Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Bab 35


__ADS_3

Happy reading


🌷🌷🌷🌷🌷


Pagi itu setelah membersihkan tubuhnya kembali di kamar mandi kini Al sudah rapi dengan pakaian nya sedangkan Nana baru membukakan matanya karna begitu ngantuk dan lelahnya ditambah bagian bawah pusernya terasa perih.


"Ayo bersihkan tubuhmu, kita akan berangkat sebentar lagi." ucap Al tanpa melihat Nana di atas kasur karna ia sedang memasangkan jam ditangannya.


"Baiklah tuan suami,kau hanya bisa memerintah saja,, dans sekarang kau bisa bersikap seperti tidak terjadi apa-apa tadi sedangkan aku untuk memperlihatkan wajah ku saja malu bukan main." umpat Nana dalam hati lalu ia mencoba berdiri dengan selimut yang melilit tubuhnya.


"Hey, kau mau kemana seperti itu?" tanya Al menghentikan langkah Nana karna melihat istrinya itu menggulung tubuhnya dengan selimut


"Mau ke Mall, ke kamar mandi lah." ketus Nana dengan tanpa sadar begitu berani nya lalu masuk kedalam kamar mandi dan sedikit menghempaskan pintu kamar mandi membuat Al uang melihat nya dari luar hanya menggeleng kan kepalanya.


"Bisa-bisa nya dia nanya mau kemana? di gendong kek istrinya, cih... menyebalkan." umpat Nana kembali kesal di dalam kamar mandi.


"Dia kenapa?" Al yang heran melihat sikap Nana yang aneh.


Al pun langsung keluar dari kamar untuk menemui asisten nya itu.


Cek lek....

__ADS_1


Namun saat Al buka pintu kamar ia hampir kaget dan menaikan satu alisnya "kalian ngapain disini?" tanya Al kepada pelayan juga Ben asistennya.


"emmmm... kami." Hollin kebingungan


"Kalian nguping?" tuding Al dengan wajah marah


"Ahhh... tidak tidak tuan, kami baru saja sampai mau memanggil anda, bahwa semua persiapan dan perlengkapan anda juga nona sudah siap semua, dan tiga puluh menit lagi plane taking off." ucap Ben tidak gugup seperti hollin karna dirinya harus bisa bersikap profesional saat berhadapan dengan bos nya yang super galak itu.


"Ya baiklah, tunggulah dibawah lima belas menit aku dan istriku turun." ucap Al


"Istri? jadi dia mengakuinya?" batin Ben bertanya-tanya namun ia langsung berbalik arah dan turun kebawah bersama hollin sedangkan Al kembali masuk kedalam kamar untuk melihat Nana apakah sudah atau belum.


"Iiiiihhh... serem." gumam Nana merasa horor sendiri


"Hey.... sudah belum? lama sekali." panggil Al sambil menggedor-gedor pintu


"Iya sebentar." ucap Nana


"sebentar lagi plane taking off." ucap Al kembali


"Iya iya... bawel banget." ketus Nana lagi

__ADS_1


wanita itu segera membasahi seluruh tubuhnya dengan air shower untuk mempercepat mandinya karna tuan raja sudah mengeluarkan ucapan dingin nya namun ancaman bagi orang lain yang mendengar nya.


"Bi, Nana sudah siap." Nana yang sudah turun dari kamar nya menyapa Hollin yang sudah menunggu dirinya dari tadi.


"Kau orang pertama yang membuat tuan menunggu, Nona." bisik Hollin kepada Nana yang celingukan mencari keberadaan Al


"Kenapa pakai syal, Nona? apa anda tidak sehat?" tanya Hollin dan pelayanan lain ikut memperhatikan syal yang menggulung leher Nana


"Aku sehat bi, tuan mu itu yang tidak sehat." ketus Nana tanpa sadar membuat orang yang mendengar kaget


"Maksud anda, Nona?" tanya Hollin


Namun seketika Nana sadar dan melihat Al yang sudah menatapnya dengan tatapan membunuhnya .


"ehmmmm.... maksud Nana, ibu dan ayahmu pasti nikah ditanggal yang sama kan Bi?" ucap Nana ngasal karna sudah di plototin oleh suaminya sendiri


"Hahk." Hollin melongo


Bersambung... ..


Maaf ya baru update πŸ™πŸ™lagi ga enak badan dari kemarin

__ADS_1


__ADS_2