
Jessi memutuskan untuk membersihkan dirinya, setelah semuanya siap, ia memutuskan untuk melihat al terlebih dahulu, jessi melihat jam yang ternyata menunjukan pukul sembilan malam, biasanya al pasti sudah tidur jam segini fikirnya.
Sesampainya didepan pintu kamar al, ia membuka pintu dengan pelan,sampai al dan pengasuhnya tidak menyadari kedatangannya, jessi terkejut melihat al yang masih bermain dengan robotnya, ia bisa melihat bahwa pengasuh al yang bernama mira itu, sudah membujuk agar anak itu segera tidur, tapi tidak didengar oleh anak berusia dua tahun itu.
"Al, mengapa kamu belum tidur nak? " tanya jessi sambil mendekati anaknya itu, dan duduk diranjang al.
pengasuh yang menjawab pertanyaan dari jessi, bukan anaknya itu.
"Maaf nona, saya sudah membujuk tuan muda, tapi ia mengacuhkan saya, tidak mendengarkan sama sekali, " ucap pengasuh mira dengan menundukan kepalanya.
Jessi yang mendengar perkataan dari pengasuh al, iya tau pasti anaknya ini tadi menyuruh pengasuh melakukan sesuatu, tetapi tidak dikerjakan olehnya.
"Al mengapa kamu tidak mendengarkan mbak mira, ia pasti sedih diacuhkan olehmu, " ucap jessi
"Al sudah bilang, al belum ngantuk, tapi mbak mila suluh al bobo,padahal tadi al sudah bilang, al akan mau bobo ditemani mama, tabi tidak didengal," ucap al yang berbicara setelah dari tadi hanya diam saja.
"Tapi, biasanya bukanya tuan muda tidur dengan ditemani saya,dan jam segini memang waktunya tuan muda sudah tidur, " ucap mbak mira lagi
"Ia al, biasanya kamu jam segini sudah tidur nak, dan biasanya kamukan ditemani mbak mira, mengapa sekarang tidak mau hm, " ucap jessi sambil mengelus kepala al.
"Aku belum ngantuk ma, aku ingin tidul ditemani sama mama, boleh? " ujar al.
"Baiklah, mbak kamu bisa kembali ke kamar mu istirahat, aku yang akan menemani al malam ini, " ucap jessi
Mbak mira yang mendengarnya pun meninggalkan kamar al, tingal lah al dan jessi yang berada dikamar itu.
"Al, tidur lah mama akan membacakan dogeng untukmu, " ucap jessi yang pegi mengambil buku yang berada di lemari, dikamar anak itu memang banyak buku cerita, jessi memilih yang menurutnya pas untuk dibacakan, supaya anak itu tidur.
__ADS_1
Jessi kembali menaiki ranjang, ia merebahkan tubuhnya disamping anak itu, setelah tadi membereskan beberapa mainannya, ia mulai membacakan cerita, tidak beberapa lama anak itu pun tertidur.
Al memang sudah mengantuk sebenarnya, tetapi ia tidak mau tidur jika tidak bersama dengan mamanya itu.
Jessi yang melihat anak itu sudah terlelap, ia merapikan selimut al, ia menaruh buku dinakas, jessi belum merasakan mengantuk ia sedang memikirkan langkah awal apa yang akan dilakukan ya, untuk membuktikan kepada reyhan, saat ia sedang berfikir, ia pun merasakan ngantuk dan terlelap, selang beberapa menit jessi sudah memasuki mimpinya.
****
Sementara itu, dikediaman ayahnya jessi, sedang terjadi pertengkaran hebat, antara ibu tirinya dengan ayahnya, semua terjadi akibat perusahaan yang mengalami kerugian besar, dan ibu tirinya itu menyalahkan semuanya itu akibat perbuatan dari ayah jessi.
"Mas ini semua salahmu, kau pasti tidak becus mengurus perusahaan, sampai kau membuat kerugian sebesar ini, " ucap Ibu tiri jessi yang bernama sarah
"Aku selama ini sudah berusaha semaksimal mungkin, aku bahkan sudah bekerja keras membuat perusahaan itu bisa maju, " ucap reno
"Kalau memang mas berusaha, perusahaan tidak mungkin mengalami kerugian sebesar ini, sekarang bagaimana pun mas harus bisa mengembalikan kondisi perusahaan seperti semula, aku tidak mau tau, mas harus bisa membuat kondisinya stabil, aku tidak ingin perusahaan itu gulung tikar, " ucap sarah
"mas pasti melakukan kesalahan sebesar ini karena memikirkan putri pembawa sial mu itu bukan? " ucap sarah
"Jangan mas kira aku tidak tahu, bahwa mas bebarapa hari ini mencari informasi tentang keberadaan anak dari istri pertamamu bukan, " ucap sarah lagi.
