Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Melakukan nya lagi part 1


__ADS_3

Peringatan.... skip skip... area panas dingin ❤️


Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️


"Kamu tidak tidur?"tanya Al kepada istrinya


" Gimana mau tidur, dari tadi di gangguin terus."ucap Nana dengan suara parau nya


"Ehm.. maaf, silakan tidur lagi." ucap Al sedikit malu karna ulah nya membuat tidur Nana terusik, Al hendak berbaring disamping istrinya namun Nana langsung menahan lengan suaminya.


"Ada apa, hmm."tanya Al di buat bingung istrinya itu.


" Lanjutkan."ucap nya begitu pelan suara wanitanya itu.


"Apa?" Al pura-pura tidak paham

__ADS_1


"Yang tadi." ucap Nana


"Yang mana?" kembali Al menggoda istrinya


Nana langsung merwajah cemberut "menyebalkan." ketus Nana


Namun seketika Al langsung tersenyum melihat tingkah ngambek istrinya itu,Al langsung menyerang bibir Nana dan tak memberikan ampun pada wanita nya itu "Sayang..."Panggil Nana dengan suara manjanya


Al tidak memberikan kesempatan untuk Nanaberistirahat. Dia langsung memeluk Nana dan mel umat bibir istrinya .


Nana gelapan dan tidak kuasa menolaknya ketika Al mulai mebuka seluruh pakaian yang ia kenakan sedangkan bibir nya tak lepas bermain di bibir Nana,Al membuka semua yang ada di tubuh istrinya itu .setelah melu cuti semua pakaian istrinya Al pun melepaskan bibir nya itu lalu berdiri dan Nana pun disuruh Al untuk duduk di atas meja rias mereka dikamar itu, dengan elusan tangannya,Al telah membuka penutup da da istrinya yang berukuran lumayan be sar dan penutup milik nya .


Lalu Nana membuka baju dan celana yang dikenakan suaminya dan ia Kaget! Ternyata senjata Al sudah keluar melewati celana dala mnya. Kelihatan ujungnya memerah.


Sudah terasa satu jari Al dimasukkan ke dalam milik istrinya . Dikeluar- masukkannya jari itu dan diputar-putar. Digoyang ke kanan dan kiri. Satu jari dimasukkannya lagi. Terasa sakit, tapi nikmat. Mungkin masih penasaran, Al memasukkan jarinya yang ketiga.


Dikeluar-masukkan, digoyang kiri kanan. Nikmat sekali. Sedangkan tangan kirinya membantu membuka lub ang milik istrinya untuk mempermudah memasukkan jari-jari kanannya. “Ah.. uh.. ah.. sh.. uhh.. shh.. terus sayang.....aduh.. nggak kuat Al. Aku mau keluar nih..” Akhirnya Nana basah.

__ADS_1


Al tersenyum puas. “Sekarang gantian ya,.” Al memohon kepada istrinya


“Hemmm...tapi punyamu panjang, muat nggak ya..?” jawab Nana


“Coba saja dulu,sayang. Nanti juga terbiasa.”Ucap Al dengan suara parau yang terdengar sangat sensual


“Auh.. aw.. jangan didorong sayang, malah masuk ke tenggorokkanku, pelan-pelan saja ya. Punyamu kan panjang.” Rengek Nana karna Al menekankan kepalanya lebih dalam


Sekitar lima belas menit kemudian erangan Al semakin menjadi-jadi. “Ah.. uh.. oh.. ah.. sh.. uh.. oh.. uh.. ah.. uh..” Nana pun menghisap semakin kuat dan kuat, Al pun semakin keras erangannya.


Al mulai ingat, tangannya bekerja lagi mengelus Milik Nana yang mulai mengering, basah kembali. Mulut Nana masih penuh senjata Al dengan gerakan keluar masuk seperti penyanyi karaoke.


“Sudah dulu sayang,aku nggak tahan.., masukkin saja ke milik mu hmmm..?” pinta Al.


Nana hanya menganggukkan kepala saja, sambil Berharap harap cemas . Kedua kaki Nana diangkat ke pundak kiri dan kanannya Al, sehingga posisi Nana menga ngkang.


Al dapat melihat dengan jelas milik istrinya yang kecil namun kelihatan gemuk seperti bakpau.Nana melihat suaminya mengelus miliknya dan menyenggol-nyenggolkan pada punyanya, membuat Nana kegelian.

__ADS_1


Bersambung.....


Next kilat..... othor ngosngosa nulis nya 🤣🤣


__ADS_2