
Reyhan terdiam sebentar sebelum menjawab pertanyaan dari istrinya itu. "Aku hanya ingin menikah sekali seumur hidup, itu adalah prinsip ku, " ujar reyhan sambil melihat kearah jessi yang ternyata menatap nya, beberapa saat mereka hanyut dalam tatapan , sampai akhirnya reyhan memutuskan kontak mata mereka duluan.
"Apa itu artinya ku tidak akan menerima perjodohan yang akan dilakukan oma nita? " ucap jessi.
"Kau pasti bisa mengartikanya, istirahat lah aku akan kembali ke ruang kerjaku, " ucap reyhan yang berlalu pergi dari situ meninggalkan jessi.
Apa yang terjadi dengan pria itu, kenapa akhir-akhir ini dia banyak berubah, kalimat yang diucapkan oleh pria itu bisa membuat jessi senang, wanita itu tidak mengetahui mengapa pria itu mengatakan seperti itu tadi, jessi pun memutuskan membaringkan diri disamping al.
Keesokan harinya, semua keluarga sudah berkumpul di meja makan, kecuali oma nita yang katanya sarapan didalam kamar saja, saat mereka mulai memakan sarapan mereka, oma datang dengan diikuti cantika dibelakangnya, alfian yang melihat itu menghentikan sarapanya , mama rena yang melihat itu pun, ikut menghentikan sarapannya, saat alfian ingin berdiri, oma nita memberikan perintah melalui matanya untuk tetap duduk.
"Ada apa denganmu nak, mengapa kau tidak melanjutkan makanan mu, saat melihat mama datang kau ingin pergi dari sini, " ucap oma nita dengan menunjukan wajah sedihnya, dan suara parau nya.
"Mengapa mama masih membiarkan wanita itu tinggal dirumah ini, apakah yang kukatakan belum cukup jelas, " ucap alfian yang sebenarnya tidak ingin marah kepada mamanya itu, tapi kali ini menurutnya kelakuan dari mamanya itu kelewat batas.
Reyhan yang melihat itu pun angkat bicara menengahi "Tidak masalah pa, oma yang membawanya kemari, jadi tidak mungkin kita mengusirnya, biarkan dia disini menjaga oma, sampai oma ingin pulang ke rumahnya, " ucap reyhan.
"Apa yang kau katakan nak, kelakuan wanita itu tidak bisa dimaafkan, dia sudah melakukan kesalahan besar, mengapa kau belum mengerti Rey, dia bisa saja membahayakan semua orang, " ucap mama rena, yang geram melihat kelakuan dari anak semata wayangnya itu.
"Tapi ma, oma ingin dia tetap berada disini,biarkan dia disini untuk sementara waktu ma, " ucap reyhan.
"Terserah apa yang kau katakan Rey, jangan menyesal dengan keputusan yang kau ambil, " ucap papa alfian beranjak dari situ meninggalkan sarapan nya, yang masih banyak, pria itu sudah tidak memiliki selera makan lagi.
Mama rena pun mengikuti suaminya, begitupun dengan jessi, wanita itu beranjak pergi dari sana, ia muak dengan oma nita yang mau dihasut dan dikelabui oleh wanita seperti cantika.Oma nita yang melihat semua orang bubar, wanita paruh baya itu mendudukan dirinya di kursi meja makan, ia berpura-pura sedih untuk mengambil simpati dari cucunya.
__ADS_1
"Semua orang tidak menyukai oma, bahkan anak oma saja tidak ingin melihat oma, dia sudah tidak menyayangi oma, aku akan pergi dari rumah ini sekarang juga, aku akan kembali kerumahmu saja, jika semua orang tidak menyukai keberadaanku disini, " ucap oma nita
"Tidak oma, apa yang oma katakan, itu semua tidak benar, papa sangat menyayangi oma, aku akan berbicara padanya nanti, " ucap reyhan.
"Tapi Rey..., " ucapan oma nita terpotong saat Rey langsung membungkam dengan jari telunjuknya, "Tidak ada tapi-tapian oma, Rey yang akan mengurusnya, sekarang oma istirahat lah, aku akan pergi kekantor, " ucap reyhan menyalim tangan oma nita dan pergi dari situ.
