Plot In The Story Transmigrasi

Plot In The Story Transmigrasi
Bab 20 memulai pembuktiaan


__ADS_3

Keesokan harinya, semua anggota keluarga sudah berkumpul dimeja makan, mereka semua memulai sarapan dengan suasana hening, selesai sarapan Reyhan berangkat ke kantor, begitu juga dengan alfian, walaupun kantor sudah diambil alih oleh anaknya itu, tetapi ia tidak lepas tangan begitu saja, iamasih mau membantu anaknya itu diperusahaan.


Jessi memperhatikan dua wanita yang sedang makan dengan tenang,sedikit heran, hari ini tidak ada drama yang dilakukan oleh oma nita, begitu juga dengan cantika, ia berfikir mungkin mereka memiliki rencana , atau sudah malas entahlah, fikirnya.


Hari ini jessi sudah membuat keputusan, ia akan memulai membuktikan kepada Reyhan hari ini juga, ia tidak mau menunda lagi, jessi akan kekantor Reyhan sebentar, untuk memberitahukan pada pria itu, bahwa ia akan mulai mencari bukti sekarang.


Saat jessi sudah rapi dan bersiap, ia juga sudah memutuskan untuk mengajak al beserta pengasuh mira ikut serta, ia tidak mau meninggalkan al dirumah, anak itu pasti akan senang jika ia membawanya keluar, sebelum keluar ia ingin bertemu dengan mama mertuanya terlebih dahulu.


Jessi pun mencari keberadaan mama rena dikamarnya, jessi berniat meminta ijin, tapi ia tidak akan mengatakan kepada mama mertuanya bahwa ia akan kerumah sakit, ia akan mengatakan ia pergi kekantor Reyhan, dan setelah itu mengajak al bermain keluar.


saat membuka pintu kamar, jessi melihat mama rena sedang duduk di balkon sambil meminum teh hijau kesukaannya, mama rena memang sangat menyukai teh hijau.


"Ma,"panggil jessi mendekati mama rena, dan duduk di kursi kosong sebelah mama rena.


" Ada apa nak?"ucap mama rena, melihat penampilan dari menantunya itu ia pun bertanya lagi.


"apakah kamu ingin keluar, mama bisa lihat kamu memakai pakaian rapi, "ucap mama rena lagi.


" Ia ma, aku ingin meminta ijin keluar sebentar, aku tidak akan lama, "jawab jessi


" Kamu akan kemana nak, al bagaimana,kamu sudah terlalu sering meningalkanya "ucap mama rena, bukanya mama rena melarang, tapi ia kasihan dengan al, anak itu ingin selalu bersama ibunya


" Aku akan pergi kekantor Reyhan sebentar,aku juga akan mengajak al dan pengasuh mira ma, setelah dari kantor aku akan pergi mengajak al ke mall untuk bermain, al pasti akan senang jika aku mengajaknya bermain ke mall, "jawab jessi.


" Baiklah nak, pergilah jangan pulang lama-lama, dan pergilah dengan supir, tidak boleh membantah, "ucap mama rena yang sudah tau wanita itu akan protes saat ia mengatakan untuk membawa supir, ia tidak tau mengapa menantunya itu lebih suka menyetir sendiri dari pada menggunakan supir.


Sebenarnya mama rena ingin ikut menemani menantu dan cucunya itu, tetapi ia merasa kurang enak badan, jadi ia memutuskan beristirahat.


" Baiklah ma, aku akan pergi, apakah mama ingin dibelikan sesuatu, saat aku pulang akan aku bawakan, "ucap jessi


" Tidak ada, mama tidak mau apapaun, pergilah jaga dirimu dan al, "ucap mama rena


Jessi pergi dari situ, tapi sebelum pergi ia menyempatkan menyalim dan mencium pipi mertuanya itu, mama rena hanya menggeleng melihat kelakuannya.

__ADS_1


setelah keluar dari kamar mertuanya itu, jessi memutuskan untuk melihat anaknya itu, sudah siap atau belum, karena tadi ia sempat memberikan pesan kepada pengasuh mira untuk menyiapkan anaknya itu.


saat sampai didalam kamar, jesi bisa melihat anaknya sudah siap, dengan memakai pakaian nya dan juga topi, yang membuat anak itu kelihatan mengemaskan.


" Al, apakah kau sudah siap nak? "tanya jessi yang melihat anknya itu sudah rapi.


" Sudah ma, aku tidak sabal akan pelgi, kita akan main belsama, pasti asik apalagi kalau ayah ikut, "ucap anak itu jessi bisa melihat mata anak itu yang nerbinar, dan antusias saat mengatakannya.


" Baiklah, ayo mbak kita pergi, apakah perlengkapan al sudah semuanya? "tanya jessi memastikan.


" Sudah nona, anda tenang saja, "jawab pengasuh mira.


