Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Al mendatangi tuan Wijaya


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Sore itu Al begitu yakin jika istrinya itu saat ini ada dirumah orang tua Nana sendiri tanpa mengetahui konflik di keluarga Nana, di perjalanan Keke hanya diam rak bersuara , gadis itu hanya bisa nurut saat Al mengajak dirinya untuk menemui keluarga Nana dan sebisa mungkin membujuk Nana pulang.


Sedangkan Di kediaman Wijaya semua orang panik dan sibuk membereskan rumah tersebut karna mereka mendapat kabar pewaris Chapone akan ke rumah mereka dan bertemu dengan tuan Wijaya. terutama Merlin istri kedua dari Robert Wijaya dia orang yang paling sibuk dan heboh karna siapa yang tidak tau dengan Al Chapone laki-laki tampan gagah dan berkuasa dan Merlin berharap kedatangan Al dengan niat baik antar keluarga.


" cepet-cepet kalian semua bereskan jangan sampai ada debu kotoran di ruangan ini dan jangan lupa semua makanan disiapkan dengan rapi juga yang lezat." ucap Merlin bolak-balik begitu repotnya setelah berdebar dengan Nana dan dikagetkan dengan kabar kedatangan Al capone, bahkan Merlin menyuruh kedua putrinya untuk berdandan dengan cantik dan berpakaian seksi dan modis sebagaimana perkembangan zaman sekarang yang mereka ikuti.


" Pah kalau boleh tahu pewaris Chapone mau ngapain ya ke sini? kok mama jadi deg-degan, apa jangan-jangan dia mau melamar salah satu putri kita?'' tanya Merlin kepada suaminya begitu penasaran kehadiran Al


"Papa gak tau mah, udah lah kita tunggu saja." ucap tuan Wijaya kepada istrinya.


Merlin langsung naik ke atas untuk ke kamar anaknya dan Setibanya di dalam kamar dia memberikan amanat kepada anaknya itu" ingat ya kalian harus jaga sikap dan sopan santun dan lebih lagi cara bicara yang lembut karena yang datang ini anak dari tuan Chapone yaitu Al, paham?" ucap Berlin mengingatkan kedua anaknya itu.


Tak lama akhirnya mobil yang di naiki Al dan ben juga beserta Keke tiba di kediaman keluarga Wijaya, semua pelayan dan pengawal di tempat itu langsung menyambut kedatangan mereka .


"Selamat datang, Tuan." ucap mereka semua dengan menundukan setengah badan mereka.


Al langsung saja masuk ke dalam menuju ruang tamu besar itu dan disana sudah di sambut oleh tuan Wijaya beserta istrinya Merlin dan tak lupa dia putri nya Evelyn dan emeline.


"Selamat datang putra Teo Chapone, kemarilah Al Chapone kau sudah besar rupanya." ucap Robert Wijaya merentangkan tangannya dan Al pun langsung berjalan mendekati tuan rumah tersebut.

__ADS_1


"Apa kabar, paman?" ucap Al


"Kabar ku baik." ucap Wijaya sedangkan Al menatap aneh ke arah istri dari paman Wijaya itu juga dua wanita muda yang ada disana.


"kau selalu tidak beruntung Nana." batin Keke begitu miris melihat orang lain berkuasa di dalam istana orang tua sahabatnya itu.


"Duduk lah nak." Wijaya pun menyuruh Al tamunya duduk dan Al pun langsung duduk , disana seketika Evelyn dan Emeline langsung membawakan minuman yang sudah di sediakan ke hadapan Al.


"Minumlah dulu." ucap Merlin


"Maaf paman aku tidak mau basa basi, aku ingin membawa putri mu pulang kerumah ku." ucap Al langsung ke inti nya namun mereka disana ber tanggapan lain.


"*Membawa? aghhhh... yang bener aja? jadi istri?" batin Evelyn bertanya-tanya dengan bahagia nya


" Ternyata dia malmu melamar namun dengan cara melamar orang kaya yang ga mau ribet."batin Merlin begitu gembira nya karna apa yang dia fikiran tidak meleset sama sekali*.


"Apa maksud mu, nak?" tanya tuan Wijaya masih belum paham


"Aku mau memabwa istriku pulang, paman." ucap Al dan seketika Merlin menjawab nya.


"Ahhhh.. iya iya jangan terburu-buru anak muda, kau bisa menikmati minuman mu terlebih dahulu, kami senang hati akan niat baik mu itu dan kau bisa piling putri-putri kami."ucap Merlin begitu yakin nya dengan prinsip dan pikiran nya.


Al mengerinyitkan Alis nya.

__ADS_1


" Apa maksud anda?"tanya Al


"Kau mau melaman putri kami kan? kamu bisa pilih mau Evelyn atau Emeline, mereka tau sebuah dengan mengurus rumah dan suami mereka nanti nya." ucap Merlin lagi


"Saya kesini mencari istri saya, Nana." ucap Al san seketika itu juga mereka disana mematung, mata mereka membulat.


"Nana?" kaget mereka disana


"Ya dia istriku Meriana Sean, aku mau menjemput nya." ucap Al lagi membuat Merlin hampir syok saat itu juga.


"Tapi Nak." belum sempat tuan Wijaya bicara Ben langsung mendekati tuan nya


"Maaf tuan, sepertinya Nyonya muda Nana baru saja menggunakan card yang Anda berikan di cafe xx."ucao Ben yang baru saja mendapatkan notif


" Kita kesana sekarang."ucap Al langsung meninggalkan tempat itu.


"NANA?"


"Tidak mungkin?"


Semua orang kaget saat mendengar bahwa Nana adalah istri dari pewaris Chapone.


Bersambung...

__ADS_1


Bantu support othor ya, like komen dan vote seikhlas nya dan jangan lupa follow IG othor @yuliaputry03, disana akan ada lebih dulu visual tokoh2 nya ya 🙏🙏🙏🥰


__ADS_2