Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Tidak ingin sekamar


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️


Sepanjang perjalanan menuju kediaman Mansion Al Chapone dua orang berstatus suami istri itu hanya saling diam bahkan Nana mendiamkan Al karna suaminya itu tak bisam menjawab pertanyaan nya. Al yang memilih untuk berbicara di rumah saja tidak mau meladeni istrinya karna dia tak ingin ada keributan.


tak lama akhirnya mereka pun sampai di depan Mansion Al capone, Ben langsung turun terlebih dahulu dan langsung membuka pintu untuk Tuan Dan Nyonya nya.


Nana langsung turun tanpa melihat ke kiri dan ke kanan, wanita itu fokus naik ke lantai ke kamar nya dan Al pun membiarkan istrinya lebih dulu masuk kamar.


"Ben, antarkan teman Nana pulang dan jangan lupa setelah ini tugas mu lebih banyak lagi. cari bajing kecil itu." ucap Al lagi lalu meninggal kan ben disana dan ikut naik ke lantai atas karna ada urusan yang belum ia selesai kan.


Al pun tiba di depan kamar nya namun saat ia hendak membuka pintu kamar itu di berdiri sebentar entah kenapa dia merasa gugup bahkan jantungnya dag dig dug, ia seakan menjadi gugup untuk berhadapan dengan istrinya sendiri dan bagaimana cara mengekspresikan semua nya.


Ceklek...


Al pun dengan penuh percaya diri dan bisa mengatasi semua nya langsung membuka pintu dan masuk kedalam kamar namun mendapati istrinya sedang terbaring di atas kasur mereka.


"Apa kau cape?" tanya Al pelan namun tidak mendapatkan jawaban nya


"Apa aku bisa bicara sebentar?" tanya Al lagi namun Nana tetap diam tetapi Al tau jika istrinya itu tidak lah tidur.


Al menarik nafas nya panjang karna tidak mendapat kan jawaban dari pertanyaan nya bahkan ini kali pertama dirinya di abaikan seseorang.


"Nana... aku mau bertanya ada hubungan apa kau dengan El Agata lalu dengan laki-laki di restoran tadi, dia siapa?" ucap Al karna sedari tadi dirinya penasaran.

__ADS_1


Nana yang mendengar itu semua seketika itu juga langsung bangun dari tidur nya "Apa? kau tidak bisa menjawab pertanyaan ku dimobil tadi dan sekarang kau memberi ku pertanyaan seoalah aku selingkuh begitu?"


"Lantas apa yang kau lakukan dengan Ivana hahk?" ucap Nana entah mengapa mood wanita itu suka tidak jelas, kadang dia bersikap konyol namun kadang juga di mudah marahmarah, Al diam.


"Kenapa diam, katakan?" ucap Nana lagi


"Aku tidak ingin ribut Na." ucap Al


"Jangan curang, kau menginginkan yang terjaga sedangkan kau sendiri tidak menjaga." ucap Nana lagi hendak pergi dari hadapan suaminya itu namun Al dengan cepat menarik tangan Nana hingga Nana mendekat dengan nya.


"Aku belajar mengontrol kan emosi ku terhadap mu Na, jadi berhenti membuat aku selalu menahan nya." ucap Al menatap tajam istri ny.


"Coba keluar kan emosi mu itu, lakukan?" ucap Nana ikut menatap mata La dengan sorotan mata nya.


"Dia masalalu ku Na, lupakan itu semua." ucap Al membicarakan masalah Ivana


" Aku bukan wanita yang pandai menjaga ucapanku ketika aku sedang tidak baik-baik saja Al, aku bukan wanita yang pandai menutupi suasana hati ku Al, tapi aku juga tidak bisa berlama-lama terjebak dalam amarah, setiap diriku dalam keadaan buruk aku berusaha mencari cara agar aku kembali baik-baik saja,


kadang aku hanya butuh pelukan keyakinan bahwa Everything Will be fine."ucap Nana panjang lebar.


"Kau mengajarkan ku melupakan yang aku lihat dengan mata kepala ku kan?" tanya Nana


"Ya Nana sangat mencintai mu tuan Al Chapone." ucap wanita itu dengan lantang nya di hadapan Al.


"Mau tau jahatnya orang yang setia nggak?" ucap Nana sambil tersenyum

__ADS_1


"Sekali dia ngejar kamu, nggak bisa lepas dari dia alias bucin."


"Tapi sekali dia berhenti." Nana menarik nafas nya


"Dia nggak bakal ganggu hidup kamu lagi,"


"Dia nggak akan peduli lagi apapun tentang kamu."


"Dan kamu akan diabaikan tanpa basa basi."ucap Nana pada akhirnya


" Dan kau mau tau kenapa aku tidak lari saja dari negara ini sedangkan aku memiliki uang mu di card yang kau beri?kau mau tau jawaban nya?"ucap Nana kepada Al sedangkan Al menaikan satu alis nya.


"Jawaban mudah saja dan kau sudah tau pastinya, nyawa ku hanya satu jadi aku tidak akan menyia-nyiakan nya." ucap Nana lagi


"Aku sedang hamil jangan sentuh aku dan mulai hari ini kau tidur di kamar lain." ucap Nana


"Apa maksudmu? tanya Al


" Aku atau kau tidur di kamar lain? aku sedang ngidam dan anak ku tidak mau melihat wajah mu, titik."


Bersambung....


🙏🙏🙏Terimakasih buat yang udah bantu vote dan bunga nya 🥰 terimakasih selalu dgn sabar nunggu author update.


Bukan ga mau nyuruh Nana pergi ya 🤭Novel othor yang lain udah ada tu kalau istri di sakiti terus kabur ketemu pas anak udah 5 tahun, jadi othor buat sedikit berbeda kali ini 🙏🙏

__ADS_1


Visual Al



__ADS_2