
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤
Al tertembak di bagian bahu belakang nya dan ia langsung bersembunyi di belakang drum "Aghhhh." Al mengerang sakit sambil menutupi luka tembak di bahu nya dengan tangan, Al mengambil nafas dalam-dalam dimana darah di bahunya begitu banyak bercucuran bahkan baju kemeja putih nya pun sudah penuh dengan darah nya sendiri.
"Ben." Panggil Al pelan saat melihat anak buah nya baru saja mengambil pistol dan dengan cepat Ben pun melempar pistol itu kepada Tuannya.
"Ah.. s h i t." umpat Al kesal saat melepas tangannya yang menutupi bahunya tadi dan ternyata darahnya semakin deras bercucuran keluar.
Al langsung merobek kemeja putih nya dan langsung mengikat bahunya dibawa bagian ketiak nya .
"Panggil anak buah mu cari dimana dia sembunyi, dia masih disekitaran sini, Ben." perintah Al dan Ben pun langsung keluar dari berlarian mencari keberadaan orang yang menembak Tuan nya tadi.
Mata Al berasa berkunang-kunang namun masih ia tahan karna banyak nya darah yang keluar dari tubuhnha sehingga ia kekurangan darah.
"Ponsel...mana ponsel ku, pasti istriku sudah selesai USG." Al langsung mencari keberadaan ponselnya di saku celananya namun ia tidak mendapati dimana ponselnya namun saat itu juga suara dering di ponselnya berbunyi dan ternyata ponsel itu berada tidak jauh dari tempat ia berdiri tadi dimana banyak nya orang-orang mati tergeletak disana.
"Itu dia ponsel ku, pasti Nana telpon." Al begitu ber semangatnya dan langsung berdiri untuk mengambil ponselnha yang terjatuh tadi.
"Bener Nana yang menelpon." Namun saat ia hendka mengambil ponsel nya
Brukkkk....
__ADS_1
tiba-tiba seseorang yang menembak Al tadi memukul Al dengan kayu balok itu menghantam punggung Al dari belakang "owhhhh... " Al langsung memegang punggung nya dan
Brukkk...
ia terjatuh karna hantaman kayu begitu besar itu.
"Bagaimana Al?" ucap Laki-laki itu sambil berjongok di hadapan Al yang tengkurap dilantai dengan mata berkunang-kunang namun Al masih bisa dengan jelas mengenal wajahnya orang itu apalagi suaranya.
"Ini belum seberapa Al." ucap orang itu lagi namun
drettt
drettt
drettt
" Seperti nya dia harus terlibat juga agar lebih seru kan?"ucap Orang itu seakan sedang mengancam Al
"Pecundang kau, jangan pernah kau sentuh wanita ku.. akan ku habisi kau, KEPARAT." ucap Al emosi
Brakkk....
Orang itu langsung menginjak punggung Al dengan kaki nya "Jangan pernah berteriak dengan ku, kau kalah Al." ketus nya lagi.
__ADS_1
Orang itu langsung mengangkat telpon dari Nana di ponsel Al lalu mengaktifkan pengeras suaranya.
"Halo... sayang.. sayang apa kau dengar aku?" ucap Nana di ujung telpon
"Sayang... apa kau sudah sampai disana? bagaimana apa semuanya baik-baik saja?" tanya Nana lagi
"Sayang!"
"Suamiku?"
"Ehemmm... Iya Na, ak.. aku sudah sampai." Al menjawab kecemasan istrinya itu sedangkan tangannya sedari tadi di injak oleh kaki orang dihadapnya itu.
"Ya baiklah suami ku sudah sampai, ehm sayang kau mau dengar hasil USG ku tidak?" tanya Nana di ujung telpon dan Al bisa mendengar dan merasakan nada bicara dan perasaan bahagia istrinya itu.
"Katakan." ucap Al sambil memejamkan matanya menahan sakit tangannya di injak
"Sayang kau tau, setelah USG tadi aku bilang sama perut ku gini. Sayang kau adalah baby yang selalu Mommy dan Daddy mu tunggu, sehat sehat ya." ucap Nana dan Al disana tersenyum kecil
"Dan ya untuk kau suamiku , jika disana kau menemukan wanita lain yang memikat hatimu, maka pulanglah dan temui istrimu. apa yang ada pada wanita lain ada pada istrimu, namun yang tak dimiliki wanita lain selain istrimu adalah (kunci rejeki, kebahagiaan, dan kemuliaan bernama keberkahan) inget ya."ucap Nana kepada Al diujung telpon.
"di USG bayi kita kembar sayang bukan cuma dua tapi tiga." saat Nana mengucapkan itu semua saat itu juga Al mematung dan ponsel itu pun tiba-tiba mati.
Bersambung....
__ADS_1
Sabar ya sabar ... 🥰katanya mau lihat Nana jadi pemberani 🤣🤭sabar ya
Bantu like, komen dan vote othor ya 🙏