
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️
siang menjelang sore itu betul mana tahu yang sebenarnya terjadi dianya di dalam pesawat hanya saling diam bersamaan tak ada pembicaraan apapun keduanya, mama hanya bisa fokus sambil mengerjakan matanya dan memikirkan Bagaimana keadaan suaminya namun dalam hati besarnya dia yakin suaminya mampu melakukan itu semua.
tak berselang waktu lama pesawat pun mendarat tepat di negara A, El begitu sangat hati-hati menjaga nanas sang kakak ipar saat turun dari pesawat dikarenakan perutnya yang begitu besar membuat El benar-benar takut akan terjadi sesuatu nantinya, kali ini El begitu yakin akan membuktikan kepada kakaknya bahwa ia bisa menjadi adik yang lebih baik lagi dan bisa membuktikan dan layak menjadi adik dariAl Chapone .
"Nana, kita jangan naik mobil yang ada di bandara ini.kita bisa menyewa mobil tetapi perlu jalan sekitar sepuluh menit dari bandara ini untuk mendapatkan kan nya dan sampai disana." ucap El lagi.
"Oke baiklah." Nana setuju saja dan langsung memakai kacamata hitam nya tampak begitu keren walau dengan perut begitu besar.
"Apa kau sanggup berjalan?" tanya El lagi-lagi meragukan Nana membuat wanita itu geram.
"Aku masih muda dan aku masih gagah yah,berhenti omong kosong mu itu.. ayo berangkat." ucap Nana mendengus kesal lalu pergi dari hadapan El terlebih dahulu.
El langsung mengeluarkan ponselnya, dirinya tidak bisa melacak keberadaan kakaknya tetapi El bisa melacak nomor orang yang selalu ia simpan selama ini.
__ADS_1
"Dia di gudang itu lagi, baiklah." gumam El bisa mendeteksi keberadaan seseorang yang baru saja ia lacak ponsel orang itu, fikir El jika orang itu ada disana maka bisa dipastikan Al pun ada disana juga.
"Hey siput ayo, lama sekali." ketus Nana dari kejauhan begitu emosi melihat pergerakan lambat adik iparnya itu.
"Maaf maaf," El pun langsung berlarian menemui kakak iparnya.
tak lama mereka menempuh perjalanan akhirnya mereka pun sampai di mana tempat penyewaan mobil di negara tersebut, namun saat bernegosiasi ternyata harga mobil yang sesuai kapasitas El begitu mahal,El langsung melihat ke arah Nana"kakak ipar kau tau kan aku hanya tinggal dijalanan dan ternyata dollar disini begitu mahal, apa kau punya uang suamimu untuk membayarnya?"tanya El begitu malu meminta wanita yang membayar posisi disana banyaknya orang yang memperhsrkakn mereka.
manapun dengan gaya Sombongnya mengeluarkan dompet yang berisikan Black card yang diberikan oleh suaminya waktu itu'' aku sih bukan wanita matre ya juga nggak sombong tapi ini pemberian suamiku kamu boleh pakai demi suamiku.'' putus Nana dan akhirnya mereka pun membayar tagihan mobil itu dan langsung tancap gas ke gedung di mana El tadi mendapatkan posisi mereka.
Ciiitttttt.....
"Kakak ipar dengar kan aku, apapun yang kau lihat nanti. berhentilah untuk bicara dan jangan berisik jika tidak mau kita celaka, apa kau bisa berjanji?" tanya El sebelum lebih dalam masuk ke gedung itu.
"Ya, aku janji."ucap Nana yang mana tangannya sudah kerinagt dingin.
yang mengeluarkan senjata api dari balik pinggangnya lalu ia mencoba kembali melangkah di depan anak saya Nana ada di belakangnya, mereka mengendap-endap masuk ke dalam gedung itu namun melihat kosong tidak ada apa-apa pun tetapi saat anak sedang melangkah bersama l tiba-tiba Nana hampir menginjak sesuatu dan'' Oh my God,aghh."saat Nana hendak teriak El pun langsung menutup mulut kakak iparnya itu .
__ADS_1
"Ehmmmm." El kembali melepaskan tangannya dari mulut Nana.
"Mayat?" bisik Nana dimana wajah Nana sudah pucat dan berkeringat.
"Diam dan jangan hiraukan kakak ipar."bisik El lagi
" Ya ya baiklah."Nana mencoba kembali tenang dan mengabaikan mayat yang hampir ia injak tadi, ini benar-benar pengalaman pertama bagi Nana.
Crutt.....
Cruttt....
Nana dan El saling pandang karna mendengar suara lucutan atau sabetan dari arah pintu tak jauh mereka berdiri "Disana." bisik El kepada Nana.
Dan mereka berdua pun langsung berjalan mendekati arah pintu yang terbuka sedikit itu namun saat mendekat dan Nana melihat siapa orang didalam sana, saat itu juga wanita itu hendak teriak. namun El langsung kembali menutup mulut kakak ipar nya dan menarik Nana untuk pergi dari depan pintu itu dan bersembunyi dibalik drup besar yang ada disana.
"El... dia kan?" Nana kaget bahkan tidak percaya
__ADS_1
Bersambung......
Maaf ya slow update anak othor lagi demam 😭😭tapi othor usahain update tiap hari kok. 🙏🙏