Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Bab 21


__ADS_3

Happy reading


🌷🌷🌷🌷🌷


"Goblok..." Seorang pria bertubuh kekar itu memaki anak buah nya yang payah, bagaimana bisa Al chapone mengetahui kiriman nya sebelum sampai tujuan.


"Maafkan kami tuan, mereka memiliki mata-mata terhandal yang sulit sekali untuk menangkapnya tuan." ucap laki-laki itu dengan wajah menunduk .


"Lalu apa guna kalian hahk... bangs*t?" teriak laki-laki itu lagi membuat semua anak buahnya terdiam tak berani bersuara.


"Berapa lama lagi pesawat ini mendarat?" tanya pria yang di panggil Tuan itu lagi


"Sekitar 25 menit lagi tuan." ucap bone selaku orang kepercayaan nya.


"Baiklah,,, aku akan ke kamar."Pria itu langsung meninggalkan bone di tempat duduk pesawat itu dan menuju kamar yang memang sudah tersedia untuk nya.


" Baik tuan. "Bone pun balik ke arah belakang dimana anggota nya berjaga


" Kalian dengar kan aku, setelah sampai di bandara langsung bergerak mencari informasi kelemahan dari kubu SKYBLACK dan kali ini aku harapkan kalian tidak ceroboh."ucap Bone dengan wajah sangar nya

__ADS_1


"Baik bos." tujuh orang itu pun dengan bersamaan mengucapkan dan memahami perintah.


"Bagus." Bone langsung menuju arah pilot dan melihat apakah mereka akan medarat atau belum.


******


Disisi lain tepat nya markas SKYBLACK, Nana tak henti-hentinya seperti orang begi bertanya-tanya maksud pernikahan semacam apa yang di katakan bos Mafia itu.


"Dia tuan besar, dia bos, dia angkuh punya segalanya dan sekarang dia seenaknya memutuskan tanpa mengatakan aku setuju atau tidak? apa dia waras?" Nana bertanya-tanya sendirian di ruangan bawah tanah itu tanpa sadar dirinya padahal takut akan kegelapan


"Apa dia menyukai ku?" Nana kembali bertanya ke pada otak nya."Gadis itu lalu melihat penampilannya dari atas sampai bawah.


"Tidak mungkin, dia kan orang terkenal bahkan orang besar, masa iya suka sama kamu Nana? gak mungkin." Nana berbicara sendiri sambil tertawa


"Tidak... tidak... dia itu pria Angkuh dan suka semena-mena." Nana langsung menepis pujiannya itu


"Dia tampan sekali." Nana kembali tersenyum mengingat wajah Al yang galak tapi masih bisa tampan dan keren menurut nya, dan tanpa sadar Al sedari tadi melihat tingkah konyol Nana yang senyum sendiri itu.


"Kau ngapain disini sendirian?sudah berani?" Tiba-tiba Al datang mendekati Nana sambil menyadari gadis itu.

__ADS_1


"Hahk... tuan." Nana langsung ia dimana ia berada saat ini


oh good


"Ayo tuan kita keluar, saya rasa jalan-jalan nya sudah selesai." ucap gadis itu sambil menarik tangan Al chapone tanpa sadar, Al hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Nana


Mereka pun akhirnya keluar dari ruangan bawah tanah itu . "Tuan boleh aku bertanya sesuatu?" tanya Nana begitu serius


"Katakan." ucap Al sambil mengeluarkan rokok dari kotaknya lalu menghidupkan rokok tersebut.


"Pernikahan yang kau katakan tadi hanya bercanda kan? maksud ku tuan mau ngelawak kan seperti di TV TV, hahaha... tuan lucu deh." Nana tertawa seakan ia menganggap itu semua lucu


"Aku serius, besok kita nikah." ucap Al dengan enteng nya tanpa sadar membuat orang lain syok mendengar nya, bagaimana bia laki-laki itu begitu santainya membicarakan hal seperti ini dengan mudah tanpa kompromi terlebih dahulu.


"Haha... tuan jangan bercanda, aku tidak mencintai tuan dan tuan tidak mencintai ku jadi kita tidak cocok dan tidak berjodoh." ucap Nana di hadapan Al


"Masalahnya?" tanya Al


"Masalahnya kalah orang menikah itu pasti mereka suka sama suka dan menjalin kasih lah kita kan ga ada hubungan apa-apa, pacaran nggak kenal pun ga sengaja." ucap Nana lagi dengan wajah keseriusan nya

__ADS_1


"Pacaran setelah menikah jauh lebih higienis." ketus Al lalu ia langsung melihat ekpresi wajah gadis itu


Bersambung....


__ADS_2