Setelah oma nita melihat kepergian reyhan, wanita tua itu tersenyum smirk, ia melakukan isyarat mata kemenangan kepada cantika yang dari tadi wanita itu diam saja, tapi ia memperhatikan semuanya yang dilakukan oleh oma nita.
"Akting mu sangat bagus oma, reyhan sampai percaya dengan semuanya, " ucap cantika sambil duduk dan memakan buah apel yang ada di meja itu.
"Itu semua berkatmu nak, kau yang telah mengajarinya bukan, aku berterima kasih padamu, anak itu tidak berubah, dia tidak akan pernah tega melihat aku bersedih, " ucap oma nita.
"oma tau kelemahan dari reyhan, " ucap cantika, "iya aku memang mengetahuinya, tapi aku tidak yakin, sampai kapan aku bisa membuatnya seperti ini, karena lambat daun aku takut ia sama seperti ayahnya, yang akan sangat menyayangi istrinya, dan akan memenuhi segala perkataan dari istrinya itu, " ucap oma nita.
"kita hanya perlu menyusun rencana oma, agar itu tidak pernah terjadi, bagaimana apakan oma memiliki rencana yang bagus? " ucap cantika.
Setelah pembicaraan itu, oma nita dan cantika pergi dari situ,mereka tidak menyadari bahwa sejak tadi, jessi berada disitu dan mendengar semuanya, ia tidak menyangka, reyhan bisa dikelabui oleh oma nita, pria itu begitu bodoh sehingga tidak bisa membedakan ketulusan dan kebohongan, kali ini wanitaa itu bertekad mengagalkan rencana yang akan dibuat oleh mereka.
\*\*\*\*\*
Sesaat setelah raka pergi, elin berusaha memikirkan cara untuk bisa keluar dari apartemen ini, dia tidak mungkin bertemu dengan orang tua raka, wanita itu sebuah menduga akan mendapatkan perlakuan buruk, elin hanya wanita biasa, bagaimana mungkin bersanding dengan seorang dokter, saat berfikir keluar dari jendela, wanita itu pun membuka dan melihat kebawah, ternyata apartemen ini yang paling tinggi, jika ia nekad keluar melalui jendela nyawanya yang akan terancam.
__ADS_1
Raka yang memang sudah tidak memiliki jadwal pun memutuskan memeriksa rekaman CCTV, pria itu ingin memastikan, apakah wanita itu baik-baik saja, saat melihat bahwa wanita itu mencari cara untuk kabur dirinya menjadi gemas, wanita itu terlihat lucu saat cemas seperti itu, pria itu pun memutuskan menelfon ya.
"Mengapa kamu ingin sekali lari, dan keluar dari situ, " ucap raka saat sambungan telepon tersambung.
Elin yang mendengar perkataan itu binggung, dia mencari pria itu dimanapun tapi tidak menemukan nya, sampai suara pria itu kembali terdengar ditelfon, "Apakah kamu sedang mencariku? " ucap raka lagi.
"Tidak, apakah kamu menaruh mata-mata untuk mengawasiku, bagaimana kamu tau apa yang sedang aku lakukan? "jawab elin, wanita itu duduk disofa, ia terlalu capek mencari cara keluar dari tempat ini.
" Aku tau apa yang kamu lakukan, tanpa menaruh mata -mata , kamu pasti berniat kabur dariku, kamu kan orangnya sangat keras kepala, "ucap raka lagi, setelah beberapa kali bertemu dan mengenal elin, raka mengetahui bahwa ternyata wanita itu memiliki sifat keras kepala.
" Terserah apa yang kamu katakan, tapi aku mohon beritahu aku dimana kamu meletakan akses untuk membuka apartemen ini, aku ingin keluar, aku berjanji akan kembali kesini, aku hanya ingin membeli sesuatu sebentar, "ucap elin mencoba mencari cara, ia berbohong kepada pria itu , agar bisa keluar, dan lari dari pria itu.
__ADS_1
pria itu tertawa, elin heran mengapa pria itu malah tertawa, " kamu kira, kamu bisa menipu ku kali ini, tidak elin aku tidak akan tertipu, semua yang kamu butuhkan sudah aku siapkan semua, kalau begitu sampai jumpa nanti malam, "ucap raka menghakhiri panggilan nya, yang membuat elin kesal, tapi wanita itu tidak bisa berbuat apa-apa lagi.
Bersambung......