Plot In The Story Transmigrasi

Plot In The Story Transmigrasi
Bab 76 tak tertolong


__ADS_3

Saat Reyhan melihat wanita itu sedikit lengah, pria itu langsung saja memberikan kode kepada para pengawal yang berada ditu untuk mulai mendekat padanya perlahan, sementara pengawal yang mengerti akan arahan yang diberikan oleh tuanya tersebut langsung saja mulai melangkah mendekat kepada wanita tersebut.



"Sudah ku katakan jangan mendekat, " teriak rania .



"Apa kalian fikir aku bisa di bodohi oleh kalian iya? apa kalian fikir aku tidak mengetahui apa isi dari fikiran kalian itu? " ucapnya lagi.



Reyhan yang melihat itu hanya bisa menghela nafasnya," seperti nya akan sulit untuk mengelabui wanita ini,aku harus melakukan sesuatu agar bisa menangkapnya, "batin Reyhan.



" Sebenarnya apa yang kau inginkan datang kemari? bukankah kau selama ini menjalani kehidupan dengan baik? "tanya Reyhan



" Apa kau bilang baik? bahkan aku tidak tau apa arti dari kata baik yang kau maksud itu, semenjak kejadian yang terjadi pada keluarga ku, aku sama sekali tidak pernah merasakan kehidupan, hidupku hanya penuh kekosongan tidak ada yang menyayangiku, dan bahkan menemaiku dimasa-masa sulit ku, "



"Kau tau, bahkan saat ibu mu meninggal dia memberikan aku beban, yang sampai sekarang belum bisa aku ketahui,dan aku sangat membenci keluarga mu itu semua karena kau adalah penyebab semuanya, kau yang mengakibatkan kehancuran keluarga, " ucapnya lagi.



"Apa maksudmu, ini semua adalah takdir, mengapa kau seakan-akan menyalahkan semua ini padaku? aku juga tidak ingin semua ini terjadi, " jawab Reyhan, dia tidak Terima dikatakan seperti itu, pria itu juga sama terpukul nya akibat kehilangan kekasihnya tersebut, hanya saja dia tidak menunjukkan kannya.



"Aku tidak menyesali kematian dari kembarankh itu, aku hanya menyesali kedua orangtua ku yang masih saja memikirkannya walaupun dia susah tiada, mereka tetep saja tidak melihatku, aku tidak menyukai hal itu, aku hanya ingin diperlakukan seperti wanita itu, tapi apa bahkan sampai mati pun dia tetap mendapatkan kasih sayang sepenuhnya dari orangtua kami, " ucapnya, saat mengatakan nya, kedua mata dari wanita itu bahkan sudah mengeluarkan cairan bening.



Mendengar perkataan dari rania membuat Reyhan terkejut, bagaimana bisa ada wanita yang menginginkan kematian saudara kembarnya sendiri, apakah dia tidak memiliki hati? tega sekali dia seperti ini, jika dia ingin diperlakukan sama dengan raisa bukankah dia bisa mengutarakan nyaangsung saja pada kedua orangtuanya? kenapa dia malah menjadi seperti ini?.



"Orang tuamu juga menyayangimu sama seperti mereka menyayangi raisa, mengapa kau mengatakan seperti itu? apakah kau ada sangkut pautnya dengan kematian raisa? " tanya Reyhan, karena dari perkataan wanita itu yang tidak menyesalinya sudah dipastikan seperti nya dia terlihat atas kecelakaan waktu itu.


__ADS_1


"Iya, aku memang terlihat atas hal itu, asal kau tau, aku yang menyuruh dia untuk pergi kerumahmu waktu itu, ketika aku mendapatkan informasi bahwa orangtuamu akan menjodohkan mu, aku langsung saja menyuaun rencana untuk menyingkirkan nya, aku sendiri dulu tidak menyukainya, dia adalah penghalamg bagiku, " ucapnya.



"Apa yang kau katakan ha!!! apakah kau itu manusia, mengapa kau tega sekali mencelakai kembaranmu sendiri, aku tidak percaya,jika kau setega itu padanya , " ucap Reyhan marah, bahkan dia sudah mengepalkan kedua tanganya, pria itu tidak menyangka jika ada wanita modelan rania didunia ini, sama sekali tidak memiliki hati saat melakukan hal itu.



"Aku sudah tidak bisa melihatnya mendapatkan segalanya, bahkan aku sudah lama mengagumimu tapi apa? dia yang berhasil mendapatkan mu, aku tidak bisa lagi menahan semuanya, dia bahkan sudah mengambil kasih sayang kedua orangtuaku, bahkan semua orang hanya melihatnya dari pada aku,karena itu semua aku sangat membenci nya, " ucapnya.



" Dan hal itu yang membuatku bekerja sama dengan seseorang,jadi sebenarnya tujuan kedatanganku kesini bukanlah atas keinginan ku sendiri,aku mendapatkan perintah agar masuk kedalam keluarga mu, tapi aku tidak akan mengatakan siapa yang memerintah kan aku, aku juga tidak akan mengatakan tujuan orang tersebut menyuruhku masuk kedalam keluarga mu, sampai kapanpun aku tidak akan mengatakannya, " ucapnya



"Apa maksud dari perkataanmu? " tanya Reyhan.



