Plot In The Story Transmigrasi

Plot In The Story Transmigrasi
Bab 65 Tertusuk


__ADS_3

Ketika wanita itu membuka topeng yang dipakai oleh nya membuat jessi terkejut, ternyata wanita itu tidak lain adalah raina, ternyata dugaanya selama ini benar adanya, tapi apakah Reyhan sudah mengetahui hal ini, tapi pria itu tetap saja menyembunyikan nya, saat aku terus saja menaruh curiga pada wanita itu, pria itu justru membelanya, sebenarnya ada apa ini.



"Rania, mengapa kamu melakukan semua ini, sejak awal sebenarnya aku sudah mengetahui bahwa sebenarnya kamu itu bukanlah wanita yang baik, dibalik semua sikapmu kamu memiliki niat buruk, " ujar jessi menatap tajam kearah wanita itu.



"Wah,wah, ternyata kakak keyla begitu memperhatikanku, tapi kau memang benar, aku sudah tidak tahan lagi melihat kebahagian yang terpancar diwajah mu itu, kau sangat bahagia sementara aku sudah tidak memiliki siapapun lagi, " jawabnya dengan pandangan yang dapat jessi lihat, bahwa ada sedikit kesedihan terpancar saat wanita itu mengatakannya, tapi itu hanya sesaat, karena tatapannya langsung saja berubah menjadi tajam, seperti ingin membunuh orang saja.



"Lalu apa yang kamu inginkan, aku bahkan tidak pernah mengusik, ataupun berbuat kesalahan padamu, jadi untuk apa kamu tidak menyukaiku? "



"Kau bertanya apa yang kuinginkan? hahaha, keinginanku hanya satu, aku ingin kau merasakan apa yang ku rasakan, aku sudah menyusun rencana sejak lama tapi saat aku sedikit lagi berhasil, suamimu itu malah mengagalkan nya, "



"Jadi kau adalah pelaku dari semua kejadian yang terjadi di rumah kami, dan kau juga yang ingin mencelakai al iya? " tanya jessi, yang tidak habis fikir dengan wanita itu, anaknya al bahkan tidak mengetahui apapun tapi wanita itu melibatkannya untuk sesuatu yang bahkan tidak ada sangkut pautnya sama sekali denganya.



"Tidak kusangka ternyatwkau begitu pintar sekali, semua tebakan yang kau katakan benar semuanya, aku harus mengakui bahwa kau memang wanita yang cerdas, tapi aku tidak menyukaimu, jadi aku akan membuat penawaran terbaik kepada suamimu itu, " ucapnya mendekat kearah reyhan.



"Aku akan memeberikan penawaran yang baik, dan pastinya akan sangat menguntungkan, jadi apakah kau akan menerimanya tawaran yang akan kuajukan?" ujarnya tepat dihadapan Reyhan.



"Katakan terlebih dahulu penawaran seperti apa yang kau maksud? " tanya Reyhan yang sendari tadi hanya diam saja, pria itu masih bersikap tenang dan santai saja menangapinya walaupun kedua tanganya dipegang oleh anak buah dari wanita itu.



"Tidak terlalu sulit, aku hanya ingin mengajukan penawaran yang sangat mudah, jadi kau harus menceraikan istrimu itu, dan menikah denganku? " ujarnya.

__ADS_1



Mendengar apa yang diucapkan oleh wanita itu membuat jessi yang tidak bisa lagi menahan tawanya tertawa, aku merasa sangat lucu dengan wanita itu"Mengapa kau tertawa? "tanya rania ,terlihat jelas jika wanita itu sedang marah mendengar jessi menertawakan dirinya.



" Mengapa kamu terlihat marah melihat ku, aku hanya tertawa saat mendengar lelucon lucu yang kamu ucapkan apa itu salah? "jawab jessi yang menghentikan tawanya melihat wanita itu mulai mendekatinya dengan mengepalkan kedua tanganya.



" Apa yang kau katakan ha? kau sangat lucu mengatakan itu adalah lelucon saat dalam keadaan seperti ini kau masih bisa menertawakan ku "ujarnya menarik rambut jessi kebelakang membuat wajah dari wanita itu mendongkak melihat kearahnya.



Melihat istrinya itu diperlakukan seperti itu, membuat Reyhan marah, dia memberontak agar kedua tanganya terlepas, dan ternyata berhasil kedua tanganya terlepas, dan pria itu mulai melawan anak buah dari rania yang berjumlah enam orang itu, karena memang pria itu sudah mempelajari ilmu bela diri, jadi tidak terlalu sulit baginya untuk melawan mereka yang tenaganya tidak seberapa itu.



Saat semua anak buah sudah berhasil ditumbangkan olehnya, pria itu pun melihat bahwa rania meyodorkan pistol tepat kearah kening wanita itu" Apa yang kau lakukan? "ucap Reyhan.




