jawab elin pasrah, sepertinya jika aku terus saja melarang pri ini dia masih tidak akan menyerah, itu sebabnya terserah apa yang diinginkan oleh pria itu,rasanya aku tidak akan bisa menang melawannya.
" Ayo kakak ipar, bunga seperti apa yang kau inginkan? biar kubantu pilihkan, "ucapnya mengikuti elin yang sudah berjalan didepannya.
" Aku hanya ingin membeli bunga ini saja, sekarang ayo kita kekasir untuk membayar,"ucap elin langsung saja meningalkan pria itu yang sedang melongo, setelah sadar bahwa elin sudah akan pergi langsung saja albi mengikutinya.
"Apakah kakak ipar akan pergi ke makam seseorang? " tanya nya, tadi pria itu memng sedikit heran karena elin membeli bunga yang seperti nya sudah disiapkan dan dipesan olehnya, bahkan ada bunga yang berguna untuk ditaburkan kemakam.
"Iya, aku akan pergi ke pemakaman umum, ketempat peristirahatan terakhir sahabat baik ku, " jawab elin hendak membuka pintu taksi, tapi langsung saja dihentikan oleh albi, pria itu menutup kembali pintu taksi.
"Mengapa kamu menutup pintunya kembali? " tanya nya binggung.
"Bagaimana jika kita pergi bersama-sama, aku juga kebetulan ingin pergi ke pemakaman umum, jadi tidak perlu memakai taksi, kamu naik mobil ku saja, bagaimana? " ucap nya.
"Baiklah, aku akan membayar taksi nya terlebih dahulu, " ucap elin,perempuan itu merasa tidak ada salahnya menerima tawaran sahabat suaminya itu, apalagi mereka memang memiliki tujuan yang sama.Sementara albi langsung saja mengambil mobilnya diparkiran.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara Reyhan sudah sampai ditempat tujuan yang dikirim oleh orang kepercayaan nya Arya, dia memperhatikan dengan seksama lokasi yang dikirimkan Arya dengan alamat bangunan didepanya, "Ini adalah alamat yang dikirimkan nya padaku, tapi mengapa wanita itu berada ditempat ini? " ucapnya binggung, karena bangunan ini lumayan memakan waktu untuk sampai kesini.
untuk ingin lebih memastikannya lagi Reyhan pun menelfon Arya kembali untuk sekedar memastikan bahwa alamat ini tidak salah, karena bangunan didepanya adalah sebuah hotel mewah.
📞"Apakah alamat yang kau kirim padaku tidak salah? "tanya Reyhan te the point.
📞" Benar tuan, saya sudah memerintah kan para pengawal berjaga disekeliling tempat itu, sebentar lagi saya akan sampai tuan, saya sudah selesai menyiapkan apa yang diperintahkan oleh tuan, "ucapnya,Arya memang sebenarnya akan pergi ke hotel itu, tapi dipertengahan jalan tadi Reyhan memerintahkan nya untuk melakukan sesuatu terlebih dahulu, itu sebabnya dia memerintah para pengawal pergi terlebih dahulu.
📞" Baiklah, tapi kau sudah memastikan bukan bahwa wanita itu tidak mengetahui apapun tentang hal ini? "
📞"Saya sudah memastikan hal itu tuan, percayakan semua nya pada saya, "
Mendengar jawaban yang diberikan oleh Arya Reyhan hanya mengangukan kepalanya saja, walaupun dia tahu bahwa Arya tidak akan dapat melihat hal itu.
Reyhan melanjukan mobilnya memasuki kawasan hotel, setelah memarkirkan mobilnya pria dan langsung saja memakai hoodie yang memang sengaja dibawanya tidak lupa dengan memakai kacamatanya, Reyhan ingin melakukan penyamaran agar tidak dikenali oleh orang yang berlalu lalang.
Keluar dari mobil langsung saja dia masuk kedalam hotel tersebut, dan akan mendatangi kamar yang sudah dikirm kan untuknya, yang saat ini sedang ditempati oleh rania.Sebelum pergi dia terlebih dahulu meminta kunci cadangan yang dimiliki oleh pihak hotel, karena memang hotel ini adalah miliknya, Reyhan membangunnya sendiri tanpa bantuan siapapun, bahkan hanya sebagian orang saja yang mengetahui bahwa dia lah pemilik dari hotel tersebut.
" Saya ingin meminta kunci cadangan dengan nomor kamar 201 , "ucapnya kepada resepsionis.
Resepsionis tidak langsung memberikan padanya kunci yang diminta olehnya, dikarenakan ia memakai kacamata dan juga hoodie untuk menutup kepalanya, karyawan yang bekerja sebagai resepsionis tidak mengenal nya karena memang tidak sembarangan orang bisa meminta kunci cadangan kamar hotel.
