Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Bab 12 (Mengetahui sebelum barang sampai)


__ADS_3

Happy reading


🌿🌿🌿🌿🌿🌿


"Katakan ada apa? " Al yang baru masuk kedalam ruang kerjanya di iring langsung oleh Ben selaku anak buahnya menanyai langsung ke poin utama dalam pembicaraan mereka yang memang sedari tadi sangat serius dan perlu di bahas juga tindak lanjutkan.


"Begini tuan, diinformasikan dari mata-mata kita bahwa akan ada barang kiriman yang mengatasnamakan nama anda." ucap Ben dengan begitu yakin jika informasi yang ia dapatkan itu benar-benar akurat bukan hanya bualan semata.


"Siapa orang yang sudah bermain-main dengan ku?apa sudah di ketahui identitas nya? " tanya Al sambil menatap tajam ke arah jendela yang ada di ruangan itu, bahkan terliat jelas dimata Ben tuannya itu mengepalkan tanganya pertanda ia kesal dan muak akan permainan kucing-kucingan seperti ini.


Ben sangat tau betul sifat Al yang selalu menantang maut, tak peduli siapa musuhnya asal masih manusia Al akan menghadapinya dengan berhadap-hadapan bukan seprti orang pengecut yang sembunyi di balik topeng nya.


itu lah seorang Al yang Ben tau betul selama ini menjadi bagian dari anggota SKYBLACK.


"Maaf tuan, itulah kendala bagi mata-mata dan orang bagian peretas kita kesulitan tuan, sebelum mengirim barang mengatasnamakan anda, mereka sudah terlebih dulu memalsukan siapa mereka juga menghilangkan jejak dan tak meninggalkan sedikitpun membuat mata-mata kita kesulitan mencari tau informasi mereka dari kubu mana." ucap Ben untuk pertama kali tak bisa mengatasi ini dan menundukkan kepalanya


"Mereka ingin bermain-main dengan ku rupanya." Al tersenyum licik

__ADS_1


"Seperti nya begitu Tuan." Ben ikut membenarkan perkataan tuannya itu.


"Siapkan mobil Ben, antarkan aku ke markas sekarang." perintah Al dan hendak pergi dari sana namun Ben langsung menghentikannya.


"Tunggu tuan."Ucap Ben, Al langsung berhenti tanpa menatap anak buah nya.


" Maaf tuan atas kelancangan saya, saya tidak bisa mengantar anda ke markas."ucap Ben tak menatap punggung tuannya


"Katakan." Al sudah tau jika ada sesuatu yang ingin anak buah nya itu sampai kan


"Nyonya besar memerintahkan saya agar anda mengunjunginya pagi ini tuan." ucap Ben menyampaikan maksudnya.


"Tuan akan membawa gadis itu? apa nanti tidak akan membuat masalah?" gumam Ben tidak begitu yakin namun balik lagi ia hanya bisa menjalankan tugasnya .


Setelah menunggu dengan lama akhirnya Al bisa melihat anak buahnya itu datang dari arah dalam rumah membawa gadis bernama Nana itu masuk ke dalam mobil.


Setelah masuk ke dalam mobil dimana Ben sebagai sopir dan Nana duduk di samping Al sebagaimana yang sudah di atur dari awal.

__ADS_1


"Tuan, saya mau dibawa kemana?"tanya Nana lagi-lagi berisik membuat Ben hanya bisa menarik nafasnya dalam-dalam melihat dari kaca mobil atas keberanian gadis itu bertanya.


Al hanya diam tak menjawab pertanyaan Nana sama sekali namun laki-laki itu melihat sekilas penampilan Nana dari ujung kaki hingga kepala nya.Sempat merasa aneh dengan jantung nya dan reflek Al langsung mengalihkan pandangan nya.


Tak lama perjalanan akhirnya mereka pun sampai di kediaman orang tua Al Chapone.


"Wow... rumah apa istana ini... besar banget." Nana begitu antusias melihat rumah yang baru saja mereka turun dari mobil


"Kampungan." ketus Al langsung masuk kedalam rumah meninggalkan Nana sendirian disana, melihat dirinya ketinggalan jauh Nana pun berlarian mengejar tuan nya.


"Tuan tunggu."


Brukkk...


Nana menabrak punggung Al yang besar dan kekar membuat ia hampir puyeng kebelakang dan reflek Al langsung menangkap tubuh gadis itu.


Dan seketika "Menyusahkan."

__ADS_1


Bersambung....


Bantu support terus ya karya receh ini πŸ™πŸ™πŸ™πŸ₯°


__ADS_2