"Mengapa kau berfikir seperti itu, perusahaan ini tidak ada sangkut pautnya dengan jessi jadi jangan kau libatkan dia dalam masalah ini, "ucap reno.
" Dugaan ku benar bukan, mas mencari keberadaan putrimu itu, mengapa kau mencarinya, apakah kau berniat membawanya kembali, "ucap sarah.
" Terserah, apa yang ingin kau katakan, yang pasti, aku mencari nya bukan untuk mengajaknya kembali tetapi untuk memastikan keadaanya baik-baik saja, tidak lebih dari itu, "ucap reno.
" Apapun itu, kau sudah berjanji kepadaku, bahwa kau tidak akan mencari putrimu itu, mengapa kau mengikarinya mas, apakah kau sudah lupa janjimu itu, "ucap sarah.
__ADS_1
papa jessi yang mendengar itu hanya menghela nafasnya, ia tidak tahu lagi harus bagaimana untuk menghadapi sifat egois dari istri keduanya ini, ia sebenarnya sudah sangat capek tadi dikantor, mengurus masalah kantor, ditambah lagi dengan istri keduanya ini yang memarahinya.
Tiba-tiba pria itu merasakan jantungnya sangat sakit, papa jessi terjatuh sambil memegangi jantungnya dan sebelum kesadarannya hilang, ia sempat mendengar istrinya itu memanggilnya, sampai semuanya gelap.
*****
Sementara diruang kerjanya, reyhan bisa bernafas lega, karena akhirnya peekerjaan kantornya sudah selesai lebih cepat dari dugaan nya, ia merengangkan ototnya, rasanya sangat melelahkan, ia pun memutuskan istirahat, besok ia memiliki meeting penting pagi hari.
Reyhan memasuki kamarnya, ia tidak menemukan keyla dimanapun, reyhan pun memutuskan untuk membersihkan diri terlebih dahulu, setelah siap ia memutuskan kekamar anaknya al, karena ia yakin istrinya pasti berada didalam kamar anaknya itu.
Reyhan pun naik keatas ranjang anaknya itu, yang muat jika dipakai oleh tiga orang, ia pun menyadarkan kepalanya dikepala ranjang, ia belum mengantuk, setelah mandi tadi ia malah semakin segar, Reyhan sekarang merasakan lapar, padahal tadi ia sudah makan, tapi sekarang perutnya merasa lapar lagi, ia sangat ingin makan mie rebus, tetapi ia tidak pandai memasaknya, tidak mungkin ia membangunkan pelayan, ini sudah malam, waktunya mereka istirahat.
Jessi yang merasakan pergerakan diranjang terbangun, ia dapat melihat Reyhan yang sedang menyadarkan kepalanya, dikepala ranjang kamar al.
"Mengapa kau belum tidur? " tanya jessi sambil duduk diranjang memperhatikan al yang masih tidur pulas.
"Aku lapar, apakah kau bisa membuatkan aku mie rebus, aku ingin makan itu, " ucap Reyhan.
"Bukankah tadi kau sudah makan, mungkin akibat kelelahan kau jadi lapar, baiklah ayo kita kedapur, aku akan buatkan, " ucap jessi.
jessi dan Reyhan berjalan beriringann keluar dari kamar, dan pergi kedapur, saat sampai didapur jessi mulai mencari bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memasak mie rebus, bahanya tidak lah banyak.
Reyhan menunggu dikursi bar mini yang ada di dapur itu , ia memperhatikan jessi memasak, Reyhan tidak menyangka walaupun ia sudah berbuat jahat kepada wanita itu, tapi ia tetap perhatian dan peduli kepadanya.
Reyhan sebenarnya kurang yakin dengan kalimat yang diucapkan wanita itu kepadanya, tapi ia akan memberikan kesempatan wanita itu membuktikan perkataannya.
Jessi sudah siap merebus mienya,ia memasak dua bungkus mie,ia punmulai memasukan bumbu- bumbunya, setelah merasa semuanya sudah pas, jessi mematikan kompor, dan menuang mienya kedalam dua mangkuk, ia juga merasa lapar, makanya tadi memasak 2 mie, satu untuk dirinya sendiri.
__ADS_1
Bersambung......