Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Masak bersama Ivana


__ADS_3

Happy reading


♥♥♥♥♥♥


Setelah melakukan ritual suami istri Nana lebih dulu membersihkan tubuh nya di dalam kamar mandi sedangkan Al tertidur begitu pulas di atas ranjang mereka, bahkan pakaian masih berserakan di lantai. Tak lama Nana pun keluar dari balik kamar mandi dengan melilit kan handuk di tubunya. Nana melihat ke arah suaminya yang tidur.


"Enak ya, dah kenyang tidur." ucap Nana sambil geleng-geleng lalu wanita itu memungut pakaian mereka yang berserakan di lantai, setelah itu Nana pun langsung masuk kedalam kamar ganti untuk memakai pakaian nya.


Sedangkan di lantai bawah Ivana yang baru saja selesai membersihkan tubuhnya langsung ke luar dari dalam kamar tamu dan masuk ke dapur dimana semua pelayan yang sedang sibuk masak untuk makan malam tuan dan nyonya mereka.


"Bisa aku bantu juga," ucap Ivana mendekat kearah pelayan dan koki disana.


"eh... " Semua orang kaget dan melihat ke arah gadis itu


"boleh aku bantu juga?" tanya gadis itu lagi


Semua orang saling pandang dan diam tak membalas pertanyaan gadis itu "Maaf Nona, anda tamu di rumah ini jadi biarkan kami yang bekerja dan melayani anda." ucap Hollin tiba-tiba datang mendekati gadis bernama Ivana tersebut .

__ADS_1


Ivana pun hanya bisa menghembuskan nafas nya dan mengerti kenapa mereka bersikap seperti itu kepadanya "Sekali ini saja, Bi.. aku bosan." ucap gadis itu lagi memohon


"Tetapi.... " Saat Hollin hendak kembali berbicara dari arah belakang nya Nana datang.


"Udah Bi, gak papa." ucap Nana dan seketika pelayan yang ada di dapur itu langsung menundukan kepala mereka dan menuruti apa yang dikatakan Nana barusan .


"Ayo Ivana kita bantu mereka, aku juga mau bantuin.. soal nya saya juga bosen disini kalau ngga ngapa-ngapain." ucap Nana begitu lugu dan biasa nya sifat wanita itu.


"Terimakasih, ayo." Ivana pun tersenyum kecil dan mereka berdua pun mengambil pisau di dapur dan mencoba mengiris-iris sayuran yang belum di potong disana sedangkan pelayan hanya bisa memberikan ruang karna nyonya muda mereka ada disan juga, jadi mereka tidak bisa berbuat banyak selain melayani apa permintaan tersebut.


"Rumah ku? ehm.. ya boleh, boleh malam ini aku pulang?" Ivana tadi nya gugup bahkan bingung mau bicara apa lalu seketika dirinya langsung mengiakan dan meminta ijin untuk pulang ke rumah nya malam ini


"Ehmm... tidak boleh, kamu pulang nya besok aja ya? udah malem juga, kita makan malam bersama dulu." ajak Nana dan larang nya untuk gadis itu pulang.


"Ah... ya baik,, terimakasih, Na." ucap Ivana


"Ehm,,, Ivana,kamu kenal suami ku darimana? apa kalian teman satu sekolah dulunya? atau teman satu kerjaan?" Nana kembali dengan ke kepoan dirinya yang konyol kalau dalam bertanya.

__ADS_1


"Ka.. kami teman,,, ya ya kami teman." ucap gadis itu.


"Owhhh.."


"Kamu tau Ivana suami ku itu muka tembok banget, bahkan jarang tersenyum... ntah lah aku kadang bingung kenapa dia itu sulit sekali untuk tersenyum." Tiba-tiba Nana curhat kepada Ivana dan gadis itu pun merespon dengan mendengarkan.


"Iya kah?" tanya Ivana


"Iya, suka maksa, angkuh, sok paling kaya.. dia tu yah suka bilang gini(Nana jangan ragukan uang ku, suami mu ini bisa belikan bandara ini atas nama mu) dan ya satu lagi(uang ku banyak, Nana,. jadi pesan apa yang kau mau)." ucap Nana memperagakan gaya bicara seorang Al dan seketika dua wanita itu langsung tertawa lepas


"Pupppsttt ..... hahahhahaha... "


"Tapi walaupun dia kek gitu aku suka, walaupun wajah ku ga good looking tapi cinta ku ke dia tu no akting tau." ucap Nana pada akhirnya.


Bersambung.....


Bantu support terus ya karya othor ya 🙏🙏🤭

__ADS_1


__ADS_2