"Iya, aku memang ingin membalas dendam padamu, tapi aku tidak ingin sampai mencelakai istri dan anakmu, aku hanya ingin membalaskannya padamu saja, tapi karena orang yang membantu ku ingin kehancuran darimu, jadi aku ikut terlibat untuk membantu nya, " ucapnya lagi



"Siapa orang itu? jika kau mengatakan siapa orang itu, aku akan melepasmu, dan memaafkan semua perbuatan mu, " ucapnya yang tidak sepenuhnya berbohong, dia memang akan memafkan wanita itu, jika benar yang dikatakan olehnya bahwa dia hanyalah kambing hitam, karena wanita itu juga melakukan semua ini akibat gelap mata.




"Berhenti, jangan melangkah mundur, kau bisa terjatuh, kita bisa membicarakan ini baik-baik, bukan seperti ini solusinya, " ucap Reyhan sudah panik sekarang bila wanita itu melompat kebawah, jika wanita ini tidak mengatakan siapa dalang dibalik semua ini, maka bisa dipastikan teka-teki ini belum bisa dipecahkan karena ternyata bukan rania pameran utama nya.



"Tidak, aku memang sudah tidak ingin hidup lagi, walaupun aku tidak bisa mengatakan siapa dibalik semua ini, karena janjiku padanya , tapi aku bisa mengatakan padamu bahwa orangnya itu dekat denganmu, dan kau jangan terlalu menaruh percaya kepada siapapun itu, walaupun orang itu sudah bersamamu sejak lama, " ucapnya sebelum menjatuhkan dirinya kebawah, dan sudah dipastikan nyawanya tidak tertoling akibat ketinggian dari bangunan hotel tersebut.



"Apa maksudnya, orang terdekat? " gumam Reyhan, pria itu melihat kebawah , saat seseorang menepuknya bahunya barulah ia sadar dari pemikiran nya.



"Tuan, apakah tuan baik-baik saja? maaf aku terlambat, " ucap Arya menundukan kepalanya, melihat sekretaris sekaligus asisten nya itu Reyhan kembali teringat akan perkataan dari wanita itu tadi, "apakah Arya yang melakukan semua ini? " batinnya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Saat ditengah diperjalanan albi memecahkan keheningan yang terjadi, pria itu tidak menyukai jika mereka hanya diam saja"Kakak ipar, jika aku boleh bertanya, makan siapa yang ingin kau datangi? "tanganya yang membuat elin mengalihkan pandangannya, tadi memang wanita itu sedang melihat keluar jendela, saat albi bertanya padanya barulah ia menoleh.



" Aku ingin ketempat peristirahatan sahabatku, dia baru saja meninggalkan ku, "jawab elin.



" Apakah kau begitu menyayangi nya? dan dia begitu berarti bagimu? "tanya nya lagi.



" Ia, aku begitu sayang padanya, dia satu-satunya sahabat yang berada disaat aku tidak memiliki siapapun, bahkan dari banyak nya temanku, hanya dia orang yang paling mengerti aku, tapi sayang dia sudah pergi meninggalkan ku, "ucap elin tanpa sadar dia meneteskan air matanya, jika sudah menyangkut tentang sahabat nya maka wanita itu akan bersikap emosional.



" Lalu? bagaimana dia bisa sampai meninggalkan mu untuk selamanya-lamanya? apakah sudah terjadi sesuatu? "tanya albi yang tingkat kekepoannya diatas Rata-rata.



" Aku tidak tahu, tapi yang pasti sebelum ia kecelakaan, jessi sempat bertengkar dengan keluarganya, bahkan ayah kandungnya sendiri tidak menyayanginya, akibat hasutan dari ibu tirinya dan adik tirinya itu, "ucap elin, yang menceritakan nya pada albi, entah mengapa wanita itu mengatakan nya pada sahabat suaminya tersebut.



"Kasihan sahabatmu itu, apakah sekarang ayahnya mengetahui bahwa anaknya sudah tiada? " tanya albi.



"Aku tidak tahu, tapi dari berita yang kudengar sekarang ayahnya sedang sakit, " ucap elin.



Karena mereka berdua terlalu mendakami cerita tentang sahabat nya jessi, mereka sampai tidak menyadari bahwa mereka sudah sampai di depan tempat pemakaman umum, "Kita keasikan mengobrol sampai tidak menyadari jika kita sudah sampai, " ucap elin keluar dari mobil.



"Iya kakak ipar aku begitu mendalami cerita tentang sahabat mu itu, " ujar albi yang sudah berada disamping elin .



"Bisakah kamu tidak memangil ku dengan sebutan itu? aku lebih muda darimu, " ucap elin yang tidak merasa nyaman dipanggil seperti itu oleh orang yang bahkan seusia dengan suaminya itu.

__ADS_1



Bersambung.......


__ADS_2