Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Berbicara berdua


__ADS_3

Happy Reading


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


pagi itu setelah sampai di Mansion keluarga besar Meeryana semua orang pun turun termasuk El yang ada di sana namun saat semua orang sudah pada turun El tiba-tiba menarik tangan Ivana untuk menjauh dari Mansion tersebut,."Hey...."Ivana kaget


"Ikut aku sebentar." ucap El kepada Ivana lagi.


Mereka berdua semakin menjauh dari pintu utama Mansion itu menuju belakang Mansion dan itu adalah sebuah taman dan danau kecil yang memang sudah lama berasa dan dibuat di sekitaran Mansion tersebut.


Mereka berduapun sampai didepan danau tersebut dan El masih menggengam tangan Ivana dengan eratnya "Ada apa sih El?"tanya Ivana kepada El yang sedari tadi begitu fokus menatap mata nya.


" Katakan padaku."pinta El membuat Ivana bingung.


"Katakan? maksudnya apa? apa yang harus aku katakan?" ucap Ivana


"Kau mau menbodohi ku?" ucap El lagi seakan tau betul apa yang ada di pikiran gadis itu.


"Apa sih? udah ah aku mau istirahat." Ivana hendak pergi namun kembali El menarik tangan gadis itu.


"Katakan isi hatimu, jangan membohongi perasaan mu yang mana orang lain bisa membacanya Ivana." ucap El membuat Ivana terdiam dan mematung.


"Jangan bohongi aku karna aku bukan mereka."ucap El lagi kepada wanita itu.

__ADS_1


" Mulut dan hati mu itu tidak sejalan, paham."ucap El dengan begitu ketusnya.


Ivana semakin diam merasa dipojokan oleh laki-laki bernama El Agatha tersebut, Ivana bingung apa yang harus ia jawab dan apa yang dipertanyakan oleh laki-laki bernama El itu memang benar adanya namun dia hanyalah manusia biasa yang bukan memiliki hati batu.


"Dia hanya singgah Ivana, seharusnya kau kasih dia kopi bukan hati." ucap El lagi yang mana membuat Ivana langsung melihat kearah wajah El.


"Jangan ajari aku." ucap Ivana.


"Kau punya penyakit asam lambung kan?" ucap El seakan tau betul akan kehidupan Ivana


"Jangan pedulikan itu." ketua wanita itu lagi


"Aku tau Ivana, kamu itu punya asam lambung dan darah rendah, faktor utama di lambung adalah fikiran. jadi kalau kamu pengen sembuh jangan terlalu larut dalam berfikir yang tidak seharunya di fikirkan." ucap El


"Kasiham kamu masih muda, jalannya masih panjang, jaga kesehatan kurangi makan pedas dan dingin dan jangan terlalu sering bergadang." ucap El lagi


"Apa peduli mu?"ucap Ivana.


"Aku peduli,, jadi kalau ada apa-apa." belum sempat El meneruskan kata-katanga Ivana lebih dulu memotong pembicaraan mereka.


"Aku trauma banget sama kalimat kalau ada apa-apa cerita ya, aku selalu ada disini kok. Basi gitu mah." ketua Ivana


"Bukan gitu, aku peduli aja sama kamu. kamu itu." kembali perkataan El dipotong oleh Ivana.

__ADS_1


"Kamu apa? kamu goblok gitu?" tuding Ivana menebak perkataan El


"Bukan gitu Ivana."ucap El


" Ya aku paham kok, aku ngga cantik sih tapi kalau soal setiap sama satu laki-laki sampe bego plus tolol BOLEH DI ADU."ucap Ivana yang mana sebenarnya El henak tertawa namun laki-laki itu menahan nya.


"Ternyata benar ya, wanita bisa berdamai dengan luka nya tapi tidak dengan trauma nya." sindir El langsung di tatap Ivana


"Apa maksudmu?" tanya Ivana


"Kau gagal move on kan?" sindir El tersenyum devile


"Siapa bilang? aku sudah move on kok."ucap Ivana tak ingin melihat wajah El


" Benarkah?"tanya El mencari kejujuran dari wajah itu


"Benar." jawab Ivana cepat


"Jika benar dan buktikan omongan mu itu, menikahlah dengan ku maka aku percaya jika kau benar-benar move on dari masalalu mu." ucap El pada akhirnya.


"Ng.''


Bersambung....

__ADS_1


Vote othor ya? ya ya 🥰🥰😘


__ADS_2