Mereka pun keluar dari kamar itu, dengan jessi mengendong al, dan pengasuh bejalan dibelakang mereka, dengan membawa perlengkapan yang diperlukan oleh al.


Saat jessi ingin turun tangga, kamar mereka memang berada di lantai atas, jessi berpapasan dengan cantika juga oma, yang sepertinya ingin pergi juga, melihat penampilan mereka.


Oma dan cantika mengabaikan jessi, mereka pergi begitu saja melalui mereka.


" Ma, apakah oma akan ikut dengan kita? "tanya al


" Baguslah, aku kila tadi ikut, aku tidak suka tante jahat, "ucap al lagi.


" Al, kamu ngak boleh ngomong begitu, ngak baik,ingat, "ucap jessi.


" Ia ma, maaf al tidak akan ngomong begitu, "jawab al lagi.


Sesampainya dibawah, mobil sudah siap , mereka pun masuk, jessi memangku al, ia sangat gemas melihat anak itu, sepanjang perjalanan kekantor Reyhan, anak itu sibuk berceloteh tentang apapun, terkadang ia bertanya saat ia melihat sesuatu. yang tidak diketahui olehnya.


Setelah beberapa lama,mereka pun sampai di perusaahn itu, jessi keluar dengan mengendong al, sedangkan pengasuh mira mengekori mereka dari belakang.


Banyak karyawan yang menyapanya, ia hanya akn membalasnya dengan tersenyum tipis.sesampaimya diruangan cek, jessi mengetuk pintu terlebih dahulu, tadi sekretaris mengatakan langsung masuk saja, tetapi jessi tidak mendengar, setelah ada kalimat masuk dari dalam, baru ia memasuki ruangan itu.


" Papa, "teriak al yang langsung menyuruh jessi menurunkan anak itu dari gendonganya.

__ADS_1


Reyhan yang tadinya fokus dengan pekerjaan nya, mengalihkan perhatian nya saat mendengar suara anaknya itu.


" Al, mengapa kamu dkesini nak, "ucap Reyhan mengendong anaknya itu sesekali menciumnya, sambil menatap jessi penuh tanya.


Jessi yang mengerti arti dari tatapan Reyhan, tetapi ia memutuskan duduk disofa terlebih dahulu.


" Aku ingin pergi kerumah sakit, aku akan memulai mencari buktinya hari ini, aku kesini hanya ingin mengatakan itu, nanti kau akan marah lagi, jika aku pergi tanpa ijin, "ucap jessi mengeluarkan suara.


" Dengan membawa al, apakah kau tau anak kecil tidak baik disana, "ucap Reyhan yang mendekat kepada jessi dan duduk disofa yang sama dengan jessi.


" Aku tau, itu sebabnya aku membawa pengasuh nya al, aku akan menyuruh pengasuh menunggu dimobil dengan al, aku hanya sebentar, dari rumah sakit kami akan pergi ke mall , aku ingin mengajak al bermain disana, "ucap jessi menjelaskan kepada Reyhan.


" Baiklah, aku akan mengerjakan pekerjaan ku dengan cepat, aku akan menyusul kalian dimall nanti, "jawab Reyhan


" Ayah akan ikut kan, aku ingin main sama ayah dan ibu,pasti selu,"ucap anak itu semangat, saat mendengar perkataan ayahnya.


"Ayah akan mengerjakan pekerjaan Ayah dulu , nanti ayah akan menyusul kalian ke mall, bagaimana, " ucap Reyhan.


"Asik, ayah halus datang, kalau tidak nanti al malah, ngak mau ngomong sama ayah, " ucap al lagi.


"Baiklah boy, ayah janji, " ucap Reyhan, al menjulurkan jari kelingking nya, dan reyhan menerimanya, anak itu terlihat sangan antusias.


"Aku hanya ingin mengatakan itu, kami akan pergi, kau juga harus mengerjakan pekerjaan mu, sampai jumpa dimall, " ucap jessi yang berdiri dari duduknya, mengambil alih al, dari pangkuan Reyhan, dan pergi diikuti pengasuh mira, yang dari tadi berdiri di samping sofa tempat jessi


berada.


*****


Sesampainya dirumah sakit, jessi menitipkan al kepada pengasuh mira, ia meningalkan mereka dimobil, ia pun keluar dari mobil dan mulai memasuki kawasan rumah sakit, saat ia ingin bertanya kepada pihak administrasi, ia tidak sengaja melihat seseorang yang dikenalinya.


Jessi mengikuti orang itu, saat orang itu memasuki sebuah ruangan, ia terkejut itu adalah ruangan ICU, siapa yang sakit fikirnya.


ia yang penasaran pun, melihat dari pintu, jessi terkejut melihat siapa yang sedang terbaring lemah dengan selang oksigen ditubuhnya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2