
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️
Nana yang sedari tadi sudah tidak tahan dengan Isak tangis dan dadanya begitu sakit dan sesak melihat suaminya begitu rapuh begitu sangat merindukan belas kasih sayang dari seorang ibu yang selama ini yang tidak pernah ia dapatkan,membuat Nana tidak bisa lagi mengontrol emosinya, Nana berjalan mendekati ibu dan anak itu yang sedang saling pandang saling mengeluarkan apa yang mereka rasakan selama ini'' sayang,'' Panggil Nana kepada Al
Al dan Meeryana melihat kearah Nana yang datang menghampiri mereka berdua, Al menghapus air matanya " sayang, kau dan aku tidak jauh berbeda. kita memiliki nasib memiliki keluarga yang sama-sama berasal dari broken home dan kekurangan kasih sayang sama saja aku juga merasakan apa yang kamu rasakan. kita sama, kau terluka aku pun juga. kau sakit aku pun sama," ucap Nana sambil menangis dan mengatakan isi hatinya kepada suaminya itu.
" Ayahku menikah lagi dan ibuku pun sama menikah lagi dan kau tahu siapa korbannya? Anak, akulah yang menjadi korban dari keegoisan mereka. tapi apakah kau tahu? apa aku memiliki dendam, benci? semua itu pasti ada aku merasakannya Aku sakit ,aku terluka, aku dibuang, aku dicampakkan, dan aku dendam juga benci akan hal itu semua kepada kedua orang tuaku,''
" kau berhak atas semua ini sayang, Kau Berhak membenci orang yang telah menyakitimu. Tetapi-"
" kau akan sungguh jauh Ternilai jika memaafkan dan membuka hatimu kepada mereka yang mengakui dan merasa menyesal akan kesalahan mereka, dan dengar Sayang Dia adalah wanita satu-satunya dan wanita yang pertama kali membawamu untuk melihat dunia,'' ucapkan lagi
Kau hanya diam mendengarkan perkataan istrinya matanya semakin memerah air mata yang tadinya ia hapus kembali terjatuh'' kemarilah,'' Al menyuruh Nana agar mendekati dirinya namun Nana hanya diam dan secepat kilat Al menarik tangan Nana dan masuk ke dalam pelukannya. Al berkali-kali menciumi pucuk kening istrinya
__ADS_1
Hihkksss
Hihkksss
suara tangissn kecil itu sangat terdengar dan ini kalo pertama Al begitu cengeng." Nana jangan menangis, Kau adalah hartaku untuk saat ini dan seterusnya. Jangan buang air matamu di depanku, Kau sangat berharga bagiku Nana, Apa kau mengerti?'' memegang Pimpinan dan menghapus air mata wanita itu dengan ibu jarinya.
" sayang, walau kita sering bertengkar aku hanya mau kamu tetap ada dalam hidup aku. Berjanjilah untuk selalu bersamaku sekarang esok dan selamanya,'' minta Nana kepada Al
Al menganggukan kepalanya menyanggupi permintaan istrinya itu'' aku berjanji.''
Nyonya Meeryana hanya bisa pasrah dan ia masih bisa sedikit tersenyum setidaknya putra bungsunya ada bersama dirinya.
Nana melepaskan pelukan dari suaminya itu lalu Nana menarik tangan Al untuk mendekati Ibu mertuanya itu'' sayang, kesempatan itu tidak datang dua kali. bukankah kita sebagai manusia sudah seharusnya untuk saling memaafkan? benarkan?"tanya Nana kepada Al sedangkan mertuanya hanya menunduk diam.
Al menganggukan kepalanya.
__ADS_1
Nana tersenyum sambil menghapus air matanya "Ayo lakukan kan." ucap Nana
Al pun langsung mendekati ibu nya "Boleh aku peluk?" tanya Al pelan dan seketika nyonya Meeryana mengangkat wajahnya melihat kearah putra pertama nya itu.
"Apa aku boleh memeluk mu, Ma... Mamah?" tanya Al sekali lagi
Namun saat dan detik itu juga nyonya Meeryana langsung masuk kedalam pelukan putranya itu.
"Kau anak ku Al,hihksss... kau anak ku,, maafkan aku nak... hihkkksss,"
Akhirnya hari itu menjadi hari paling berharga dan bermakna bagi keluarga itu.
Bersambung.....
😭😭😭😭😭
__ADS_1
Vote othor ya 🙏