" Baiklah aku tidak akan mendekat, tapi kumohon jauhkan pistol itu dari kepala keyla, mengapa kau melampiaskan kemarahanmu padanya, dia sama sekali tidak bersalah atas semua yang terjadi padamu, "ujar Reyhan yang mencoba membuat wanita itu lengah, agar ia bisa merebut pistol yang dipegang oleh wanita itu.



" Tidak akan, tadinya aku ingin melakukan penawaran, tapi sekarang aku mengubah rencana, aku akan meleyapkanmu saja wanita ini, agar semuanya menjadi adil, kau akan kehilangan istrimu, dan anakmu akan kehilangan ibunya, sama seperti ku, "jawab wanita itu.



Setelah wanita itu mengatakan hal itu, pintu tiba-tiba saja didobrak,dan masuklah Arya begitu juga dengan para pengawal yang dibawanya, " Maaf tuan saya mengalami keterlambatan, "ujarnya menunduk hormat, dan dia juga merasakan bersalah melihat nyonya nya yang berhasil disandera oleh musuh.



Karena terlalu fokus melihat Arya yang datang bersama para pengawal yang lumayan banyak, rania tidak menyadari bahwa jessi berhasil melepaskan ikatan ditanganya, bahkan wanita itu hampir berhasil melepaskan ikatan di kaki yang juga, setelah berhasil wanita itu langsung saja berlari marah Reyhan, dan menubruk tubuhnya memeluk pria itu.

__ADS_1



" Kau, beraninya, "ujar rania yang melihat wanita itu sudah berada didalam dekapan Reyhan.



Karena merasa dia akan kalah melawan mereka, tanpa babibu wanita itu lansung saja menarik pelatuknya untuk menembak wanita itu, Reyhan yang mengetahuinya langsung saja menghindarinya, " Cepat tangkap wanita itu, "ujar Arya kepada para pengawal, sebelum para pengawal berhasil menangkap nya dia langsung saja melemparkan sesuatu dari kantungnya yang mengakibatkan ruangan itu penuh dengan asap,yang membuat semua orang yang berada di ruangan itu batuk, dan tidak dapat melihat dengan benar, mengunakan kesempatan itu, rania lansung saja mendekati Reyhan dan jessi.



Karena posisi Reyhan yang membelakangi rania, membuat pria itu tidak menyadarinya jika wanita itu sudah mendekat, walaupun asap membuat pandangan jessi sedikit buatan, tapi dia dapat melihat samar-samar bahwa rania mendekat, dibalik punggung Reyhan, wanita itu mengeluarkan pisau lipat yang berada disakunya, dan hendak menusukannya dipunggung Reyhan, tapi sebelum itu terjadi, jessi sudah terlebih dahulu membalikan badanya dan mengakibatkan tubuhnya lah yang terkena pisau itu.



Menyadari bahwa yang terkena itu adalah jessi, membuat rania langsung saja pergi dari ruangan itu, sementara jessi merasakan sakit di perut yang, karena pisau berhasil mengenai perutnya, membuatnya lansung saja kehilangan tenaga dan terjatuh,Reyhan yang menyadari nya lansung saja panik.


****************


"Hayolah dude, kau bahkan tidak mengundangku saat kau menikah, dan sekarang kau bersikap seperti ini kepadaku, aku sangat sedih, " Ujarnya berpura-pura sedih, Raka tahu bahwa pria itu hanya membuat drama saja dengan memasang mimik muka yang malah membuat pria itu rasanya ingin sekali melayangkan pukulan padanya.



"Pergilah dari sini, keberadaan mu tidak dibutuhkan disini, dan aku juga tidak mengundangmu karena kau sedang berada diluar kota bukan? jadi walaupun aku mengundangmu kau pasti tidak akan datang, " jawab raka.



"Beginikah sambutanmu menyambut temanmu ini, kau tahu jika kau mengatakan sejak awal bahwa kau menikah maka dengan senang hati aku akan mengundurkan pekerjaanku untuk keluar kota, aku pasti akan lebih mementingkan untuk datang kepernikahanmu, " ujarnya mulai mendudukan dirinya diruang tamu dengan membawa minuman dingin .



Melihat dimeja ada beberapa cemilan, tanpa permisi albi mengambilnya dan langsung saja memakannya, "Waw, ini sangat lezat, apakah ini adalah buatan dari istrimu? " tanya nya kepada Raka yang sudah mendudukan dirinya tepat disamping nya dengan wajah yang masih terlihat masam.



"Ini adalah milikku, hanya aku yang boleh memakannya, " ujar Raka langsung saja merebut piring itu dari tanganya, dan menjauhkannya.


__ADS_1


"Huu, kau sekarang sudah sangat pelit, berbagilah sedikit saja, itu kan masih banyak, kau bisa menyuruh istrimu membuat kan nya lagi, jadi ini khusus untukku, " ucapnya lansung merebut piringnya dan pergi kemeja party yang berada di dapur, pria itu duduk dan memakannya disana.


Bersambung.......


__ADS_2