" Maafkan kami pak, tapi kami tidak bisa memberikan kunci itu pada sembarangan orang, hal itu termasuk menganggu privasi bagi para tamu pak, "jawabnya.Reyhan tau bahwa hal ini pasti akan terjadi itu sebabnya dia harus memperlihatkan wajahnya.
" Tapi saya membutuhkan kunci itu sekarang, "ucapnya sambil mulai membuka kacamatanya begitu juga hoodie yang menutup kepalanya, hal itu membuat resepsionis itu terkejut , dan langsung saja menunduk hormat mengetahui bahwa yang meminta kunci ternyata pemilik hotel tempatnya bekerja.
__ADS_1
" Maaf tuan, saya tidak mengetahui bahwa anda yang meminta kunci ini, "ucapnya meminta maaf, karena merasa bersalah telah menuruti dan mendengar apa yang diperintahkan oleh atasanya, tadi perempuan itu memang sama sekali tidak mengenali tuanya itu, jadi sekarang dia merasa pekerjaan nya akan terancam karena berlaku tidak sopan kepada atasan.
" Kali ini aku melepaskanmu, "ucap Reyhan mengambil kunci dan pergi dari situ, mendengar perkataan yang diucapkan oleh atasannya membuat karyawan yang menjadi resepsionis itu menghela nafas lega, mungkin ini adalah hari keberuntungan nya.
Sementara Reyhan tidak ingin memperpanjang masalah, karena dia memiliki tujuan lebih penting dari pada apapun menurutnya, sekarang Reyhan bergegas langsung saja pergi kekamar yang kuncinya sudah berada ditanganya.
Saat sudah sampai di kamar tujuannya, Reyhan membuka pintu dan tidak melihat siapapun didalamnya, karena ingin memastikan, Reyhan masuk kedalam kamar untuk menelusuri apakah rania ada didalam atau tidak, tapi begitu masuk dan melihat seluruh isi kamar tersebut dia tidak menemukan siapapun didalamnya, bahkan Reyhan sudah mengecek kekamar mandi tetap tidak ada, Reyhan sangat yakin bahwa kamar ini ditempati oleh seorang wanita karena ada barang-barang wanita didalamnya.
Karena merasa tidak menemukan apapun didalam kamar tersebut, Reyhan hendak menghubungi Arya, tapi ternyata pria itu yang duluan menelfon nya.
📞"Tuan, wanita itu sekarang berada Diroftoop, para pengawal berhasil menemukan nya yang hendak melarikan diri, "ucap Arya begitu telepon diangkat oleh Reyhan.
📞" Baiklah jika begitu, aku akan segera kesana,, "jawab Reyhan langsung mematikan sambungan teleponnya.
Sesampainya di rooftop Reyhan menemukan tempat ini begitu berantakan, bahkan kekacauan terjadi dimana-mana, Reyhan dapat melihat jika rania ada diujung rooftop dan para pengawal disekeliling nya, seperti nya wanita itu hendak melompat jika pengawal mendekat kearahnya.
" Apa yang kau lakukan? "ucap Reyhan mendekat kearah mereka, melihat tuanya sudah datang, para pengawal langsung saja membubarkan dirinya untuk memberikan jalan kepada tuanya.
" Kau sudah datang rupanya, mengapa kau ingin menangkapku ha? "teriaknya.
" Sebaiknya kau menjauh dari situ terlebih dahulu, "ucap Reyhan yang ingin mendekat kearah wanita itu.
" Tidak, jangan mendekat, jika kau mendekat aku akan melompat kebawah, kau tidak akan bisa menangkap ku, sebelum kau menangkap ku aku akan melompat kebawah, kau tau bukan jika aku melompat apa yang akan terjadi padaku? "ucapnya.
Mendengar perkataan yang diucapkan oleh wanita itu membuat Reyhan berhenti untuk mendekati nya, karena wanita itu tidak pernah main-main dengan perkataan nya, " Sebenarnya apa yang kau inginkan dengan masuk kedalam keluarga ku? "tanya Reyhan yang berusaha mengajak perempuan itu bicara, dan mengulur waktu agar wanita itu lengah dan dia bisa menangkapnya.
" Haha, aku hanya ingin kau mengalami hal sama seperti yang kualami, kau seharusnya tidak bahagia, aku membenci mu, aku bahkan ingin meleyapkan seluruh anggota keluarga mu, "ucapnya, saat wanita itu mengatakan hal itu, terlihat kemarah dan kebencian dimatanya, seperti nya dia memiliki dendam fikir Reyhan.
__ADS_1
Bersambung.......