
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Jay atau ayah tiri dari Allah Chapone tersungkur di lantai saat kaki kiri dan kanannya tertembak dan semua orang pun langsung melihat kearah belakang mereka siapa yang menembak tersebut termasuk Jay sendiri menbalikan posisi nya saat kakinya tertembak.
"El?" kaget Nana, Al tidak kaget akan kehadiran El disana tetapi Al lebih fokus terhadap istrinya yang seakan kenal dekat dengan bajing kecil itu.
"KEPARAT." teriak Jay berusaha berdiri namun kesulitan karna bukan hanya satu tetapi dia kaki yang di tembak dan Jay sangat menyayanhkan karna yang menembak adalah anak nya sendiri.
"Bodoh... tolol." teriak dan maki Jay kepada El yang masih memegang pistol ditangannya.
El pun melangkahkan kakinya mendekati semua orang disana sedangkan Nana langsung berjalan mendekati El membuat Al membesarkan bola matanya melihat sikap istrinya itu. "El, tunggu." ucap Nana memegang tangan El membuat Al yang melihat itu semua mengepalkan tangannya dan itu semua tak lepas dari sorot mata Asisten Ben.
Asisten Ben tau betul tuannya saat ini sedang marah karna istrinya menyentuh pria lain "El, mengapa kau menembak nya? dia ayahmu." ucap Nana lagi kepada El yang diam saja tak menjawab ucapan kakak iparnya itu.
"El jawab aku, kenapa kau melakukan nya? apakah ada anak yang menyakiti orang tuanya?" bentak Nana kepada El yang hanya diam sambil mengacungkan pistol ke arah papa nya sendiri.
"Apakah ada seorang ayah yang memakai anaknya hingga kata-kata kotor dan kasar ia lontarkan?" El bukan menjawab pertanyaan Nana melainkan bertanya kepada kakak iparnya itu lebih tepat nya kesemua orang.
__ADS_1
Nana terdiam mendengar ucapan pemuda dihadapan nya itu.
"Dan dia mengajarkan aku akan semua itu."tunjuk El kepada Jay yang terduduk di lantai.
" Anak bodoh."ketus Jay ayah kandung El
"Jangan merasa jadi orang tua itu sewenang-wenang terhadap anaknya, itu adalah tindakan yang tidak baik dan mewariskan kepada anak secara tidak langsung, dan ini lah aku sekarang, mencontohkan dirimu. Pah." ucap El lagi kepada Papa nya.
El melirik kearah papa nya lalu ia menatap wajah Al begitu lama "Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup, dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia." ucap El tersenyum kecut di hadapan semua orang.
"Ck." Al berdecak sedangkan Nana bisa mengerti dan merasakan apa yang dirasakan pemuda bernama El Agata tersebut.
Namun tiba-tiba di sana Nyonya Meeryana datang bersama Ivana juga anak buahnya . "Al, kau baik-baik saja nak?" Nyonya Meeryana begitu cemas melihat tubuh anak tertua nya itu begitu njir luka dan memerah akibat pukulan.
"Jay, jawab aku.. kau melakukan semuanya? kau menyiksa putra ku?" teriak nyonya Meeryana dan langsung menatap tajam El.
"Apa kau bersekongkol dengan anak mu ini? benar begitu Jay? kalian?"teriak nyonya Meeryana penus emosi dan hendak memukul El
Plakkk......
__ADS_1
Plakkk....
" El... berapa kali aku bilang, sudah cukup El cukup, jangan berulah."teriak nyonya Meeryana
"Pukul lagi Mah, pukul. " ucap El sedangkan Nana memejamkan matanya takut melihat apa yang ada dihadapan nya itu.
"Pukul... pukul.. lagi.. Mah.. pukul. " El mengambil tangan mama nya itu lalu memukul-mukul di pipinya.
"Bagaimana bisa orang tua tidak menyukai anaknya, bukannya anak itu buah dari hasil kasih sayang ayah dan ibunya?"tanya El, mata pemuda itu memerah namun dia bukan laki-laki cengeng, dia masih bisa menahan lajunya air matanya.
"Sebanyak apapun El meminta maaf, tetap saja tidak mengubah perspektif salah di mata orang tua bahkan kakak ku sendiri."ucap nya lagi begitu miris melihat hidupnya.
"Selama ini aku diam, apa-apa aku diam.Diam adalah tindakanku untuk mereda ocehan yang selalu menyalahkanku."ketus El kepada mama dan papa nya yang ada disana.
" Sekarang aku tanya, apa salah ku sehingga kalian membenci ku. dari aku lahir hingga sebesar ini kenapa aku dibenci mah, pa? salah El dimana? dimana?"tanya Laki-laki itu lalu menjatuhkan pistol di tangannya dan berlutut dikaki mamah nya itu.
"El punya orang tua tapi di yatim piatu kan oleh kalian."
Bersambung.....
__ADS_1
Bantu support terus ya othor receh ini
Like, komen, dan vote vote ❤️❤️🤭