
Skip +
Happy reading
🌹🌹🌹♥♥♥🌹🌹🌹
Entah setan apa yang membuat keduanya terhanyut dalam saling pandang dengan diam itu, Al semakin mendekat kan wajahnya kearah Nana sambil tangannya mengusap-usap siku tangan istrinya itu.
"Sakit?" tanya Al sambil menatap Nana dan Nana pun menganggukan kepalanya , Al semakin mendekat hingga nafas mereka beradu bahkan Nana bisa merasakan nafas suaminya itu berhembus.
__ADS_1
Namun tiba-tiba. Al menempelkan bibirnya di bibir Nana dan mereka saling mengh isap bi bir beberapa saat sampai akhirnya Nana yang lebih dulu melepas ciuman hangat Mereka ."suami..." kata Nana ragu. Mereka saling menatap beberapa saat. Komunikasi tanpa kata-kata akhirnya memberi jawaban dan keputusan yang sama dalam hati mereka lalu hampir berbarengan, wajah mereka sama-sama maju dan kembali saling berciuman dengan mesra dan hangat, saling mengh isap bi bir, lalu lama kelamaan, entah siapa yang memulai, Al dan Nana saling mengh isap li dah dan ciuman pun semakin bertambah panas dan bergairah.
"Ehmmm.....ehmm."Des ah keduanya
Ciuman dan hisa pan berlanjut terus, sementara tangan Al mulai beralih dari betis istrinya merayap ke paha Nana dan membelainya dengan lembut. Darah Nana semakin berdesir dan matanya terpejam. Entah bagaimana suaminya itu bisa menyentuh raganya selembut ini, semakin Nana pejamkan matanya semakin melayang perasaannya,dan menikmati kelembutan yang memancing gairah ini.
"Aghhhh...."Erangnya lagi
Al mengambil inisiatif mencium bibir istrinya kembali, yang serta merta di balas dengan hisa pan pada lidahnya. Mungkin saat itu gairah Nana semakin menggelegak akibat tangan Al yang mulai beralih dari pah anya ke miliknya,membelai miliknya yang paling sensitif yang masih terbalut kain tipis segi tiga itu dengan lembut namun pasti.
__ADS_1
"Mmhh..suamii..." de sah Nana di sela-sela ciuman panas mereka . Lala agak lega saat tangan kekar Al meninggalkan miliknya, namun ia mulai menarik blous Nana hingga terlepas , lalu Al loloskan dari kepala istrinya. Gunung kembar yang berisi dengan choco merah muda itu membuat Al semakin ingin melahap nya,Al kembali mencium bibir istrinya , namun kali ini lidahnya mulai berpindah-pindah ke telinga dan leher Nana, untuk kembali lagi ke bibir dan lidah Nana.
Permainannya yang lembut dan tak tergesa-gesa ini membuat Nana Melayang.Al bermain di area gunung istrinya dan setelah puas Al kembali bibirnya yang basah dan lidahnya yang kasar menghantarkan rangs angan hebat yang merebak ke seluruh tubuh Nana pada setiap sentuhannya di pa ha Nana apalagi ketika lid ahnya menggoda milik istrinya dengan hisapan sesekali melibas pinggiran miliknya .
Yang bisa Nana lakukan hanya mend esah dan merintih pasrah melawan gejolak birahi,
"ggaahh.. sayang..stoop..suami .hh.." bagaikan terkena setrum rintihan Nana langsung menyertai ledakan kenikmatan yang ia rasakan saat li dah suaminya melalap miliknya dari bawah sampai ke atas, menyentuh puncak sensitif dan kenikmatan nya .
bersambung....
__ADS_1
Next kilat.... 🥰🤣