Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Bimbang ragu?


__ADS_3

Happy reading


♥♥♥♥♥♥


"Al... I'm back." ucap orang itu dengan nada bergetar membuat Al mencoba membalikan tubuhnya namun seketika saat Al membalikan tubuhnya dengan reflek Al kaget dan memundurkan langkahnya.


"Ka.. kamu." Al bingung bahkan tak percaya siapa yang ada dihadapannya saat ini.


"Iya aku, l'm back honey." ucap orang itu lagi dan orang itu melangkah maju mendekati Al yang diam mematung menatap orang yang berbicara dengan nya itu.


"Al, aku merindukan mu." orang itu langsung memeluk tubuh Al yang berdiri diam seperti orang linglung, dan tiba-tiba air mata orang tersebut menetes menbasahi pipi dan mengenai baju yang di pakai Al.


"Al, aku merindukan mu,.. aku terlalu lama menderita menahan rindu ini Al, aku nggak sanggup lagi... hihkkss... dan aku nggak menyangka bisa ketemu kamu disini.. hihkkss... kita memang jodoh dan tidak akan ada yang bisa memisahkan kita.. hihkkss.." ucap orang itu sesegukan menangis di pelukan bos mafia itu.


"Ivana please bisa lepaskan aku? disini di lihat orang." ucap Al mencoba untuk menahan gejolak yang sedang membara didalam dada nya.

__ADS_1


Orang yang di panggil dengan nama Ivana itupun langsung melepaskan pelukannya dari tubuh Al namun air mata Ivana tak hentinya membasahi pipinya.


Deg....


kembali jantung Al berdetak seakan sedang ter pompa begitu kencang nya melihat orang yang ada di hadapan nya saat ini, wanita bernama Ivana itu pun begitu lusuhnya bahkan baju dan rambut nya kusut berantakan, dan Al pun melirik ke arah kaki gadis itu dan ternyata kakinya banyak bekas luka yang mungkin saja terjatuh atau apa Al pun tidak tau.


"Al.. aku takut." ucap Ivana lagi sambil merem as-rem as kedua tangannya dan Al bisa begitu jelas melihat ekpresi ketakutan dari wajah wanita itu.


Al mengussp-usap wajah nya dengann kasar lalu mencoba kembali menetralkan emosinya "Kau kenapa?" Al mencoba bertanya sebaik dan se pelan mungkin agar tidak menjadi perhatian pengunjung taman yang lain jika ia bersuara keras.


"Kau kenapa?" Al agak panik


"Ehmmm.... tidak apa-apa, Al aku takut bisa kah kau membawa ku pergi? mereka pasti mencari ku dan menyekap ku lagi,, please." Ivana memohon


"Mereka? menyekap? apa maksud mu?" tanya Al

__ADS_1


"Cih... bukannya kau pergi atas pilihan mu selama ini? jangan membodohi ku." ucap Al kembali membuang wajahnya menghadap ke arah lain


"Itu semua bohong Al, itu semua fitnah.. kau tau, aku di culik bahkan di siksa dan di sekap, aku berhasil kabur dari tahanan mereka tapi aku gagal untuk kembali ke negara ku. karna aku tidak memiliki uang hihkkss.... " Ivana sedikit menjerit dan kembali menangis dan entah kenapa hati Al pun ikut terasa sesat melihat Ivana menangis begitu pilu seakan memang tidak ada kebohongan yang ia bicarakan.


"Apa kau tidak mengenali ku lagi karna aku sudah tidak terawat? fisik ku tak terus? banyak lika lebab di tubuh? apa aku tidak secantik dulu lagi?" tanya Ivana .


"Bukan begitu, tapi." Al hendak kembali bicara namun Ivana kembali memotong pembicaraan mereka


"Apa kau tidak mencintai ku lagi Al, kau tidak mencari ku.... aku selalu berdoa agar kau menjemputku dari gudang sialan itu... apa kau tidak mencintai aku lagi?" tanya Ivana namun saat Al ingin menjawab nya


"Aku... "


"Sayang.... " Nana datang dan menghampiri Al


Bersambung....

__ADS_1


Bantu support dan like juga vote others gaje ini ya 🙏🙏😉


__ADS_2