
Happy reading
❤️❤️❤️❤️
Malam itu setelah mendapatkan jawaban semuanya Nana dan Al pun pulang ke Mansion mereka dan tinggalah Ivana juga Nyonya Meeryana disana berdua. Nyonya Meeryana mendekati Ivana yang berdiri menatap arah pintu luar Mansion.
"Kau sudah ikhlas melepaskan nya?" tanya nyonya Meeryana kepada gadis di hadapan nya itu.
"Jika aku bilang tidak apakah aku bisa kembali dengan nya?" gadis itu balik bertanya kepada nyonya Meeryana dan Meeryana pun terdiam
"Dia sangat mencintai istri nya Mah, aku bisa melihat dari tatapan mata nya. lalu aku bisa apa?" ucap Ivana lagi sambil menundukan kepalanya.
"kau wanita baik, kau kuat.. kau akan mendapatkan kebahagiaan mu nanti, sabar ya." nyonya Meeryana seketika itu juga mengusap-usap rambut Ivana seperti anaknya sendiri.
Namun saat dua wanita beda usia itu saling membagi kasih dan sayang tiba-tiba dari arah luar datang kedua orang pria berbeda usia juga bisa dibilang ayah dan anak, mereka berdua langsung masuk saja kedalam Mansion tersebut tanpa babibu atau ucapan sama sekali.
"Sayang, aku telah menemukan El. ini dia." Joy suami kedua dari nyonya Meeryana langsung membawa anaknya bernama El tersebut kehadapan istrinya.
__ADS_1
"Mah.. " saat Al hendak memeluk mamanya Meeryana menghindar.
"Kenapa kau cari masalah dengan Al?" tanya Meeryana dengan cepat sedangkan Ivana hanya bisa diam melihat ibu dan anak itu bertengkar, Ivana tau betul bagaimana kehidupan keluarga Al dimana dia memiliki adik tiri dengan dua papah dan satu mamah.
"Hay." El bukannya menjawab pertanyaan mama nya, laki-laki itu malah melambaikan tangannya ke arah Ivana sedangkan Ivana tidak begitu melayani nya dan lebih ke mengabaikan laki-laki itu.
"El, jawab aku? kenapa kau mengganggu istri kakakmu?dia begitu marah bahkan dengan ku." nyonya Meeryana langsung membentak putra keduanya itu yang usianya dengan Al berjarak 4 tahun.
Ya nyonya Meeryana sudah pisah dengan suami pertamanya di saat Al berumur empat tahun dan menggores juga membekas luka di dalam diri Al karna waktu itu papah nya mengidam penyakit serius dan mama nya memilih bermain gila dengan pria lain bahkan di depan mata kepala Al kecil sendiri. dan sampai detik ini pun Al tidak bisa memaafkan semua itu.
"Istri siapa? emangnya kak Al sudah punya istri? kenapa tidak di publish nya di media ? mungkin simpanan nya kali." ucap El kepada mama nya itu
"Emang bener kan? lagian mama menuduh El yang nggak-nggak, Els sndiri ga tau mah istri kakak yang mana yang El ganggu." ucap laki-laki berusia dua puluh lima tahun itu.
"Sayang udahlah, anak ini tidak salah bahkan dia tidak tau apa-apa." ucap Joy kepada istrinya.
"Kau selalu menjadi anak yang suka bohong El, kenapa kau tidak bisa berubah. berhenti mengganggu kakak mu, dia bakal marah besar nanti... berhenti mengganggu Nana wanita hamil yang kau temui di rumah sakit itu.. berhentilah, jadilah anak baik El. teriak Nyonya Meeryana kepada anak keduanya itu karna dirinya benar-benar sudah capek dengan semua ini.
__ADS_1
"Owh... Nona cantik itu istri kak Al, dia pintar juga hanya aku laki-laki bodoh yang tidak berguna." ucap pria muda itu sedangkan Ivana hanya bisa melihat dan diam.
"Ya kau benar mah, aku suka bohong aku juga anak tidak berguna, bahkan selalu salah di mata kalian, di mata kakak." ucap El membuka jaket levis yang ia pakai.
"Sudah diam lah, El." Joy membentak anak nya.
"Biarkan aku bicara sekali Pah, kenapa kalian sangat membenci ku?apa salah ku? aku sudah pergi dari rumah ini dah hidup di jalanan, dan kenapa kalian masih selalu menuduhku?"teriak El kepada orang di sana
" Karna kau mengganggu kehidupan kakak mu, El."jawab nyonya Meeryana
"Jangan memvonis orang lain tanpa tau kebenarannya, Mah."
"Ya aku selalu mengagumi dia yang hebat akan segalanya, di takuti semua orang dan aku bangga memiliki kakak seperti dirinya, tapi apa kau tau mah? dia tidak pernah menganggap ku ada." ucap pria muda bernama El Agata tersebut.
El hendak pergi dari tempat itu namun sebelum pergi dia berpesan "Aku hanya menginginkan pengakuan dari mulut kakak ku sendiri bahwa aku ini ada, permisi."
Bersambung.....
__ADS_1
Pernah di posisi keluarga broken home gak sih? 😭😭😭sebenarnya gak enak banget karna anak lah menjadi korban nya., yuk kita buka satu-satu masalah dalam keluarga Chapone juga Agata 💪💪💪
bantu support othor dengan kike komen juga vote ya 🙏🙏🙏